DPRD Tanggamus Gelar Rapat Paripurna Bahas RPJMD 2025–2029 dan KUPA-PPAS Perubahan

TANGGAMUS – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanggamus menggelar rapat paripurna dalam rangka persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029, serta penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2025, pada Jumat (8/8/2025).

Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Tanggamus Drs. Hi. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., Wakil Bupati, pimpinan dan anggota DPRD, jajaran Forkopimda, kepala OPD, camat, tokoh masyarakat, serta insan pers. Suasana paripurna berlangsung tertib dan khidmat.

DPRD Tanggamus Gelar Rapat Paripurna Bahas RPJMD 2025–2029 dan KUPA-PPAS Perubahan

Dalam sambutannya, Bupati Saleh Asnawi menegaskan bahwa RPJMD 2025–2029 merupakan dokumen strategis yang menjadi arah pembangunan daerah lima tahun ke depan. Dokumen tersebut mengusung visi “Bersama Tanggamus Maju Menuju Indonesia Emas” dengan lima misi utama yang dirumuskan dalam Panca Cita Pembangunan.

“Sekali layar terkembang, surut kita berpantang. Seluruh perangkat daerah wajib menjadikan RPJMD ini sebagai pedoman dalam menyusun rencana strategis dan program kerja,” tegas Bupati Saleh.

DPRD Tanggamus Gelar Rapat Paripurna Bahas RPJMD 2025–2029 dan KUPA-PPAS Perubahan

Ia juga menekankan pentingnya penerapan budaya kerja “Jalan Lurus”, yang diilhami dari Surat Al-Fatihah, sebagai semangat baru bagi ASN dalam mewujudkan pemerintahan yang jujur, transparan, dan bertanggung jawab.

Dalam kesempatan itu, Bupati turut memaparkan ringkasan Rancangan KUPA dan PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2025, yang disusun berdasarkan regulasi pemerintah pusat, tindak lanjut hasil audit BPK, serta arahan efisiensi belanja melalui Instruksi Presiden.

Secara umum, postur APBD Tanggamus Tahun 2025 mengalami penyesuaian sebagai berikut:

  • Pendapatan Daerah direvisi dari Rp1,81 triliun menjadi Rp1,71 triliun.

  • Belanja Daerah disesuaikan dari Rp1,87 triliun menjadi Rp1,70 triliun, termasuk tambahan Rp20 miliar untuk program Universal Health Coverage (UHC) BPJS Kesehatan.

  • Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp12,24 miliar berasal dari SILPA tahun sebelumnya.

  • Pengeluaran Pembiayaan tetap sebesar Rp28,89 miliar untuk pembayaran pokok pinjaman PEN.

“Kondisi anggaran tetap kami jaga agar seimbang antara pendapatan, belanja, dan pembiayaan,” ujar Bupati.

DPRD Tanggamus Gelar Rapat Paripurna Bahas RPJMD 2025–2029 dan KUPA-PPAS Perubahan

Bupati Saleh juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kabupaten Tanggamus atas kerja sama dan dukungan dalam menyetujui RPJMD serta menerima penyampaian KUPA-PPAS untuk dibahas bersama Badan Anggaran dan TAPD.

Selain itu, ia turut mengapresiasi inisiatif DPRD yang mengusulkan empat Ranperda baru, sebagai wujud nyata partisipasi legislatif dalam menampung aspirasi masyarakat.

“Semoga Ranperda yang diusulkan dapat memberikan manfaat besar bagi percepatan pembangunan dan terwujudnya Tanggamus yang maju dan sejahtera,” pungkas Bupati Saleh Asnawi.

ADV/Khoiri

Bupati Tanggamus Sampaikan Rancangan KUA-PPAS 2026

Tanggamus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Tanggamus yang digelar di ruang sidang utama DPRD setempat, Senin (6/10/2025).

Rapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Tanggamus M. Rangga Putra Hakim, didampingi Wakil Ketua II Irwandi Suralaga dan Wakil Ketua III Bunyamin. Dari 45 anggota dewan, sebanyak 38 orang hadir dan 7 lainnya berhalangan.

Bupati Tanggamus Sampaikan Rancangan KUA-PPAS 2026

Dari jajaran eksekutif hadir Bupati Tanggamus Mohammad Saleh Asnawi, Sekretaris Daerah Kabupaten Suaidi, Sekretaris DPRD Andi Gunawan, unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Mohammad Saleh Asnawi menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya rapat paripurna yang menjadi langkah awal penyusunan arah kebijakan pembangunan dan keuangan daerah tahun 2026.

“Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya, kita dapat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tanggamus dengan agenda penyampaian rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026,” ujar Bupati.

Pendekatan dan Prinsip Penyusunan Anggaran Bupati menjelaskan, penyusunan rancangan KUA-PPAS tahun 2026 dilaksanakan dengan pendekatan tematik, holistik, integratif, dan spasial, sesuai dengan amanat Permendagri Nomor 90 Tahun 2019 dan Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang pengelolaan keuangan daerah.

 

Bupati Tanggamus Sampaikan Rancangan KUA-PPAS 2026

Menurutnya, prinsip penyusunan anggaran daerah berpegang pada konsep money follows program, yakni memastikan bahwa anggaran hanya dialokasikan pada program yang benar-benar bermanfaat dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Langkah ini menjadi bagian dari penyempurnaan tata kelola keuangan daerah yang lebih transparan, akuntabel, dan partisipatif,” kata Saleh Asnawi.

Tema dan Prioritas Pembangunan 2026
Bupati mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanggamus menetapkan tema pembangunan tahun 2026 yaitu ‘Peningkatan Infrastruktur untuk Penguatan Ketahanan Pangan dan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif.’

Tema tersebut dijabarkan dalam lima prioritas pembangunan daerah, yakni:

Penguatan kualitas manusia melalui pendidikan dan kesehatan;
Peningkatan pertumbuhan perekonomian daerah;
Pemerataan infrastruktur yang berkeadilan;
Peningkatan reformasi birokrasi;
Peningkatan keamanan, ketertiban, dan pembangunan berkelanjutan.
Proyeksi Anggaran Daerah 2026
Dalam rancangan KUA-PPAS 2026, pendapatan daerah Kabupaten Tanggamus diproyeksikan mencapai Rp1,65 triliun, terdiri dari:

Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp134,4 miliar,
Pendapatan Transfer sebesar Rp1,46 triliun, dan
Lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp55,9 miliar.
Sementara belanja daerah tahun 2026 diproyeksikan sebesar Rp1,67 triliun, yang mencakup belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, dan belanja transfer. Anggaran ini akan diarahkan untuk mendukung program prioritas, termasuk bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Adapun pembiayaan daerah tahun 2026 diperkirakan sebesar Rp19,85 miliar, terdiri dari penerimaan pembiayaan sebesar Rp65 miliar (bersumber dari pinjaman PT Bank Lampung) dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp45,14 miliar untuk penyertaan modal daerah serta pembayaran cicilan pokok utang yang jatuh tempo.

Dengan demikian, struktur anggaran daerah tahun 2026 diproyeksikan tetap dalam kondisi berimbang antara pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah.

Apresiasi untuk DPRD
Menutup sambutannya, Bupati Mohammad Saleh Asnawi menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD yang telah menerima rancangan KUA-PPAS untuk dibahas bersama Badan Anggaran DPRD, TAPD, dan perangkat daerah.

“Nantinya hasil pembahasan akan menjadi dasar penyusunan Rancangan APBD Kabupaten Tanggamus Tahun Anggaran 2026. Kami berharap kerja sama yang baik ini terus terjaga demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tutup Bupati.

Rapat paripurna berlangsung tertib dan lancar, menandai dimulainya tahapan pembahasan anggaran daerah yang berorientasi pada pembangunan infrastruktur, penguatan ketahanan pangan, dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Kabupaten Tanggamus.

ADV/Khoiri

Kasus Perampokan Gadis di Wonosobo Ternyata Rekayasa, Polisi: Semua Cerita Dibuat Sendiri

TANGGAMUS – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanggamus mengungkap fakta mengejutkan di balik laporan dugaan perampokan yang sempat menghebohkan warga Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi memastikan bahwa peristiwa tersebut tidak pernah terjadi alias rekayasa semata.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus, AKP Khairul Yasin Ariga, S.Kom., M.H., menjelaskan bahwa laporan palsu itu dibuat oleh seorang wanita muda berinisial BC (21), warga Pekon Banyu Urip, Kecamatan Wonosobo.

“Dari hasil penyelidikan, kami menemukan banyak kejanggalan pada keterangan korban. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, BC akhirnya mengakui bahwa seluruh kejadian yang dilaporkannya hanyalah rekayasa,” ujar AKP Khairul mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, Senin (20/10/2025).

Dalam laporan awalnya, BC mengaku menjadi korban perampokan tiga pria tak dikenal yang masuk ke rumahnya, menodongkan senjata tajam, mencekik leher, lalu membawa kabur uang tunai Rp10 juta dan emas 5 gram. Namun hasil olah TKP dan keterangan sejumlah saksi membantah sepenuhnya pengakuan tersebut.

“Awalnya korban berusaha meyakinkan penyidik bahwa ia benar-benar dirampok. Tapi setelah kami cocokkan bukti di lapangan dan melakukan konfrontasi, akhirnya korban jujur dan mengaku semuanya hanya cerita karangan,” jelas Kasat.

AKP Khairul menerangkan, motif BC membuat laporan palsu karena terlilit utang kepada seorang rentenir saat bekerja di Jakarta. Utang sebesar Rp500 ribu itu terus berbunga hingga mencapai sekitar Rp15 juta. Karena terdesak, korban sempat meminjam Rp5 juta dari rekannya bernama Salsa dan menyerahkan emas 5 gram kepada rentenir.

“Ketika uang hasil pinjaman habis untuk membayar utang, korban membuat skenario seolah menjadi korban perampokan agar mendapat simpati keluarga,” ungkapnya.

Lebih lanjut, BC bahkan melukai dirinya sendiri agar kisah rekayasanya terlihat meyakinkan.

“Korban menjelaskan, luka di pipi dan tangan dibuat sendiri menggunakan pinset, sedangkan luka di kaki terjadi saat memperbaiki pagar rumah. Jadi tidak ada tindakan kekerasan dari pihak lain seperti yang sebelumnya ia ceritakan,” tegas AKP Khairul.

Penyidik kini tengah menindaklanjuti hasil penyelidikan tersebut.

“Langkah selanjutnya, kami akan melakukan gelar perkara untuk menentukan status hukum pelapor. Saat ini penyidik tengah melengkapi administrasi penyelidikan dan menyiapkan video testimoni pengakuan korban sebagai bukti pendukung,” ujarnya.

Kasat Reskrim menegaskan, membuat laporan palsu merupakan tindak pidana serius sebagaimana diatur dalam Pasal 220 KUHP.

“Setiap orang yang dengan sengaja membuat laporan palsu bisa dipidana. Kami mengimbau masyarakat agar tidak bermain-main dengan hukum. Semua laporan akan kami tangani secara profesional, dan kebenaran pasti terungkap,” tegasnya.

Ia menambahkan, Polres Tanggamus berkomitmen untuk bekerja transparan dan objektif dalam setiap kasus.

“Langkah ini tidak semata untuk penegakan hukum, tetapi juga agar masyarakat memahami pentingnya kejujuran dalam setiap laporan. Polisi tidak akan mentolerir laporan palsu, sekecil apa pun itu,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam video pengakuannya, BC menyampaikan permintaan maaf kepada Polres Tanggamus, khususnya Satreskrim.

“Saya membuat laporan palsu karena terlilit utang. Saya memohon maaf atas perbuatan saya yang membuat heboh dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi,” ujar BC dalam video tersebut.

[Khoiri]

Ketua Laskar Lampung Kecam Oknum Yang Ingin Mencoba Menghalangi Pembangunan Badan Jalan Inilah Penjelasannya

Tanggamus – Ketua Laskar Lampung Indonesia (LLI) DPC Kabupaten Tanggamus, Hearly Egi, menyatakan sikap tegas menolak narasi penolakan pembangunan trase Jalan Waynipah – Tampang Tua yang disuarakan Ir. Edy Karizal, Rabu (15/10/2025)

Pernyataan yang menyebut proyek jalan tersebut sebagai bentuk pengkhianatan terhadap komitmen penurunan emisi gas rumah kaca dinilai menyesatkan dan tidak berpijak pada kebutuhan riil masyarakat.

Menurut Hearly, pembangunan akses jalan merupakan kebutuhan mendasar warga pesisir dan pegunungan yang selama puluhan tahun hidup dalam keterisolasian.

Ia menyebut, mengaitkan kepentingan dasar rakyat dengan agenda global penurunan emisi tanpa melihat kondisi sosial-ekonomi di lapangan adalah bentuk arogansi intelektual.

“Jalan ini bukan proyek seremonial. Ini urat nadi ekonomi rakyat Tanggamus yang sudah lama menunggu akses transportasi yang layak. Jangan bicara soal emisi sambil menutup mata terhadap penderitaan warga,”Tegas Hearly.

Hearly menantang pihak-pihak yang menolak proyek tersebut untuk turun langsung ke lapangan, menyaksikan sendiri bagaimana warga harus melewati jalur curam hanya untuk memasarkan hasil bumi atau mendapatkan pelayanan kesehatan.

Laskar Lampung menilai, komitmen lingkungan tidak boleh dijadikan dalih untuk membiarkan daerah tetap terisolasi.

Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat Tampang Tua memiliki hak atas tanah dan sumber daya alam sebagaimana dijamin Pasal 18B ayat (2) UUD 1945, yang mengakui dan menghormati hak-hak tradisional masyarakat adat.

Sementara pembangunan jalan bukan hanya soal beton dan aspal. Ia adalah jembatan harapan yang menghubungkan keterpencilan dengan peradaban.

Mengedepankan narasi penurunan emisi tanpa menghadirkan solusi bagi rakyat kecil sama saja dengan menempatkan kepentingan global di atas penderitaan lokal.

Agenda lingkungan memang penting, tetapi kebijakan hijau tidak boleh dipahami secara kaku hingga menutup akses rakyat terhadap hak ekonomi dan sosialnya. Pembangunan hijau seharusnya tidak memiskinkan rakyat, tetapi membebaskan mereka dari keterisolasian.

Jika masih ada warga yang harus menempuh medan berbahaya hanya untuk menjual hasil panen, maka yang layak dikoreksi bukan aspirasi pembangunan, tetapi cara pandang elit yang abai terhadap realitas sosial.

Laskar Lampung Indonesia DPC Tanggamus menegaskan akan terus mengawal proyek trase Jalan Waynipah – Tampang Tua dan tidak segan mengambil sikap jika terdapat upaya penggiringan opini publik yang menghambat pembangunan infrastruktur strategis untuk rakyat.

