Lompat ke konten

Unila Jalin Kerjasama Riset dan Pertukaran Pelajar Japan

(Unila): Fakultas Pertanian (FP) Jurusan Teknik Pertanian Universitas Lampung (Unila) menjalin kerja sama dengan Faculty of Bioresources Mie University, Japan, di bidang riset dan pertukaran pelajar.

Kerja sama ini ditandai dengan kunjungan delegasi Mie University ke FP Unila, Sabtu, 9 September 2023. Delegasi Mie University diwakili Mr. Wataru Nakagawa dan diterima Dekan FP Unila Prof. Irwan Sukri Banuwa beserta jajaran pimpinan jurusan.

Dalam kunjungannya sebagai rangkaian riset kopi fermentasi, delegasi Mie University berkesempatan untuk ikut serta pada proses bimbingan yang dilakukan Prof. Dr. Diding Suhandy, S.TP., M.Agr., salah satu dosen FP Unila.

Prof. Diding Suhandy juga akan memberikan kuliah tamu di Mie University selama dua minggu mulai dari 29 September hingga 16 Oktober 2023. Kuliah tamu ini merupakan bagian dari kerja sama riset antara FP Unila dan Mie University.

Prof. Irwan Sukri Banuwa mengapresiasi kerja sama ini dan berharap dapat memberikan manfaat bagi kedua pihak. Ia juga berharap, kerja sama ini dapat meningkatkan skor indikator kinerja utama (IKU) perguruan tinggi Unila. [rilis]

The post Unila Jalin Kerja Sama Riset dan Pertukaran Pelajar dengan Mie University, Japan appeared first on Universitas Lampung.

Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Unila Lolos Magang di Kementerian PUPR Palembang

(Unila): Mashurio Amirul Huda, mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Lampung (Unila) berhasil lolos Program Magang Merdeka periode kelima tahun 2023 di Perusahaan Ditjen Perumahan, Kementerian PUPR Palembang.

Rio, begitu panggilan akrabnya berhasil mendapat posisi sebagai fasilitator teknik pada program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kota Palembang, selama empat bulan mulai Agustus hingga Desember 2023.

Ia termotivasi mengikuti program ini karena program ini linear dengan disiplin ilmu yang ia pelajari. Program ini juga dapat memperkuat ilmu dan teori yang telah ia pelajari selama berkuliah.

“Saya dapat mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari dan tentunya dapat belajar dari kasus-kasus yang ada di lapangan, serta dapat memperkaya pengalaman guna mempersiapkan diri dalam menghadapi dunia kerja ke depannya,” ujarnya.

Ia juga menuturkan, motivasi lainnya karena ia ingin mewujudkan salah satu tridarma perguruan tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat, karena program magang di Ditjen Perumahan ini sangat membantu mewujudkan rumah layak huni bagi masyarakat prasejahtera.

Ia mengatakan, kegiatan yang ia lakukan selama magang terbagi menjadi dua yaitu kegiatan di kantor dan di lapangan.

Saat di kantor ia memiliki jobdesk membuat perencanaan bangunan rumah tinggal bagi para penerima bantuan, mulai dari mendesain secara digital, melakukan perhitungan material, hingga membuat rencana anggaran biaya (RAB) pembangunan.

Sementara kegiatan di lapangan yaitu melakukan pengawasan, mulai dari pengawasan distribusi material hingga pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan oleh tukang, serta melakukan interaksi secara langsung dengan para penerima bantuan untuk mewawancarai mereka terkait data-data yang diperlukan dalam program BSPS.

Dengan mengikuti program ini, ia mendapatkan pengalaman dan pelajaran yang berharga dengan belajar langsung dari profesional di lapangan, bahkan ia dapat memperluas relasi dengan para profesional di lapangan.

“Saya benar-benar dibimbing dan diajarkan bagaimana cara mengaplikasikan ilmu yang selama ini telah saya pelajari di bangku perkuliahan dan saya mendapat pelajaran bahwa teori yang kita pelajari terkadang tidak bisa kita aplikasikan sepenuhnya di lapangan,” katanya.

