Lompat ke konten
Selamat Membaca Agar tertib, 140 pedagang pasar Kedondong direlokasi

Agar tertib, 140 pedagang pasar Kedondong direlokasi

[su_animate][su_animate duration=”2″ delay=”1″][su_highlight background=”#d6123e” color=”#ffffff”]LAMPUNG7NEWS[/su_highlight][/su_animate]

KEDONDONG | Agar penataan para pedagang di Pasar Kedondong lebih tertib dan rapih, sekitar 140 pedagang mulai direlokasi sesuai dengan tempat yang telah disediakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran.

“Terhitung mulai Senin (17/10) ini, sudah dimulai relokasi pedagang di Pasar Kedondong ini. Para pedagang yang tadinya berdagang di jalan, kita relokasi ke dalam pasar, agar lebih tertata dan tertib,” ujar Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Pesawaran, Sam Herman saat meninjau pasar Kedondong.

Relokasi pedagang sayur dan para pedagan lainnya tersebut di tempatkan dibagian belakang yang bangunan atau losnya baru di bangun oleh pemerintah daerah setempat. Dimana, para pedagang yang direlokasi tersebut ditempatkan pada los dengan panjang sekitar 100 meter persegi.

“Relokasi ini tidak dipungut biaya, dan memang diutamakan bagi pedagang yang sudah lama untuk kita atur dan ditertibkan agar lebih rapi,” terangnya.

Tidak hanya pedagang sayur dan kebutuhan lainnya, lanjut mantan Sekretaris BP4K ini, pihaknya juga merelokasi para pedagang kuliner seperti bakso, siomay dan kuliner lainnya ke tempat yang baru. Sehingga, para pedagang kuliner, kini telah menempati los baru yang diperuntukkan bagi pedagang kuliner yang berada di pasar tersebut.

“Kalau pedagang kuliner yang direlokasi, mencapai sekitar 20 pedagang. Nah, baik los pedagang sayur maupun kuliner ini dibangun melalui APBD yang mencapai sekitar 180 juta rupiah,” tambahnya.

Bahkan, lanjutnya, untuk membantu permodalan bagi para pedagang tersebut, pemerintah daerah dalam waktu dekat akan menandatangani nota kesepahaman dengan Bank Tabungan Negara (BTN) untuk memberikan bantuan modal kepada pedagang melalui koperasi yang diberi nama Koperasi Pedagang Pasar Kedondong Dermawan.

“Dalam waktu dekat pemerintah daerah akan MoU dengan BTN untuk membantu permodalan bagi para pedagang di pasar ini,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Nasiroh salah satu pedagang sayuran di pasar setempat menuturkan, dengan direlokasinya pedagang tersebut, merasa lebih nyaman dan tertib.

“Tadinya kita berjualan di pinggir-pinggir jalan. Dengan di tata dan disediakan tempat seperti ini kami sangt terbantu. Apalagi, nanti kami bisa mengajukan pinjaman uang melalui koperasi untuk membantu usaha kami mas,” kata Nasiroh.

Senada dikatakan Purwanti, pedagang kuliner yang sudah berjualan puluhan tahun ini mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah atas relokasi tersebut.

“Iya, tentu kami sangat berterima kasih dengan pemerintah. Harapannya, kedepan lebih sukses lagi usahanya,” tandasnya.

| Hendri L7news

[su_button]Berita lainnya :[/su_button]

[su_posts posts_per_page=”15″ tax_term=”366,109,14″ tax_operator=”1″ order=”desc” orderby=”id”][su_posts posts_per_page=”5″ tax_term=”9″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”][button href=”https://lampung7news.co.id/category/lampung/pesawaran/” icon=”” rounded=”btn-box” size=”btn-lg” style=”btn-default” target=”_blank”]Klik Pesawaran[/button][/su_posts]