Berita Indonesia dan Internasional Terkini

SMA YP Unila Resmi Buka Penerimaan Murid Baru 2026/2027

Bandar Lampung — SMA YP Unila Bandar Lampung secara resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 melalui Jalur Prestasi. Program ini menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam menjaring peserta didik unggul serta mendorong kualitas pendidikan yang inovatif dan berdaya saing.

Sebagai institusi pendidikan yang terus berkembang, SMA YP Unila mengusung visi menjadi sekolah rujukan nasional sebagai pusat inovasi pendidikan yang berlandaskan spiritualitas dan karakter, guna mewujudkan sumber daya manusia berdaya saing global pada tahun 2030.

Jadwal Pendaftaran SPMB

Pihak sekolah telah menetapkan jadwal penerimaan murid baru sebagai berikut:

  • Pembuatan Akun (Online):
    1 Februari – 3 Maret 2026

  • Validasi Berkas dan Tes (Datang langsung ke sekolah):
    2 Februari – 4 Maret 2026

  • Pengumuman Penerimaan:
    5 Maret 2026

  • Daftar Ulang:
    5 – 12 Maret 2026

Persyaratan Pendaftaran

SMA YP Unila Resmi Buka Penerimaan Murid Baru 2026/2027

Calon peserta didik wajib melengkapi sejumlah dokumen administrasi, di antaranya:

  1. Fotokopi kartu pelajar atau biodata rapor (1 lembar)

  2. Fotokopi kartu keluarga (1 lembar)

  3. Fotokopi sertifikat/piagam penghargaan prestasi

  4. Pas foto berwarna (1 lembar)

  5. Materai Rp10.000 (2 lembar)

  6. Mengisi surat pernyataan pembayaran dan surat komitmen

Pendaftaran Dilakukan Secara Online

Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi sekolah:

👉 www.pmb.sma-ypunila.sch.id

Lokasi Verifikasi Berkas

Berkas pendaftaran dapat diverifikasi langsung di:

Sekretariat Penerimaan Peserta Didik Baru
Gedung D Ruang SPMB
Jl. R. Soeprapto No. 88, Kecamatan Enggal, Bandar Lampung

Kontak Informasi

Untuk informasi lebih lanjut, calon pendaftar dapat menghubungi:

  • Pak Yudis | 0812 5135 5976

  • Bu Khansa | 0895 4018 77738

  • Pak Alin | 0851 3860 6451

Pemprov Lampung Tegaskan Pasokan Daging Sapi Aman, Neraca 2025 Surplus

Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan ketersediaan daging sapi dan kerbau di wilayah Lampung sepanjang Tahun 2025 berada dalam kondisi aman dan mencukupi. Klarifikasi ini disampaikan menyusul beredarnya isu di ruang publik terkait perbedaan angka supply–demand daging sapi di provinsi tersebut.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Lampung, Ir. Lili Mawarti, M.Si., IPU, menjelaskan bahwa hasil kajian teknis Disnakkeswan menunjukkan neraca daging sapi dan kerbau Lampung justru mengalami surplus sebesar 3.955 ton pada Tahun 2025.

“Perhitungan supply tidak hanya berasal dari produksi dalam provinsi, tetapi juga mencakup stok awal serta pemasukan ternak dan daging dari luar daerah,” ujar Lili Mawarti.

Perbedaan Metodologi Picu Selisih Data

Lili menjelaskan, perbedaan angka yang muncul dalam sejumlah publikasi disebabkan oleh metode penghitungan yang berbeda. Dalam laporan Peternakan dalam Angka 2025 yang dirilis BPS, supply hanya dihitung dari produksi daging sapi dan kerbau di dalam provinsi sebesar 18.523 ton, tanpa memasukkan stok awal maupun lalu lintas ternak antarprovinsi.

Padahal secara faktual, Lampung merupakan daerah sentra ternak sekaligus penyangga pasokan nasional.

Berdasarkan data sistem ISIKHNAS, sepanjang Tahun 2025 Lampung menerima pemasukan 162.911 ekor sapi dan kerbau, termasuk 159.117 ekor sapi impor, dan pada saat yang sama mengeluarkan 298.642 ekor ternak ke luar provinsi.