Ia juga menuturkan mendapatkan kesempatan untuk berkolaborasi dengan mahasiswa dari berbagai provinsi seperti Aceh, Bali, Kalimantan dan lainnya. Di luar dari pengalaman magangnya, ia juga mempelajari kebudayaan Palembang, seperti bahasa, berkunjung ke tempat-tempat bersejarah, dan menikmati kuliner khas Palembang.

Dengan adanya program ini, ia berharap dapat meningkatkan kompetensi dirinya, dapat meningkatkan kemampuan interpersonal, dan tentunya melatih soft skill lainnya untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

“Saya juga berharap teman-teman mahasiswa lainnya dapat mengikuti program ini karena banyak sekali manfaat yang bisa kita dapatkan dengan mengikuti program magang Kampus Merdeka ini,” ujar Rio. [Magang_Selia Mardiana]

The post Mashurio Lolos Magang di Kementerian PUPR Palembang appeared first on Universitas Lampung.

Rektor Unila dan Pimpinan PTS Hadiri Raker LLDikti Wilayah II

(Unila): Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., dan Wakil Rektor Bidang Akademik Unila Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, M.T., menghadiri pembukaan Rapat Kerja Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta di Lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIkti) Wilayah II. Acara prestisius ini berlangsung di Ballroom Hotel Novotel Lampung, Jumat malam, 15 September 2023.

Kegiatan bertujuan untuk mengangkat tema “Semarak MBKM untuk Melahirkan Generasi Unggul” dan dibuka serta dihadiri langsung Dirjen Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Ristek Dr. Ir. Kiki Yuliati, M.Sc.

Rapat kerja juga dihadiri para pimpinan perguruan tinggi swasta (PTS) di LLDikti Wilayah II yang mencakup wilayah Bengkulu, Lampung, Sumatra Selatan, dan Bangka Belitung. Totalnya, terdapat 181 PTS yang mengambil bagian dalam acara ini. Para pimpinan PTS yang hadir akan berpartisipasi dalam rapat hingga 19 September 2023. [Imam Gunawan]

The post Rektor dan Pimpinan PTS Hadiri Raker LLDikti Wilayah II appeared first on Universitas Lampung.

Mahasiswa Magang Unila Ikuti Pelestari Kebudayaan Beragam MSIB

(Unila): Kebudayaan merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia. Melalui kebudayaan, suatu masyarakat dapat memperoleh identitasnya, mewariskan nilai-nilai budaya kepada generasi berikutnya, dan menciptakan keberagaman yang kaya dan menarik.

Alasan inilah yang membuat Rafly Ghanyy mengikuti Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) batch lima tahun 2023. Rafly melakukan magang selama satu semester di mitra Direktorat Perlindungan Kebudayaan pada Bidang Asisten Pendata Objek Pemajuan Kebudayaan.

Rafly ditempatkan pada Badan Pelestarian Kebudayaan Wilayah VII Provinsi Bengkulu dan Lampung. Ia bertugas sebagai asisten pendata yang mendata objek warisan budaya tak benda di lima kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu.

“Saya tertarik pada peran ini karena percaya bahwa pemajuan kebudayaan penting dalam menjaga keragaman dan kekayaan budaya suatu masyarakat. Sebagai asisten pendata, saya memiliki kesempatan untuk terlibat dalam proses pengumpulan data mengenai objek-objek pemajuan kebudayaan, seperti warisan bersejarah, tradisi lokal, dan warisan seni,” jelasnya.

Secara rinci Rafly bertugas untuk melakukan empat upaya seperti perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan objek pemajuan kebudayaan, serta melakukan pembinaan terhadap sumber daya manusia kebudayaan.

Ia menjelaskan, untuk kegiatan pelindungan, mahasiswa Jurusan Sosiologi FISIP Unila ini  melakukan pendataan objek pemajuan, pendokumentasian, pemutakhiran data, revitalisasi, publikasi, dan melengkapi dokumen usul penetapan warisan budaya tak benda, yang akan dimasukkan pada sistem data pokok kebudayaan (Dapobud).

Untuk kegiatan pengembangan, ia melakukan kegiatan seperti diseminasi, diaspora, membuat kajian ilmiah dan metode-metode kajian, serta pengayaan keragaman dengan aspek asimilasi, adaptasi, inovasi, dan akulturasi.

