Lompat ke konten
Selamat Membaca | Inflasi Lampung 1,90% Terendah Nasional 2026, BPS Catat Deflasi Bulanan 0,07%: Stabilitas Harga Makin Kuat

Inflasi Lampung 1,90% Terendah Nasional 2026, BPS Catat Deflasi Bulanan 0,07%: Stabilitas Harga Makin Kuat

LAMPUNG – Provinsi Lampung kembali mencatat prestasi ekonomi membanggakan. Berdasarkan Berita Resmi Statistik per 2 Februari 2026 dari Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Lampung secara tahunan (year-on-year/y-on-y) tercatat 1,90 persen, menjadi yang terendah di Indonesia.

Capaian ini menempatkan Lampung dalam posisi relatif aman di tengah tekanan inflasi nasional yang di sejumlah provinsi berada pada kisaran 4–6 persen.

Inflasi Lampung 2026 Terendah Nasional: Apa Artinya?

Rendahnya inflasi y-on-y 1,90 persen menunjukkan efektivitas kebijakan pengendalian harga di daerah, sekaligus menjaga:

  • Daya beli masyarakat

  • Stabilitas harga bahan pokok

  • Kepercayaan investor

  • Pertumbuhan ekonomi berkelanjutan

Tak hanya itu, Lampung juga mencatat deflasi bulanan (m-to-m) sebesar 0,07 persen pada awal tahun 2026.

Deflasi ini menjadi sinyal kuat bahwa:

  • Pasokan barang terkendali

  • Distribusi kebutuhan pokok lancar

  • Tidak terjadi lonjakan harga signifikan awal tahun

Di tengah dinamika inflasi antarwilayah secara nasional, capaian ini menjadi indikator positif stabilitas ekonomi Lampung.

Kilas Balik Inflasi Lampung 2025: Tetap Rendah & Terkendali

Sepanjang 2025, inflasi tahunan Lampung tercatat sebesar 1,25 persen, mencerminkan pergerakan harga yang relatif stabil.

Pola Inflasi & Deflasi 2025:

  • Januari: -0,71% (deflasi)

  • Februari: -0,66% (deflasi)

  • Maret: 1,96% (tertinggi)

  • April: 1,19%

  • Mei: -0,58%

  • Agustus: -1,47% (deflasi terdalam)

  • September–Desember: stabil 0,16%–0,59%

Data tersebut menunjukkan pola dinamis namun tetap terkendali sepanjang tahun.

Dampak Positif Inflasi Rendah bagi Ekonomi Lampung

Kombinasi inflasi tahunan terendah nasional dan deflasi bulanan terkendali memberikan dampak strategis:

1. Jaga Daya Beli Masyarakat

Harga stabil berarti masyarakat tidak terbebani lonjakan biaya kebutuhan pokok.

2. Dorong Iklim Investasi

Stabilitas harga menjadi indikator penting bagi investor.

3. Perkuat Ketahanan Ekonomi Daerah

Inflasi rendah menciptakan ruang fiskal dan pertumbuhan yang lebih sehat.

Dengan tren ini, Lampung berpotensi menjadi salah satu daerah dengan stabilitas ekonomi terbaik di Sumatera sepanjang 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *