Balam | Pemerintah telah berupaya mempercepat pembangunan desa di Seluruh Lampung, melalui program Gerbang Desa Saburai hingga saat ini, lebih dari 17 milyar telah disalurkan ke masing-masing 300 juta/ desa. Kemudian untuk memperlancar tugas Kepala Desa, pemerintah juga telah meningkatkan Tunjangan Operasional dari Rp. 3.500.000/ Kepala Desa, menjadi Rp. 6.000.000,-/ Kepala Desa.
“Apapun yang dibutuhkan APDESI akan didukung penuh oleh kami, sepanjang untuk kemajuan daerah kita,” ujar Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo pada Pembukaan Musyawarah Nasional III Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI), Kamis (11/8/2016) di Balai Keratun Kantor Gubernur Lampung.
Acara dihadiri Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Dirjend. Bina Pemerintahan Desa Kemendagri Nata Irawan, Anggota FORKOPIMDA, Bupati/Wali Kota Se Provinsi Lampung. Acara dihadiri pula DPD APDESI seluruh Indonesia, 15 DPC. APDESI Provinsi Lampung.
Dikatakan Gubernur, untuk diketahui bahwasannya proses pelaksanaan pembangunan Tol Lampung adalah proses yang tercepat di Indonesia. Ini adalah keberhasilan kita semua termasuk dukungan penuh dari seluruh Kepala Desa yang ada di Provinsi Lampung.
“Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Lampung saat ini adalah terbaik nomor satu di pulau Sumatera. Kerjasama seluruh aparatur mulai dari desa, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi adalah kata kunci dari keberhasilan ini. Tentu kita berharap, kedepan kita mampu mengoptimalkan peran fungsi kita sesuai dengan tingkatan, termasuk dukungan dari DPRD, TNI, POLRI serta seluruh masyarakat Lampung,” kata Ridho.
Lebih lanjut disampaikannya, Kepala Desa adalah ujung tombak pemerintahan, Desa adalah bagian dari integral Pemerintahan Indonesia dari pusat hingga daerah. Sebagai bagian yang tak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Semoga Munas III APDESI dapat berjalan dengan baik dan lancar, serta menghasilkan keputusan dan rekomendasi untuk kebaikan Bangsa dan Negara kita,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut Dirjend. Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Nata Irawan menjelaskan, Jumlah Desa di Indonesia saat ini adalah lebih kurang 74.774 Desa. Akibat dari banyaknya usulan pemekaran desa maka diperkirakan ditahun 2017 akan bertambah lebih kurang 300 desa. Pemerintah Pusat di Tahun 2015 mengucurkan 20 Triliun untuk desa dan ditahun 2016 telah ditambah menjadi 46,5 Triliun.
“Jika ada persoalan yang salah, terhadap penggunaan anggaran ini, maka yang bertanggung jawab adalah masing-masing daerah sesuai dengan tingkatannya. Karena dana tersebut langsung ditransfer ke Perbendaharaan Kabupaten/ Kota. Kementerian Dalam Negeri mengapresiasi Gubernur Lampung, telah membantu kesejahteraan desa, peningkatan kapasitas aparatur desa, serta program pembangunan di Desa. Hal ini bentuk dukungan Pemerintah Provinsi kepada Desa-desa diwilayahnya,” kata Dirjen.
Kemudian Ketua MPR RI Zuklifli Hasan, SE. MM saat membuka MUNAS III APDESI juga menyampaikan dan mensosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan diharapan seluruh peserta.
Ketua Umum DPP APDESI dalam laporannya menyampaikan MUNAS III APDESI dengan tema Dari Desa Untuk Indonesia ‘Terwujudnya Pemerintah Desa dan Masyarakat Desa yang Maju, Kuat, Mandiri dan Demokratis’.
“APDESI berterimakasih kepada Presiden Republik Indonesia, dikarenakan Pemerintah sangat peduli dengan desa, mulai dari Dana Desa, Pembangunan diperiode Pemerintahan saat ini begitu besar perhatiannya terhadap Pembangunan Desa. APDESI adalah perpanjangan tangan dari Pemerintah diatasnya,” ujar Ketua Umum APDESI.
Di tahun 2015, jelasnya, telah dianggarkan 300 Triliun, serta ditahun 2016 juga ditingkatkan menjadi 600 Triliun lebih untuk seluruh desa di Indonesia. Di tahun 2017 seluruh desa akan menerima bantuan dana desa sebesar 1 Milyar/ desa.
“Wajar jika kita memuji komitmen pemerintah, terhadap percepatan pembangunan desa. Bagi Provinsi lain, perlu mencontoh Gubernur Lampung dalam hal memajukan desa selain ada dana desa, Pemerintah Provinsi Lampung juga menganggarkan Rp. 300.000.000/ desa untuk desa-desa dengan program Gerbang Desa Saburai,” ujarnya. | red
Nunik: Pemerintah Belum Bisa Mengatasi Pengangguran Dalam Negeri
[espro-slider id=18411] Lampung Timur | Dirjen PPTK dan PKK Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia beserta rombongan menyambangi Kabupaten Lampung Timur pada acara kegiatan penyebarluasan informasi, mekanisme tenaga kerja luar negeri ke…
Sukses Amankan Listrik Saat Nataru, PLN Panen Apresiasi dari Pengelola Tol Hingga Hotel Berbintang
LAMPUNG7COM | Periode Siaga Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang ditetapkan PLN Unit Induk Distribusi Lampung telah berakhir 4 Januari 2023. Momentum tersebut membuahkan apresiasi dari berbagai kalangan masyarakat atas…
Telah Hadir Tempat Nongki yang Memanjakan Pengunjung, Penasaran?
LAMPUNG7COM | Blues Caffee adalah sebuah tempat santai yang bisa di nikmati semua kalangan yang mana Blues Caffee sendiri telah berdiri sejak dua bulan. Walaupun bisa dibilang baru tetapi Blues…
Pemkab Lampung Selatan Kembali Perpanjang Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Hingga 31 Januari 2022
LAMPUNG7COM | Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan kembali memperpanjang masa uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada satuan pendidikan ditingkat PAUD, SD, SMP, termasuk SMA/SMK dan Perguruan Tinggi. Kebijakan itu…
Lampaui Angka Rata-Rata Nasional, KPK Apresiasi MCP Renaksi di Lampung 84 Persen
LAMPUNG7COM | Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto melakukan Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Tahun 2022 Tentang Pembahasan Aset P3D (Personil, Pembiayaan Sarana dan Prasarana dan Dokumen) di Provinsi Lampung bersama…
PLN Imbau Warga Lampung Waspadai Bahaya Kelistrikan Saat Cuaca Ekstrem
Bandar Lampung – Cuaca ekstrem yang melanda Provinsi Lampung baru-baru ini, dengan hujan deras dan angin kencang, berisiko menyebabkan genangan air dan banjir di beberapa wilayah. Menyikapi kondisi ini, PT PLN…