Selanjutnya pada kegiatan pemanfaatan, ia melakukan internalisasi nilai budaya, inovasi, peningkatan adaptasi menghadapi perubahan, komunikasi lintas budaya, dan kolaborasi antarbudaya.

Kemudian pada pengolahan objek pemajuan kebudayaan (OPK) menjadi produk industri, perdagangan dan pariwisata dengan tetap memperhatikan, menjaga nilai keluhuran, serta kearifan unsur-unsur kebudayaan terkait, sekaligus diplomasi budaya dan peningkatan kerja sama internasional di bidang kebudayaan.

Dalam kegiatan pembinaan, Rafly turut serta melakukan sosialisasi kebijakan bidang kebudayaan seperti sosialisasi pendataan OPK, bimbingan teknis pengelolaan OPK, pembekalan teknis pendokumentasian, registrasi lembaga dan pranata kebudayaan, serta fasilitasi dan kemitraan, antara lain membantu verval usulan, pelaksanaan kegiatan, penyiapan sarpras, dan publikasi di media.

“Magang sebagai asisten pendata objek pemajuan kebudayaan merupakan kesempatan luar biasa bagi saya untuk terlibat secara aktif dalam pelestarian dan pengembangan kebudayaan. Magang ini akan menjadi peluang berharga bagi saya untuk memperluas pemahaman tentang aspek teknis dan administratif terkait pemajuan kebudayaan,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu pula Rafly mengungkapkan keinginannya berkontribusi dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang nilai-nilai budaya mereka sendiri dan mempromosikan toleransi serta penghargaan terhadap kebudayaan yang berbeda.

Ia juga ingin merancang program edukasi dan kesadaran masyarakat yang bertujuan untuk memperkuat hubungan antara manusia dan kebudayaan.

“Saya siap untuk belajar, berkolaborasi, dan berkontribusi dalam upaya pemajuan kebudayaan berkelanjutan, sehingga generasi mendatang dapat terus menikmati dan menghargai keberagaman budaya yang kita miliki,” ungkapnya antusias.

Dengan segudang pengalaman berharga di Program MSIB batch lima, Rafly yakin dapat lebih memahami proses kerja di lapangan secara mendalam. Lewat program ini, mahasiswa angkatan 2021 itu juga memperoleh pengetahuan lebih mendalam tentang berbagai aspek kebudayaan, seperti seni, tradisi, bahasa, dan adat istiadat masyarakat.

Di sisi lain, dengan banyaknya interaksi yang ia lakukan secara langsung menjadi kesempatan baginya belajar cara berkomunikasi dengan berbagai pihak terkait. Termasuk dengan masyarakat lokal, para ahli kebudayaan, dan rekan magang lainnya. Keterampilan ini sangat membantunya mengembangkan keterampilan komunikasi interpersonal.

Lebih jauh Rafly menceritakan, ia akan terlibat dalam proses penelitian untuk mengumpulkan data terkait objek pemajuan kebudayaan. Keterlibatannya dalam penelitian diharapkan dapat memperkuat pemahaman dan keterampilannya dalam melakukan penelitian.

Program MSIB batch lima menjadi pengalaman berkesan bagi Rafly. Selain untuk meningkatkan kapasitas diri, ia mendapatkan kesempatan untuk berperan aktif melestarikan budaya dan mengedukasi pentingnya menjaga nilai-nilai budaya ke masyarakat.

“Magang memberikan saya kesempatan untuk membangun jaringan profesional di bidang kebudayaan. Saya juga belajar proses administrasi terkait pemajuan kebudayaan serta belajar cara mengelola waktu dengan efektif untuk menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan,” katanya. [Angelino Vinanti Sonjaya]

The post Rafly Magang Pelestari Kebudayaan Beragam MSIB appeared first on Universitas Lampung.

Laman: 1 2 3

Unila Lepas 8 Mahasiswanya ke Universiti Malaya

(Unila): Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) mengadakan pelepasan delapan mahasiswa untuk mengikuti Student Mobility Program di Universiti Malaya.

Mereka terbagi atas enam mahasiswa jurusan biologi dan dua mahasiswa jurusan ilmu komputer. Kedelapan mahasiswa ini akan mengikuti student mobility program yang berlangsung selama tujuh hari, mulai 17 hingga 24 September 2023.

Pelepasan berlangsung mulai pukul 15.00 WIB. Turut hadir Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Anna Gustina Zainal, S.Sos., M.Si., Dekan FMIPA Dr. Eng. Heri Satria, S.Si., M.Si., para wakil dekan, kepala UPT PKLI, serta kajur Biologi dan Ilmu Komputer.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FMIPA Dr. rer. nat. Roniyus Marjunus, S.Si., M.Si., dalam laporannya menyampaikan, ini merupakan partisipasi kedua FMIPA Unila mengikuti student mobility program. Sebelumnya, program serupa telah dilaksanakan pada Januari 2019 dengan Universiti Teknologi Malaysia.

Dalam sambutannya, Dekan FMIPA Dr. Heri Satria menyampaikan harapannya agar mahasiswa yang berpartisipasi pada program ini dapat memperoleh banyak pengetahuan dan pengalaman sehingga dapat membawa kemajuan bagi Unila.

“Saya berharap agar student mobility program ini dapat menjadi sebuah tradisi yang terus berlanjut untuk mendukung perbaikan FMIPA dan Unila,” tambahnya.

Selanjutnya Rektor Unila Prof. Lusmeilia Afriani memberikan sambutannya sekaligus melepas para mahasiswa yang akan mengikuti program ini.

Prof. Lusi menyebutkan, program ini merupakan bukti kepercayaan dari Universiti Malaya, yang merupakan Top 100 QS World University Rankings, terhadap Unila. Ia berharap, para mahasiswa dapat memanfaatkan waktu tujuh hari di Universiti Malaya dengan optimal.

“Universiti Malaya menaruh kepercayaan kepada Unila dengan adanya program ini. Mudah-mudahan para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini semaksimal mungkin,” ujarnya. [Magang_Zukhruffina Wilda Brilliant]

Daftar nama mahasiswa yang mengikuti program ini:
1. Lucky Adi Tama (Biologi Terapan 2020)
2. Dwiki Renda Nugraha (Biologi 2020)
3. Rifaldi Iqbal Yadiansyah (Biologi Terapan 2020)
4. Ariyantito Akbar (Biologi 2020)
5. Siti Zalma (Biologi 2020)
6. Angeline Sekar Ningrum (Biologi Terapan 2021)
7. Putri Santika Mayangsari (Ilmu Komputer 2020)
8. Irma Azizah (Ilmu Komputer 2020)

 

 

The post Unila Lepas Delapan Mahasiswa ke Universiti Malaya appeared first on Universitas Lampung.

FKIP Gelar Orientasi Akademik PPG Prajabatan Gelombang I   

(Unila): Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menggelar Orientasi Akademik Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Gelombang I Tahun 2023 pada Jumat, 15 September 2023 pukul 13.30 WIB.

Acara ini berlangsung di Aula K FKIP Unila dan dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik Unila Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, M.T., serta 342 mahasiswa PPG dari berbagai program studi.

Dalam Orientasi Akademik PPG Prajabatan ini, 338 orang berasal dari Lampung dan empat orang dari Bengkulu. Mereka terbagi atas lima program studi, meliputi Bahasa Indonesia 37 mahasiswa, Bimbingan dan Konseling 36 mahasiswa.

Kemudian prodi Pendidikan Matematika 65 mahasiswa, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) 166 mahasiswa, Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi 21 mahasiswa, serta Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKN) 17 mahasiswa.

Dalam sambutannya, Dr. Suripto Dwi Yuwono mengingatkan para mahasiswa PPG Prajabatan tentang pentingnya persyaratan yang harus dipenuhi seorang guru sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Pasal 8 undang-undang tersebut menyebutkan seorang guru harus memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, kesehatan jasmani dan rohani yang baik, serta kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

Ia juga berpesan kepada mahasiswa PPG untuk mengikuti orientasi akademik dan perkuliahan dengan baik selama dua semester mendatang.