Harga Stabil, Daging Sapi Tidak Picu Inflasi

Menurut Lili, pasokan yang cukup juga tercermin dari stabilitas harga di pasar. Berdasarkan Berita Resmi Statistik Tahun 2025, komoditas daging sapi tidak memberikan andil inflasi tahunan di Lampung. Bahkan tercatat mengalami deflasi sebesar 0,01 persen pada April dan Desember 2025.

“Ini membuktikan pasokan daging sapi di Lampung tetap terkendali, termasuk pada momen Ramadhan dan Idul Fitri,” tegasnya.

Populasi Ternak Naik, Bantuan Fokus ke Peternak Rakyat

Disnakkeswan juga mencatat peningkatan populasi ternak sepanjang 2025. Populasi sapi potong mencapai 905.322 ekor, kambing 1,97 juta ekor, ayam pedaging 94,8 juta ekor, dan ayam petelur 14,8 juta ekor.

Lampung pun menjadi provinsi dengan populasi sapi tertinggi di Pulau Sumatera.

Dalam keterbatasan anggaran, Pemprov Lampung tetap memprioritaskan bantuan langsung kepada peternak rakyat. Sepanjang 2025, pemerintah menyalurkan bantuan kambing, ayam petelur, itik lokal, hingga mesin tetas kepada puluhan kelompok tani di berbagai kabupaten.

Provinsi Lampung juga menerima bantuan 37.200 ekor Ayam Merah Putih dari Kementerian Pertanian untuk mendukung penguatan ekonomi peternak.

Efisiensi Anggaran, Lampung Berprestasi Nasional

Terkait pengelolaan anggaran, Lili menegaskan program peternakan dijalankan secara efisien tanpa kegiatan seremonial berlebihan.

“Tidak ada rapat di hotel, tidak ada studi banding. Konsolidasi dilakukan di kantor atau daring, perjalanan dinas pun selektif,” ujarnya.

Meski demikian, Lampung meraih prestasi nasional dengan menempati peringkat kedua capaian vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), dengan realisasi 99,8 persen dari total alokasi.

Fokus 2026: Perkuat Hulu dan Kesejahteraan Peternak

Menghadapi Tahun 2026, Pemprov Lampung menegaskan arah kebijakan peternakan akan difokuskan pada penguatan sektor hulu, khususnya dukungan pakan, kesehatan hewan, dan pembibitan.

Pemprov juga tengah memutakhirkan data peternak sebagai penerima manfaat Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Jagung melalui Cadangan Jagung Pemerintah, guna menekan biaya pakan dan menjaga harga telur serta ayam tetap stabil.

Selain itu, Lampung akan mengembangkan rumput unggul varietas Pakchong Tansa yang telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pertanian pada 2 Januari 2026.

“Pembangunan peternakan bukan hanya soal angka statistik, tetapi menyangkut kesejahteraan masyarakat dan stabilitas sosial,” pungkas Lili.

PMII Lampung Utara Himpun Ribuan Guru dalam Seminar Nasional Inspiratif

Lampung Utara — Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Lampung Utara berkolaborasi dengan Teacherpreneur serta didukung Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, Dinas Pendidikan, dan Kementerian Agama setempat, menggelar Seminar Nasional bertema “Pengajar Belum Tentu Mengajar, Tapi Mampu Menginspirasi”.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Pusiban, Lampung Utara, Senin (2/2/2026), dan diikuti sekitar 3.000 peserta yang terdiri dari 1.500 guru di bawah naungan Dinas Pendidikan Lampung Utara serta 1.500 guru dari lingkungan Kemenag Lampung Utara.

Ketua PC PMII Lampung Utara, Feni Sri Ayu, mengatakan seminar ini merupakan bentuk kepedulian PMII terhadap peningkatan kualitas pendidikan, khususnya dalam mendorong peran guru sebagai inspirator bagi generasi muda.

“Guru adalah pahlawan yang berperan besar dalam menciptakan pemimpin-pemimpin masa depan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan ruang motivasi dan pembelajaran bagi para pendidik,” ujar Feni dalam sambutannya.

Sementara itu, Bupati Lampung Utara yang diwakili Staf Ahli Mandkondri menyampaikan apresiasi atas inisiatif PMII dalam menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi tenaga pendidik.

“PMII benar-benar hadir untuk semua, salah satunya untuk guru-guru. Kegiatan seperti ini sangat diperlukan sebagai bimbingan dan motivasi agar tercipta guru-guru yang semakin hebat,” katanya.