[Khoiri]

Pembangunan Jalan Way Nipah-Tampang Tua Perlu Kajian Mendalam Agar Tak Merusak TNBBS

Tanggamus – Masyarakat di Kabupaten Tanggamus, khususnya yang berada di jalan Way Nipah-Tampang Tua yang juga…

Respons Cepat! Sat Lantas dan BPBD Tanggamus Bersihkan Pohon Tumbang di Jalur Utama Batu Kramat

TANGGAMUS – Aksi tanggap darurat kembali ditunjukkan oleh Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tanggamus, yang dengan sigap mengevakuasi pohon tumbang di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Batu Kramat, Kabupaten Tanggamus, Selasa (7/10/2025) siang.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.30 WIB di wilayah Pekon Batu Kramat ini sempat menghambat arus lalu lintas di jalur strategis penghubung antarwilayah. Tak menunggu lama, personel Sat Lantas Polres Tanggamus langsung terjun ke lokasi bersama tim dari BPBD Tanggamus.

“Mengetahui adanya pohon tumbang yang berpotensi membahayakan pengguna jalan, kami segera turun ke lokasi untuk memotong dan menyingkirkan batang pohon dari badan jalan,” jelas Kasat Lantas Polres Tanggamus, Iptu Rudi Khisbiyantoro, S.Pd., M.H, mewakili Kapolres Tanggamus, AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.

Dalam proses evakuasi, personel Sat Lantas juga melakukan pengaturan arus kendaraan secara bergantian agar tidak terjadi kemacetan panjang. Sementara itu, masyarakat sekitar turut bergotong royong membantu petugas membersihkan ranting dan batang pohon yang berserakan.

Kerja sama lintas instansi ini membuahkan hasil. Hanya dalam waktu singkat, jalur Jalinbar kembali normal dan bisa dilalui dengan aman.

“Tindakan cepat ini merupakan bagian dari komitmen kami menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama kami,” tegas Iptu Rudi.

Berkat koordinasi cepat antara Sat Lantas, BPBD, dan warga, proses evakuasi berlangsung tanpa kendala dan tanpa korban jiwa. Saat ini, situasi di lokasi dinyatakan aman terkendali, dan arus lalu lintas kembali lancar seperti semula.

[Khoiri]

Dandim 0424/Tanggamus Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Tanggamus – Komandan Kodim 0424/Tanggamus Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono, S.E.,M.I.P. memimpin langsung upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang berlangsung khidmat di Lapangan Makodim 0424/Tanggamus, Jln Raya Waysom Pekon Kotaagung Kec. Kotaagung Kab. Tanggamus. Rabu (1/10/2025).

Bertindak sebagai inspektur Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono, S.E.,M.I.P, Komandan upacara Kapten Inf Nizar, perwira upacara kapten Inf Juliani Abri, serta pembaca UUD 1945 Kapten Inf Redi Kurniawan dan pembaca Ikrar Kapten Cku Saleh Umar dan Pembaca Doa Mayor Inf Rahmad Kartolo.

Upacara ini diikuti oleh seluruh Prajurit TNI, ASN, serta perwakilan pelajar. Dengan penuh hikmat, seluruh peserta upacara menghayati makna penting Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum untuk memperkokoh semangat persatuan dan kesetiaan terhadap ideologi negara.

Dalam amanatnya, Dandim 0424/Tanggamus menyampaikan bahwa Pancasila merupakan dasar negara sekaligus pemersatu bangsa yang harus dijaga bersama.

“Hari Kesaktian Pancasila menjadi pengingat bagi kita semua tentang betapa pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Sebagai prajurit TNI, kita memiliki kewajiban untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujar Dandim.

Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus tetap dijadikan pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, termasuk menjaga stabilitas dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

[Khoiri]

Ratusan Warga Tanjung Sari Gugat Kepemimpinan Kepala Pekon, Desak Bupati Tanggamus Segera Bertindak!

TANGGAMUS — Gejolak di Pekon Tanjung Sari, Kecamatan Bulok, Kabupaten Tanggamus, kian memanas. Ratusan warga bersama Ketua Badan Hippun Pemekonan (BHP) resmi mengajukan surat permohonan pemberhentian Kepala Pekon, Asrudin, kepada Bupati Tanggamus.

Surat bernada mosi tidak percaya itu ditandatangani oleh 213 warga dan disampaikan serentak ke berbagai instansi, mulai dari Kecamatan Bulok, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Inspektorat, Kejaksaan Negeri, hingga Bupati Tanggamus, pada Selasa (30/9/2025).

Dalam surat tersebut, warga menuding Kepala Pekon melakukan penyalahgunaan wewenang, tidak transparan dalam pengelolaan dana desa, serta bersikap arogan terhadap masyarakat.

“Kami sudah muak. Suara kami tidak lagi didengar. Ia berjanji akan melakukan perbaikan dalam Musyawarah Desa, tapi saat jadwal 27 September lalu, malah mangkir. Itu bukti dia tidak serius dan tidak menghargai masyarakat,” tegas Yobi Aprizal, salah satu warga.