“Harapannya, mereka dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia guru dan siap menerapkan prinsip-prinsip Merdeka Belajar saat menjalankan tugas,” ujarnya.

Dekan FKIP Unila Prof. Dr. Sunyono, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan, tujuan utama dari PPG ialah melatih mahasiswa untuk menjadi guru profesional. Guru profesional dapat dibagi menjadi empat tipe, yaitu guru biasa-biasa saja, guru baik, guru luar biasa, dan mahaguru.

“Guru biasa saja adalah guru yang suka memberitahu. Guru baik adalah guru yang suka menjelaskan. Guru luar biasa adalah guru yang suka menjelaskan dan mendemonstrasikan, sedangkan mahaguru adalah guru yang menginspirasi,” ujarnya

Prof. Sunyono mengharapkan, mahasiswa PPG Prajabatan periode ini akan menjadi mahaguru yang mampu menginspirasi murid-murid mereka. Tujuannya agar murid-murid mau belajar secara mandiri tanpa harus diarahkan karena terinspirasi guru mereka. [Imam Gunawan]

The post FKIP Gelar Orientasi Akademik PPG Prajabatan Gelombang I    appeared first on Universitas Lampung.

Unila Mewisuda 1.473 Mahasiswa Periode I Tahun Akademik 2023/2024

(Unila): Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan wisuda program doktor, magister, profesi, sarjana, dan diploma periode I tahun akademik 2023/2024 selama dua hari, Jumat dan Sabtu, 15-16 September 2023 di Gedung Serbaguna Unila.

1.473 wisudawan lulus pada periode September 2023. Wisudawan terdiri dari 16 lulusan program doktor, 142 lulusan program magister, 140 lulusan program profesi, 1.080 lulusan program sarjana, dan 95 lulusan program diploma.

Wisuda dibuka dengan pembacaan Surat Keputusan Rektor Universitas Lampung Nomor 3697/0126/PR.06.03/2023 oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T.

Disampaikan, total 713 wisudawan yang dikukuhkan pada hari pertama wisuda periode I tahun akademik 2023/2024.

Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., menyampaikan amanat bagi para lulusan bahwa setiap lulusan memiliki tanggung jawab sosial yang melekat berupa ilmu pengetahuan dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“Ilmu pengetahuan adalah kekuatan intelektual manusia, kekuatan luhur yang diraihmanusia. Kekuatan ini akan bernilai tinggi bila digunakan untuk kepentingan kemanusiaan dan kemaslahatan umat manusia,” ujar Prof. Lusi.

Sementara dari 713 wisudawan yang lulus terbagi atas 16 lulusan program doktor, 142 lulusan program magister, 552 lulusan program sarjana, dan tiga lulusan program diploma.

Unila juga meluluskan satu mahasiswa asing asal Palestina, Abdul Basit Bashiri, dari program studi Magister Ilmu Akuntansi, dengan predikat lulusan sangat memuaskan.

Pada wisuda ini, lulusan terbaik program doktor diraih Dominikus Djago Djoa dari program studi Pendidikan.

Kemudian lulusan terbaik dari program magister diraih Tasya Indah Widjaya Putri program studi Pendidikan Bahasa Inggris. Selanjutnya dari program sarjana diraih Robby Ananda program studi Akuntansi dan program diploma Annisa Nurfadilah program studi Perpajakan.

Tercatat sampai dengan wisuda periode I tahun akademik 2023/2024, Unila telah menyumbangkan 129.745 sumber daya manusia kepada bangsa dan Negara Republik Indonesia. [Magang Agatha Monica Silaban]

The post Unila Mewisuda 1.473 Mahasiswa Periode I Tahun Akademik 2023/2024 appeared first on Universitas Lampung.

Mahasiswi Fisika FMIPA Unila Nikmati Belajar di UGM

(Unila): Salsabilla Muvita, mahasiswi Jurusan Fisika FMIPA Universitas Lampung (Unila), mendapatkan kesempatan untuk mempelajari budaya belajar di kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) batch tiga tahun 2023.

Ia mengaku tertarik dengan sistem pembelajaran akademik dan budaya perkuliahan di kampus biru tersebut. Selain itu, Yogyakarta merupakan destinasi tempat belajar yang ia impikan sejak lama.