Seminar nasional tersebut menghadirkan tokoh nasional Syafi’i Efendi, Presiden Indonesian Brics of Forum sekaligus motivator muda yang dikenal luas di Indonesia. Kehadiran Syafi’i Efendi memberikan energi baru bagi para peserta melalui materi inspiratif dan motivasi pengembangan diri bagi tenaga pendidik.

Selain itu, acara juga turut dihadiri unsur Forkopimda, para alumni, serta kader-kader PMII Lampung Utara.

Feni berharap seminar ini dapat menjadi momentum penting bagi para guru untuk terus meningkatkan kapasitas diri, tidak hanya sebagai pengajar di ruang kelas, tetapi juga sebagai sosok yang mampu menginspirasi dan membentuk karakter peserta didik.

“Semoga kegiatan ini membawa dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan di Lampung Utara,” pungkasnya.

Slamet Riadi dan Ketua LVRI Lampung Komitmen Sukseskan Musda Pemuda Panca Marga demi PPM Bersatu

LAMPUNG — Setelah menerima Surat Keputusan (SK) sebagai Pimpinan Caretaker Pimpinan Daerah Pemuda Panca Marga (PD-PPM) Provinsi Lampung, Slamet Riadi langsung bergerak cepat untuk mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) PD PPM Lampung.

Penunjukan tersebut merujuk pada SK pencabutan kepengurusan sebelumnya Nomor 13/PP.PPM-DPD/VI/2025 tertanggal 24 Juni 2025. Slamet Riadi menegaskan komitmennya untuk menyatukan kembali organisasi Pemuda Panca Marga di Provinsi Lampung melalui Musda yang demokratis dan kondusif.

Sebagai langkah awal, Slamet Riadi melakukan silaturahmi sekaligus koordinasi dengan Dewan Pembina PPM, Mayor (Purn) H. Subardi, yang juga menjabat sebagai Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Provinsi Lampung.

Slamet Riadi bersama Dewan Pembina PPM, Mayor (Purn) H. Subardi. /Ist

Dalam keterangannya, Slamet Riadi menyampaikan harapannya agar Musda dapat berjalan lancar dan menjadi momentum persatuan.

“Saya berharap Musda PPM di Provinsi Lampung dapat berjalan lancar demi menyatukan kembali organisasi menuju PPM Bersatu,” ujar Slamet Riadi, Senin (2/2/2026).

Ia menambahkan, penunjukan dirinya sebagai caretaker merupakan amanah besar yang ia jalankan sebagai bagian dari tanggung jawab moral sebagai anak pejuang.

“Saya merasa terpanggil untuk meneruskan perjuangan para pendahulu. Tidak ada kepentingan lain selain menjaga marwah para orang tua kita yang telah berjuang merebut kemerdekaan Republik Indonesia,” katanya.

Slamet juga mengajak seluruh pihak yang merasa bagian dari keluarga besar Pemuda Panca Marga untuk bersama-sama membangun organisasi tanpa kepentingan tertentu.

“Mari bersatu padu jika merasa anak pejuang yang sah, meneruskan perjuangan orang tua kita,” ajaknya.

Dalam waktu dekat, Slamet Riadi menyatakan akan segera menggelar rapat konsolidasi sebagai tahapan menuju pelaksanaan Musda PPM Lampung.

“Saya akan menggelar rapat konsolidasi terkait langkah menuju Musda PPM Bersatu. Silakan bersama-sama kita satukan kembali Pemuda Panca Marga di Lampung,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua LVRI Lampung sekaligus Dewan Pembina PPM, Mayor (Purn) H. Subardi, menyambut baik penunjukan Slamet Riadi sebagai caretaker dan menyatakan dukungan penuh demi suksesnya Musda.

“Sebagai Dewan Pembina, saya mendukung penuh. Saya yakin di tangan Slamet Riadi, Musda PPM Lampung dapat berjalan lancar dan sukses,” ujar Subardi yang akrab disapa Ayah Badri.

Ia menegaskan bahwa dirinya berpegang pada garis komando organisasi sesuai keputusan pusat.

“Ketum PPM ditunjuk oleh DPP LVRI Pusat, dan beliau menunjuk Slamet Riadi sebagai caretaker di Lampung. Artinya, mandat itu harus saya dukung sesuai SK yang berlaku,” jelasnya.

Dalam pernyataan bersama, Slamet Riadi dan Ketua LVRI Lampung sepakat menjalin komitmen untuk mengawal dan menyukseskan Musda PD PPM Lampung demi terwujudnya PPM yang solid dan bersatu.

“Musda Lampung harus berjalan. Saya hanya sebagai Dewan Pembina yang mengamati, namun tetap berpegang teguh pada satu garis komando,” tutup Ayah Badri.

Prabowo Soroti Ketegangan Global, Dunia Khawatir Perang Dunia Ketiga

Bogor — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa situasi global saat ini masih diwarnai ketegangan…

Kasrem 043/Gatam Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Krakatau 2026 di Polda Lampung

Lampung Selatan — Kepala Staf Korem (Kasrem) 043/Garuda Hitam, Kolonel Inf Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Krakatau Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Polda Lampung.

Kegiatan tersebut berlangsung di GSG Presisi Polda Lampung, Jalan Terusan Ryacudu, Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Senin (2/2/2026).

Apel gelar pasukan ini mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026”, serta dipimpin langsung oleh Wakapolda Lampung Brigjen Pol Drs. Sumarto, M.Si., dengan melibatkan personel gabungan lintas instansi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kasdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol, Irwasda Polda Lampung Kombes Pol Yudi Hermawan, S.H., S.I.K., M.H., serta perwakilan dari TNI, Polri, Kejaksaan, Basarnas, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP Provinsi Lampung, dan para pejabat utama Polda Lampung.

Adapun susunan pasukan apel terdiri dari unsur Korsik Polda Lampung, Denpom XXI/Radin Inten, Satbrimob, Dit Samapta, Ditpolairud, Ditlantas, Dalmas, Ditreskrimum, Ditresnarkoba, Ditintelkam, Basarnas, Satpol PP, hingga Dinas Perhubungan Provinsi Lampung.

Dalam amanatnya, Wakapolda Lampung menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan bidang lalu lintas atas sinergi yang telah terjalin selama ini. Menurutnya, apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana pendukung agar Operasi Keselamatan Krakatau 2026 dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.

Ia menjelaskan bahwa permasalahan lalu lintas terus berkembang seiring meningkatnya jumlah kendaraan dan mobilitas masyarakat, sehingga berpotensi menimbulkan pelanggaran maupun kecelakaan di jalan raya. Karena itu, seluruh pihak diharapkan berperan aktif dalam menekan angka pelanggaran serta meningkatkan kesadaran berlalu lintas.

Operasi Keselamatan Krakatau 2026 akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dengan melibatkan 667 personel Polri jajaran Polda Lampung. Operasi ini bertujuan menciptakan kondisi kamseltibcarlantas yang kondusif menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Berdasarkan evaluasi pelaksanaan Operasi Keselamatan Krakatau 2025, jumlah kecelakaan lalu lintas dan korban meninggal dunia mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Namun, pelanggaran lalu lintas masih menunjukkan peningkatan, terutama pada kelompok usia produktif dan pengguna sepeda motor.

Sementara itu, Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Sumarlin Marzuki menegaskan bahwa TNI siap mendukung penuh pelaksanaan operasi melalui sinergi lintas sektoral.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Korem 043/Gatam siap bersinergi dengan Polda Lampung serta instansi terkait demi menekan angka kecelakaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, khususnya menjelang Operasi Ketupat 2026,” tegasnya.

Dengan digelarnya apel gelar pasukan ini, diharapkan seluruh unsur yang terlibat dapat menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab demi keselamatan masyarakat pengguna jalan di wilayah Provinsi Lampung.

NU Memasuki Abad Kedua: Saatnya Menjadi Arsitek Peradaban dan Penggerak SDM Unggul

Pada 31 Januari 2026, Nahdlatul Ulama (NU) memasuki fase penting dalam perjalanan sejarahnya. NU tidak sekadar…

Bupati Parosil: Seni Perekat Perbedaan, Januari Gauri 9.0 Teguhkan Budaya Lampung Barat

LAMPUNG BARAT — Komitmen menjaga dan melestarikan seni budaya di tengah derasnya arus teknologi kembali ditegaskan…

Jeffrey Hendrik Ditunjuk sebagai Plt Direktur Utama BEI Gantikan Iman Rachman

Jakarta — Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, disebut telah ditunjuk sebagai Pejabat Sementara…

Wagub Jihan Nurlela Ketua Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Lampung Periode 2025-2030

Lampung – Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela dilantik menjadi Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang…