Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat langkah pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku dengan menggenjot vaksinasi serta edukasi kepada peternak menjelang Idul Adha 2026.
Upaya tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Kesehatan Hewan yang digelar pada 10 Februari 2026, melibatkan dinas terkait dari 15 kabupaten/kota serta berbagai pemangku kepentingan di sektor peternakan dan kesehatan hewan.
Target 338.000 Dosis Vaksin PMK
Pemprov Lampung mendapatkan alokasi sebanyak 338.000 dosis vaksin PMK yang akan diberikan dalam dua tahap:
-
Januari–Maret 2026: 169.000 dosis
-
Juni–Agustus 2026: 169.000 dosis
Pada tahap awal, sebanyak 169.000 dosis telah diterima, dengan distribusi mencapai 100.000 dosis. Hingga 16 Maret 2026, realisasi vaksinasi tercatat sebanyak 61.739 dosis atau sekitar 61 persen dari vaksin yang telah disalurkan.
Distribusi lanjutan dijadwalkan kembali berlangsung pada awal April 2026.
Dukungan Obat dan Desinfektan
Selain vaksin, bantuan juga datang dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, berupa:
-
120 botol antibiotik
-
72 botol analgesik
-
60 botol multivitamin
-
2.500 strip obat cacing
-
100 liter desinfektan
Seluruh bantuan ini akan didistribusikan bersamaan dengan vaksin tahap berikutnya.
PMK: Penyakit Menular dengan Risiko Tinggi
PMK merupakan penyakit akibat virus yang menyerang hewan berkuku belah seperti sapi, kerbau, kambing, domba, dan babi. Penularannya sangat cepat melalui udara, kontak langsung, hingga peralatan yang terkontaminasi.
Tingkat penularan dapat mencapai 100 persen populasi, dengan angka kematian sekitar 5 persen pada ternak dewasa.
Langkah pengendalian meliputi:
-
Pembatasan lalu lintas ternak
-
Pemotongan paksa (stamping out)
-
Peningkatan biosekuriti
-
Terapi suportif
-
Vaksinasi berkala sesuai SOP
Edukasi Peternak Diperkuat
Selain vaksinasi, Pemprov Lampung juga mengintensifkan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada peternak guna meningkatkan kesadaran pencegahan PMK.
Salah satu kegiatan dilakukan di Desa Tegal Yoso, Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, sebagai respons atas laporan kasus PMK di wilayah tersebut.
Khusus Lampung Timur, dialokasikan 40.000 dosis vaksin pada 2026. Sebanyak 6.500 dosis telah disalurkan, dan tambahan 6.000 dosis akan didistribusikan pada awal April.
Jaga Stabilitas Jelang Idul Adha
Pemprov Lampung menegaskan bahwa percepatan vaksinasi dan pengendalian PMK menjadi langkah strategis untuk menjaga kesehatan ternak, sekaligus memastikan ketersediaan hewan kurban yang aman dan sehat menjelang Idul Adha 2026.
Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen menjadikan Lampung sebagai lumbung ternak nasional yang tangguh dan berkelanjutan. (*)