“Saya ingin mengetahui cara belajar mahasiswa UGM dan juga mendapatkan pengalaman serta membangun relasi yang luas,” kata Salsabilla.

Selama satu semester, Salsabilla akan menjalani perkuliahan bersama mahasiswa reguler UGM. Ia merasa senang dan bersemangat bertemu banyak teman baru dari berbagai daerah, dosen, dan mahasiswa UGM. Ia juga bersyukur dengan fasilitas yang diberikan pemerintah.

“Saya mendapatkan KTM sebagai mahasiswa UGM selama satu semester dan juga akomodasi penuh dari pemerintah,” ujarnya.

Salsabilla berangkat pada 12 Agustus 2023. Dua hari kemudian, ia langsung menghadiri perkuliahan di UGM. Ia mengingat, persiapan mengikuti perkuliahan ini cukup menantang karena ia harus bersaing dengan mahasiswa reguler UGM untuk mengisi KRS.

Salah satu pengalaman berharga yang ia dapatkan di UGM yakni mengikuti peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-78 bersama sivitas akademika UGM di halaman Balairung UGM.

Peserta PMM batch tiga mendapat sambutan hangat dari Asri Aldila Putri, S.Soc., kepala program PMM pusat, dan Prof. dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si., Dekan FMIPA UGM. Acara penyambutan dan peresmian berlangsung di Auditorium FMIPA UGM.

Selain itu, peserta PMM batch tiga juga mengikuti pemilihan kepala suku, pembukaan dan penyambutan oleh PIC akademik PMM UGM, serta pengenalan dosen Liaison Officer (LO) Modul Nusantara.

Salsabila merasa senang dan bangga bisa belajar di UGM. Ia berkesempatan melihat pluralisme kebudayaan masyarakat Indonesia yang ada di Yogyakarta, mulai dari zaman Hindu-Budha, kesultanan Islam, hingga zaman perjuangan kemerdekaan.

Salsabila berharap, program PMM yang ia ikuti berjalan lancar, terutama dalam konversi mata kuliah nantinya.

Ia juga ingin membangun relasi yang baik dengan mahasiswa PMM senusantara dan menyerap ilmu yang diberikan para dosen di UGM agar bisa diimplementasikan di dunia kerja. [Angelino Vinanti Sonjaya]

The post Mahasiswa PMM Unila Nikmati Belajar di UGM appeared first on Universitas Lampung.

Mahasiswa Unila, Ristyana Maysha Dewi Lolos PMM di UGM

(Unila): Ristyana Maysha Dewi, mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Lampung (Unila) berhasil lolos Program Pertukaran Mahasiswa (PMM) periode ke tiga tahun 2023 di Universitas Gajah Mada (UGM).

PMM merupakan salah satu program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) yang diinisiasi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek). Program PMM berlangsung pada 14 Agustus hingga 15 Desember 2023.

Risty mendapatkan informasi seputar PMM dari kakak tingkatnya yang juga pernah lolos dalam program yang sama. “Dulu ada kakak tingkatku yang juga ikut pertukaran, jadi bisa banyak tanya-tanya sama dia,” ungkapnya.

Mahasiswa semester ketiga ini menjadikan UGM sebagai kampus pilihan pertamanya dan mengaku proses seleksi PMM cukup memakan waktu. Ia harus melewati seleksi administrasi, memilih perguruan tinggi, survei kebinekaan, dan beberapa proses lainnya. “Alhamdulillah, aku berhasil lolos,” ujarnya.

Selama mengikuti program PMM, Risty banyak menemukan hal baru. Ia bertemu dengan berbagai orang dari berbagai latar belakang dan budaya. Risty mengambil mata kuliah Filsafat, Psikologi, Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (PSdK), dan Hukum di UGM.

“Walaupun harus banyak beradaptasi dengan mata kuliah yang berbeda, aku sangat senang karena program PMM memberikan kesempatan bagi para mahasiswa, anak-anak muda bangsa untuk belajar dan mengeksplorasi dunia yang lebih luas dari kelihatannya,” kata Risty.