Warga menilai kepemimpinan Asrudin telah jauh dari nilai musyawarah dan gotong royong. Mereka menganggap, surat yang diajukan kali ini merupakan langkah terakhir agar pemerintah daerah segera turun tangan melakukan investigasi.

Sementara itu, Ketua BHP Tanjung Sari, Khopip Khoerudin, menyatakan komitmennya mendukung aspirasi rakyat.

“Saya berdiri tegak bersama masyarakat. Bukti keseriusan kami, surat dengan tanda tangan 213 warga sudah kami serahkan langsung ke semua instansi, termasuk ke Bupati. Kami berharap, segera ada tindak lanjut,” ujarnya.

Kini, masyarakat Tanjung Sari menanti langkah tegas dari Pemerintah Kabupaten Tanggamus. Jika aspirasi mereka diabaikan, bukan tak mungkin gelombang protes akan semakin meluas.

[Khoiri]

Gotong Royong Tuntas: Jembatan Gantung Viral di Tanggamus Rampung Diperbaiki dalam 5 Hari

TANGGAMUS – Jembatan gantung yang sempat viral di media sosial karena kondisinya memprihatinkan di Pekon Tampang…

Lumpuh dan Buta di Rumah Kayu Reyot, Yasin Sang Pahlawan Devisa Kini Hidup dalam Sunyi

TANGGAMUS – Di balik rumah kayu yang lapuk di Pekon Sudimoro Induk, Kecamatan Semaka, tersimpan kisah pilu seorang mantan Pahlawan Devisa yang kini hidup dalam keterbatasan. Yasin (60), mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Tanggamus, kini hanya bisa duduk pasrah di kursi plastik tua, tubuhnya kaku karena stroke, matanya buta, dan harapannya kian meredup seiring usia.

Selama bertahun-tahun, Yasin menghabiskan masa mudanya di Malaysia, bekerja keras demi keluarga dan turut menyumbang devisa bagi negara. Namun, sekembalinya ke tanah air di akhir tahun 2024, nasib justru berkata lain. Serangan stroke menghantam tubuhnya, disusul kebutaan akibat komplikasi penyakit gula darah yang sempat melonjak hingga angka 600.

Kini, di usia senja, ia tinggal di rumah reyot berdinding papan dengan atap asbes yang nyaris roboh — jauh dari kata layak bagi sosok yang pernah menjadi tulang punggung keluarga dan kebanggaan negeri.

“Siapa lagi yang mau merawatnya? Istri tidak ada, anak kerja jauh di Jogja,” tutur Lukman, adik kandung Yasin, dengan mata berkaca-kaca. Ia mengaku hanya bisa merawat seadanya karena keterbatasan ekonomi.

Harapan di Tengah Kegelapan

Meski raganya lumpuh dan pandangan matanya telah sirna, Yasin masih menyimpan seberkas asa. Suaranya lirih saat berbicara, seolah menggantungkan hidup pada secercah harapan terakhir.

“Saya ingin bisa dirawat di rumah sakit. Siapa tahu masih bisa sehat lagi, bisa kerja, nggak merepotkan adik,” ucap Yasin sambil mengusap air mata yang tak bisa lagi ia lihat.

Kalimat sederhana itu menggambarkan keinginan tulus seorang lansia untuk kembali mandiri dan bermartabat, meski dunia kini tampak gelap baginya.

Panggilan Kemanusiaan: Jangan Biarkan Pahlawan Ini Terlupakan

Kisah Yasin menjadi potret nyata tentang bagaimana seorang pejuang ekonomi bangsa bisa terpinggirkan di masa tuanya. Ia adalah simbol pengorbanan tanpa pamrih bekerja di negeri orang, demi keluarga dan bangsa, namun kini berjuang sendirian melawan penyakit dan keterbatasan.

Situasi ini menjadi panggilan nurani bagi semua pihak, baik masyarakat, dermawan, maupun pemerintah untuk turun tangan membantu. Dinas Sosial Kabupaten Tanggamus diharapkan dapat segera menindaklanjuti agar Yasin mendapatkan perawatan medis dan bantuan sosial yang layak.

Sekecil apa pun uluran tangan, akan menjadi cahaya bagi Yasin di tengah kegelapan hidupnya. Mari bantu kembalikan senyum dan martabatnya sebelum terlambat.

[Khoiri]

Menu MBG di SDN 1 Karang Agung Ditemukan Belatung, Orang Tua Murid Resah!

TANGGAMUS – Jagat maya dihebohkan dengan video berdurasi sekitar 20 detik yang memperlihatkan makanan bergizi (MBG) untuk siswa SDN 1 Karang Agung, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, ternyata mengandung belatung. Video yang diunggah ke media sosial pada Rabu (24/9/2025) itu langsung menuai keresahan orang tua murid.

Dalam video tersebut, tampak jelas menu MBG yang disediakan oleh SPPG Dapur Pekon Sudimoro, Kecamatan Semaka, berisi belatung. Hal ini memicu kekecewaan mendalam dari pihak sekolah maupun wali murid yang menilai pengelolaan MBG sangat ceroboh.

Kepala SDN 1 Karang Agung mengaku prihatin sekaligus kecewa atas insiden ini.
“Pengelolaan MBG seharusnya lebih hati-hati. Kejadian ini membuat anak-anak tidak nyaman dan orang tua resah,” ujarnya.

Pihak sekolah mendesak pengelola MBG agar memperketat standar kebersihan dan kualitas makanan. Mereka menegaskan, kasus serupa tidak boleh terulang karena menyangkut kesehatan dan kepercayaan publik terhadap program MBG.

Sementara itu, awak media berupaya mengonfirmasi langsung kepada Kepala Sekolah SDN 1 Karang Agung melalui sambungan telepon. Namun, hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah belum bisa dihubungi kembali.

Kejadian ini menambah sorotan terhadap pengawasan program MBG yang seharusnya menjadi penopang kesehatan siswa, namun justru menimbulkan keresahan lantaran lemahnya kontrol kualitas. [Khoiri]

Kodim 0424/Tanggamus Gelar Bakti Sosial Kesehatan Sambut HUT TNI ke-80

TANGGAMUS – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodim 0424/Tanggamus menggelar kegiatan bakti sosial kesehatan di Aula Sudirman, Makodim 0424/Tanggamus, Jalan Raya Waysom, Pekon Kotaagung, Minggu (21/9/2025).

Acara tersebut dihadiri Dandim 0424/Tanggamus, Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono, S.E., M.I.P, bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLVI Kodim 0424, Ny. Tika Dwi Djunaidi Mulyono, serta jajaran. Kegiatan juga mendapat dukungan dari FKPPI, Banser, SPPI, dan masyarakat setempat.

Bakti sosial meliputi pengobatan gratis, donor darah, serta pemberian paket sembako bagi warga kurang mampu. Dandim menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI kepada rakyat sekaligus wujud nyata pengamalan tema HUT TNI ke-80, yakni “TNI Prima – TNI Rakyat – Indonesia Maju”.

“Kami berharap kegiatan ini bermanfaat sekaligus semakin mempererat hubungan TNI dengan masyarakat. TNI akan selalu hadir di tengah rakyat,” ujar Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono.

Turut hadir para perwira staf dan Danramil jajaran Kodim 0424/Tanggamus, personel TNI, Persit KCK, Unit Transfusi Darah RS Batin Mangunang, serta organisasi kemasyarakatan dari Tanggamus dan Pringsewu. [Khoiri]

Bupati Tanggamus Lantik Pejabat Baru, Tekankan Budaya Kerja “Jalan Lurus”

TANGGAMUS – Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi, melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah pejabat manajerial dan non-manajerial di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus, Rabu (17/9/2025).

Acara ini menjadi momentum penting untuk penyegaran struktur organisasi sekaligus peningkatan kualitas pelayanan publik. Pelantikan didasarkan pada beberapa keputusan bupati, di antaranya Keputusan Nomor B.319/45/08/2025 tentang pemberhentian pejabat pimpinan tinggi pratama, Keputusan Nomor B.320/45/08/2025 tentang pengangkatan pejabat pimpinan tinggi pratama, hingga Keputusan Nomor 800.1.3.3/1265/45/2025 tentang pengangkatan jabatan fungsional auditor melalui perpindahan dari jabatan lain.

Penekanan Profesionalisme dan Integritas

Dalam sambutannya, Bupati Asnawi menegaskan bahwa pelantikan ini murni hasil penilaian kinerja dan kompetensi, tanpa praktik gratifikasi maupun pungutan. Ia meminta para pejabat yang baru dilantik segera bekerja profesional, membangun tim kerja yang solid, serta mendukung penuh program pembangunan daerah.

“Kita ini pelayan masyarakat, bukan untuk dilayani. Turunlah langsung ke lapangan dan berikan pelayanan terbaik,” tegasnya.

Budaya Kerja “Jalan Lurus”

Pada kesempatan itu, Bupati memperkenalkan konsep “Budaya Kerja Jalan Lurus” yang wajib dipegang teguh seluruh jajaran pemerintah. Konsep ini mencakup:

  • Fokus pada tujuan yang jelas,

  • Meluruskan arah kerja agar terhindar dari penyimpangan,

  • Menjaga integritas dan kejujuran,

  • Mengedepankan kolaborasi, serta

  • Istiqomah (konsisten) dalam bekerja.

Menurutnya, budaya kerja ini adalah kunci untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan Kabupaten Tanggamus.

Daftar Pejabat yang Dilantik

Beberapa pejabat yang menempati posisi baru antara lain:

  • Syamdjuniston, S.H., M.M. – dari Sekretaris Badan Kesbangpol menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan.

  • Riswanda Djunaidi, S.E., M.M. – dari Kepala Dinas PUPR menjadi Kepala Bidang Produksi Peternakan pada Dinas Perkebunan dan Peternakan.

  • Taufik Hidayat, S.E., M.Kes. – dari Kepala Dinas Kesehatan menjadi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan.

  • Mahrizan Al-Rizkie, S.Kom., M.T.I. – menjadi Sekretaris BKPSDM.

  • Irvan Wahyudi, S.T., M.M. – Kalak BPBD, kini juga menjabat Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra.

  • Bambang Nurwanto, S.K.M., M.Kes. – Sekretaris Dinas Kesehatan, kini Plt. Kepala Dinas Kesehatan.

  • M. Belli Pahluppi, S.T., M.T. – Kepala BKPSDM, kini merangkap Plt. Kepala Dinas PUPR.

Harapan untuk Semangat Baru

Pelantikan ini diharapkan membawa semangat baru dalam pelayanan publik sekaligus motivasi bagi ASN untuk bekerja lebih giat demi kemajuan Kabupaten Tanggamus.

Bupati Asnawi menutup sambutannya dengan pantun penuh makna:

“Lumba-lumba maskot Tanggamus,
Slogannya Bumi Begawi Jejama.
Dengan budaya kerja jalan lurus,
Kita majukan Tanggamus bersama-sama.”

[Khoiri]

Inspektorat Tanggamus Proses Dugaan Ketidaktransparanan Dana BOS di SDN 1 Sridadi

Tanggamus – Inspektorat Kabupaten Tanggamus menegaskan akan menindaklanjuti pemberitaan media terkait dugaan pengelolaan Dana BOS di SDN 1 Sridadi, Kecamatan Wonosobo, yang dinilai tidak transparan.

Sekretaris Inspektorat Tanggamus, Gustam Apriansyah, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini sudah melakukan proses audit.
“Terkait dugaan pengelolaan Dana BOS yang tidak transparan sebagaimana disampaikan, saat ini sedang kami proses melalui pemeriksaan audit,” tegas Gustam.

Ia menambahkan, hasil pemeriksaan nantinya akan disandingkan dengan temuan-temuan dari rekan media untuk memperkuat transparansi.
“Prinsip keterbukaan itu wajib disampaikan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gustam menuturkan, setelah proses audit selesai, hasilnya akan disampaikan kepada publik sebagai bentuk pertanggungjawaban. [Khoiri]

Kodim 0424/Tanggamus, Polres, dan Tim Gabungan Gelar Patroli Skala Besar

Tanggamus – Untuk menjaga kondusifitas wilayah, Kodim 0424/Tanggamus bersama Polres, tim gabungan, serta unsur ormas melaksanakan Patroli Skala Besar di wilayah teritorial Kodim 0424/Tanggamus, Sabtu malam (12/9/2025). Sebelum patroli dimulai, seluruh personel mengikuti apel bersama sebagai bentuk kesiapan.

Dandim 0424/Tanggamus, Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono, S.E., M.I.P., menjelaskan bahwa patroli ini dilaksanakan dengan sasaran yang terukur dan terarah.

“Fokus pengamanan berada di area vital, seperti pusat keramaian yang banyak aktivitas warga, sentra pemerintahan, fasilitas umum, serta titik strategis lainnya yang menjadi penopang kehidupan masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Suasana yang aman dan damai tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat. Laporkan segera jika ada potensi gangguan keamanan kepada aparat penegak hukum terdekat,” pungkasnya.

Patroli gabungan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi TNI-Polri bersama masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Tanggamus. [Khoiri]

Lampung Catat Sejarah Baru, Ground Breaking Proyek Hidrogen Hijau Pertama di Indonesia Digelar di Ulubelu

Tanggamus – Provinsi Lampung resmi mencatat sejarah baru dalam transisi energi nasional. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani…

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Pemkab Tanggamus Gelar Istiqomah dan Harlah MT Al-Mahmudah ke-1

Tanggamus – Pemerintah Kabupaten Tanggamus menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan Istiqomah serta Hari Lahir (Harlah) Majelis Taklim Al-Mahmudah ke-1. Acara berlangsung khidmat di Masjid Agung Nurul Faizin Islamic Center, Kotaagung, pada Senin (08/09/2025).

Dengan mengusung tema “Pererat Ukhuwah Islamiyah, Jadikan Rasulullah Uswatun Hasanah, Bersama Jalan Lurus Menuju Tanggamus Lebih Berkah”, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menumbuhkan semangat persatuan, meningkatkan keteladanan Rasulullah SAW, serta mempererat silaturahmi antarumat.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto, jajaran Forkopimda, Ketua TP PKK Hj. Siti Mahmudah Saleh, para kepala OPD, Ketua MUI Kabupaten Tanggamus, Ketua NU, Ketua Muhammadiyah, Ketua LDII, Ketua Apdesi, para camat se-Kabupaten Tanggamus, relawan Jalan Lurus, serta ratusan jamaah pengajian dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Tanggamus H. Moh. Saleh Asnawi menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi wujud rasa cinta umat kepada Rasulullah, tetapi juga pengingat untuk meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.

“Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW dan Harlah MT Al-Mahmudah ini mari kita jadikan sebagai penguat ukhuwah islamiyah. Rasulullah adalah teladan terbaik (Uswatun Hasanah) dalam segala aspek kehidupan. Dengan semangat kebersamaan dan istiqomah, kita berharap Tanggamus semakin berkah dan diridoi Allah SWT,” ujar Bupati.

Acara yang berlangsung penuh kekhusyukan ini diisi dengan tausiah, doa bersama, serta pembacaan shalawat, sehingga menghadirkan suasana religius yang mendalam bagi seluruh jamaah.

Peringatan ini sekaligus menjadi penegasan komitmen Pemerintah Kabupaten Tanggamus bersama masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat iman, serta berjalan di jalan yang lurus demi mewujudkan Tanggamus yang lebih religius, maju, dan sejahtera. [Khoiri]

Longsor Timbun Jalan di Limau dan Cukuh Balak, Tanggamus, Akses Transportasi Lumpuh

Tanggamus – Hujan deras yang mengguyur sejak Jumat (5/9) sore hingga Sabtu (6/9) mengakibatkan longsor di…

Tanggamus Color Run 2025 Jadi Ikon Baru Sport Tourism di Lampung

Kota Agung – Ribuan warga tumpah ruah memeriahkan Tanggamus Color Run 2025 yang digelar Pemerintah Kabupaten Tanggamus, Lampung, pada Minggu (31/8/2025). Ajang lari penuh warna ini menjadi sarana promosi wajah baru Tanggamus yang sehat, bersih, sekaligus mendorong geliat ekonomi lokal.

Event yang mengambil start di kawasan Islamic Center Kota Agung itu dilepas langsung oleh Bupati Tanggamus, Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H. dengan tema “Jalan Lurus Menyatukan Warna Alam dan Budaya Kabupaten Tanggamus”.

“Pemerintah ingin menjadikan acara ini sebagai kegiatan ikonik di Kabupaten Tanggamus,” ujar Saleh Asnawi, yang akrab disapa Bang Haji.

Lebih dari 3.000 peserta mengikuti Color Run tahun ini, menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat untuk membudayakan hidup sehat. Tak hanya berolahraga, peserta juga disuguhi ragam kuliner dan produk lokal UMKM yang ikut serta dalam bazar pendukung acara.

Menurut Bupati Saleh Asnawi, Color Run tak hanya menghadirkan keceriaan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi promosi daerah dan penguatan ekonomi kerakyatan.

Acara turut dihadiri Wakil Bupati, Sekda, OPD, Forkopimda, Ketua Umum DPN Persadin Oking Ganda Miharja, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas, Tenaga Pendamping Gubernur Lampung H. Darusalam, serta para pelari dari berbagai kabupaten/kota di Lampung.

Sementara itu, Swaryantina, Event Director KS Management selaku pelaksana, menyebut Tanggamus Color Run merupakan wujud sinergi antara olahraga, pariwisata, dan promosi daerah.

“Harapannya event ini bisa terus berkelanjutan, menjadi agenda tahunan, sekaligus ikon wisata olahraga yang mampu meningkatkan perputaran ekonomi dan pendapatan asli daerah (PAD) Tanggamus,” tegasnya. [Khoiri]

Aliansi Tanggamus Memanggil Desak Penegak Hukum Usut Indikasi Korupsi di SMP Negeri 1 Gisting

Tanggamus – Ketua Aliansi Tanggamus Memanggil (ATM), Daury Ruansyah, SE, menegaskan pihaknya segera melayangkan surat resmi kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanggamus terkait dugaan penyimpangan penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMP Negeri 1 Gisting.

Daury menyampaikan, laporan tersebut juga akan ditembuskan ke Polres Tanggamus agar Aparat Penegak Hukum (APH) dapat melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap realisasi anggaran BOS tahun 2023 dan 2024.

“Indikasi penyimpangan anggaran yang berpotensi merugikan keuangan negara harus segera diusut tuntas. Lemahnya pengawasan dan sanksi dari Dinas Pendidikan membuat pengelolaan dana BOS semakin semrawut, hingga Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan adanya belanja yang tidak sesuai aturan,” ujarnya.

Menurutnya, Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK tahun 2023 menunjukkan adanya kerugian negara mencapai puluhan juta rupiah. Hal ini, kata Daury, mengindikasikan adanya dugaan korupsi yang terstruktur dan direncanakan.

“Selain temuan BPK pada 2023, realisasi anggaran BOS tahun 2024 yang diduga bermasalah juga akan kami laporkan kepada APH, lengkap dengan data pendukung,” tegasnya.

Daury menambahkan, dalam waktu dekat ATM akan mengirimkan laporan resmi beserta bukti-bukti yang dimiliki. Ia juga tidak menutup kemungkinan menggelar aksi damai untuk mengawal agar penanganan dugaan penyimpangan dana BOS di SMP Negeri 1 Gisting dilakukan secara terbuka.

“Kami ingin persoalan ini ditangani dengan transparan agar kerugian negara tidak semakin besar,” pungkasnya.

[Khoiri]