28 Kepsek Di Way Ratai Rakor Sosialisasi UN
[espro-slider id=18276]
[su_animate type=”slideInRight” duration=”3″ delay=”1″][highlight style=”red”]LAMPUNG7NEWS[/highlight][/su_animate]
Way Ratai | Sebanyak 28 peserta yang merupakan 22 kepala sekolah dasar dan dan 6 Kepala MI di wilayah Kecamatan Way Ratai menghadiri rapat koordinasi dan sosialisasi mengenai Ujian Nasional tingkat SD dan sederajat tahun 2016.
Rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Kepala UPT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Way Ratai, Asnawi Mahadaka S.Pd di kantor UPT setempat, Kamis (12/05), hal tersebut guna membahas persiapan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) dimasing-masing sekolah di wilayah setempat.
Kepala UPT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Way Ratai, Asnawi Mahadaka S.Pd mengatakan, bahwa pelaksanaan Ujian Nasional merupakan hajat Nasional sehingga para Kepala Sekolah dan guru harus mengesampingkan kepentingan pribadi terlebih dahulu.
“Kami menghimbau kepada para Kepala Sekolah dan para guru pengawas agar tidak dikalahkan oleh kepentingan pribadi maupun kelompok, karena pelaksanaan UN ini merupakan hajat nasional,” ujar Asnawi.
Disampaikan Asnawi, pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SD dan sederajat di wilayah Kecamatan Way Ratai, akan diiktui oleh 560 peserta yang berasal dari 22 Sekolah Negeri dan 6 sekolah MI. sedangkan untuk sistem pengawasan ujian menggunakan sistem silang penuh.
“Para pengawas juga kami himbau untuk datang 15 menit sebelum mulai pelaksanaan ujian, dan penentuan kelulusan ujian nasional ini sekolah yang menentukan,” katanya.
Menurutnya, seluruh jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di wilayah Kecamatan Way Ratai harus berperan serta dalam mewujudkan masyarakat yang cerdas, sehat, maju, religius dan sejahtera, yang didukung penerapan tata kelola yang baik. Maka, sudah tugas dan tanggungjawab bagi insan pendidikan untuk melaksanakan pembangunan pendidikan berkualitas dam upaya terus meningkat mutu dan kualitas pendidikan di wilayah setempat.
“Faktor penentu tingkat kelulusan siswa adalah kualitas pembelajaran di sekolah yang harus ditopang oleh tiga aspek yaitu, guru, sarana prasarana, dan peran serta siswa, yang dimana guru harus menempuh strategi dan menggunakan metode mengajar tepat serta menerapkan teknik mengajar berkualitas, sehingga dapat membantu siswa dalam menerima dan mencerna materi pembelajaran dengan baik, maka dari itu tiga aspek tersebut haruslah dikelola oleh sekolah dengan dinamikanya digerakkan oleh Kepala Sekolah itu sendiri,” ujar Asnawi.
Jelang pelaksanaan Ujian Nasional pada Senin (14/05) depan, lanjut Asnawi, diharapkan kepada semua Kepala Sekolah agar mampu memahami secara utuh bagaimana penyelenggaraan UN agar persiapan dapat dilakukan sejak dini, sehingga mampu mencapai tingkat kelulusan yang optimal, harap Asnawi.
“Pada kesempatan ini pula, saya meminta kepada seluruh peserta rakor dan sosialisasi untuk dapat mengikuti kegiatan ini agar dalam mempersiapkan ujian nasional di sekolah masing-masing.” Pungkasnya.
| Ed. Je | Hendri L7
| Baca Juga
Artikel | Kisah | Kesehatan | Pertambangan & Energi | Pertanian & Perikanan | Organisasi | Sosial | Handphone | Komputer | Mesin | Unik Langka | Lalu Lintas | Bola | Sport
| Berita Pilihan
[su_posts posts_per_page=”4″ tax_term=”39,14″ tax_operator=”1″ order=”desc” orderby=”none”][su_posts posts_per_page=”5″ tax_term=”9″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”][button href=”https://lampung7news.co.id/category/lampung/pesawaran/” icon=”” rounded=”btn-box” size=”btn-lg” style=”btn-default” target=”_blank”]Klik Pesawaran[/button][/su_posts]