METRO – Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Haryantana, S.H., mengajak seluruh jajaran menjadikan shalat sebagai sumber kekuatan moral dan spiritual dalam menjalankan tugas serta kehidupan sehari-hari. Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Al-Ittihat Makorem 043/Garuda Hitam, Kota Metro, Rabu (21/1/2026).
Peringatan Isra Mi’raj berlangsung khidmat dan penuh nuansa religius. Kegiatan ini diikuti oleh Kasrem, Kasiren, para Kasi Kasrem, prajurit dan PNS Korem 043/Gatam, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab Rem 043 PD XXI/Radin Inten beserta pengurus, serta keluarga besar Korem 043/Garuda Hitam.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan tausiyah keagamaan dan doa bersama. Tausiyah disampaikan oleh Ustaz KH Ari Wibowo, Lc., M.Pd.I., yang mengajak jamaah menjadikan peristiwa Isra Mi’raj sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Dalam sambutannya, Danrem menegaskan bahwa Isra Mi’raj merupakan peristiwa agung yang sarat makna spiritual, khususnya terkait kewajiban shalat sebagai tiang agama dan fondasi pembentukan karakter seorang Muslim.
“Shalat bukan sekadar kewajiban ritual, tetapi menjadi sumber kekuatan moral dan spiritual dalam menjalani kehidupan, baik sebagai prajurit, aparatur negara, maupun sebagai anggota masyarakat,” ujar Brigjen TNI Haryantana.
Ia menambahkan, nilai-nilai yang terkandung dalam shalat seperti disiplin, kejujuran, tanggung jawab, serta akhlak mulia harus tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari, terutama dalam pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Danrem juga menyinggung tantangan kehidupan di era modern, mulai dari dinamika sosial, tekanan ekonomi, hingga derasnya arus informasi dan media sosial yang berdampak pada perubahan perilaku masyarakat, khususnya generasi muda. Menurutnya, penguatan nilai-nilai keagamaan menjadi penyeimbang penting agar tidak mudah tergerus dampak negatif perkembangan zaman.
Pada kesempatan tersebut, Danrem menekankan peran strategis masjid sebagai pusat pembinaan iman, moral, dan persaudaraan umat. Ia berharap keberadaan Makorem 043/Garuda Hitam di Kota Metro yang dikenal religius, aman, dan harmonis dapat terus dijaga melalui sikap yang bijaksana serta menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman.
Sebagai aparat kewilayahan, Danrem menegaskan komitmen TNI, khususnya Korem 043/Garuda Hitam, untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban wilayah, dengan dukungan seluruh elemen masyarakat dan tokoh agama.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta penyampaian apresiasi Danrem kepada pengurus Masjid Al-Ittihat dan seluruh panitia atas terselenggaranya kegiatan dengan tertib dan penuh kekhidmatan. Ia berharap Allah SWT senantiasa melimpahkan perlindungan, ketenangan, dan keberkahan bagi Korem 043/Garuda Hitam dan masyarakat Kota Metro.