Risty juga berusaha mempersiapkan diri sebaik-baiknya sebagai upaya menjaga nama baik almamater tercintanya, Unila.

Baginya, salah satu kunci kesuksesan ialah sikap saling menghargai perbedaan. Dia sangat bersyukur mendapatkan teman-teman yang baik dan asyik selama mengikuti program PMM.

Risty juga berharap, pengalaman ini dapat membuka peluang karier di masa depan. Dia menyarankan kepada mahasiswa yang tertarik mengikuti MBKM agar mempersiapkan diri dengan baik, mencari informasi akurat, dan menentukan tujuan yang jelas. [Magang_Laula Khairun Nisa]

 

The post Ristyana Maysha Dewi, Mahasiswa Unila Lolos PMM di UGM appeared first on Universitas Lampung.

Karna Tertarik pada Kebudayaan Indonesia, Mahasiswa FH Unila Ikuti Program PMM

(Unila): Roberta R.P Situmorang, mahasiswi Fakultas Hukum (FH) Universitas Lampung (Unila) memiliki ketertarikan pada kebudayaan Indonesia. Menurutnya mengenal kebudayaan Indonesia dapat memperluas wawasan tentang nusantara dan memupuk jiwa sosial yang tinggi.

Melalui salah satu program MBKM yakni Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM), Roberta mendapatkan kesempatan mengekspresikan ketertarikannya tersebut. Program PMM memberikan kesempatan bagi mahasiswa sepertinya menggali ilmu dan wawasan melalui pengalaman berkuliah di kampus lain.

“Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka adalah suatu kesempatan berharga yang tidak bisa didapatkan dua kali. Program ini dapat memberikan impact bagus dalam mengekspresikan diri sebagai mahasiswa yang aktif,” kata mahasiswa angkatan 2022 ini.

Didorong motivasi yang kuat, Roberta memutuskan berpartisipasi dalam Program PMM batch tiga tahun 2023. Setelah melewati proses seleksi berkas, ujian tes tulis akademik dan kebinekaan, keinginannya belajar tentang budaya akhirnya terwujud di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UNPVJ).

“Motivasi saya mengikuti program ini karena rasa penasaran akan budaya yang ada di Indonesia serta ingin menambah ilmu di kampus lain. Saya bersyukur ada program PMM ini karena bisa mengekspresikan diri sebagai mahasiswa yang tertarik akan budaya Indonesia. Tak hanya itu, saya bisa merasakan perkuliahan di kampus lain dan mendapat teman-teman yang berasal dari berbagai kepulauan,” ungkap gadis berambut panjang itu.

Roberta mengikuti program PMM batch tiga sejak Agustus 2023 lalu dan akan berkuliah di UNPVJ selama lima bulan atau satu semester. Ia menceritakan, kesehariannya diisi dengan kegiatan kuliah bersama peserta PMM lainnya yang berasal dari berbagai daerah.

Ia juga mengikuti mata kuliah Modul Nusantara yang mengantarkannya mengenal beragam suku dan budaya melalui berbagai kegiatan kebudayaan. Ia juga melakukan kunjungan wisata di sekitaran kota Jakarta untuk mengenal keragaman budaya di kota tersebut.

Program PMM memberikan kesempatan bagi Roberta mendapat relasi baru lebih banyak. Relasi baru yang membawa berbagai budaya berbeda ini secara tidak langsung dapat mengasah kemampuan interpersonalnya.

Roberta berharap, keikutsertaannya dalam program PMM dapat membuatnya menjadi mahasiswa yang memiliki jiwa kepemimpinan, jiwa sosial yang tinggi, dan tak kalah penting bisa melestarikan dan mengembangkan budaya Indonesia. Harapan-harapan itulah yang membuat semangatnya mengikuti Program PMM semakin besar.

“Saya berharap bisa menjadi role model bagi seluruh mahasiswa di Indonesia karena saya yakin kemampuan, niat, usaha saya akan memberikan hasil yang baik,” pungkasnya. [Angelino Vinanti Sonjaya]

The post Tertarik pada Kebudayaan Indonesia, Mahasiswa FH Unila Ikuti Program PMM appeared first on Universitas Lampung.