Pemerintah Kota Bandar Lampung Tegaskan Normalisasi Sungai Di Beberapa Titik

Bandarlampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung menegaskan bahwa normalisasi sungai menjadi prioritas utama dalam upaya mengatasi banjir di kota tersebut.

Sekretaris Daerah Kota Bandarlampung, Iwan Gunawan, menyatakan bahwa langkah ini penting untuk memperbaiki aliran air, terutama saat musim hujan tiba.

Menurutnya, salah satu penyebab banjir adalah aliran air yang masuk ke kota lebih besar dibandingkan kapasitas saluran yang ada untuk mengalirkan air ke luar.

“Normalisasi sungai menjadi prioritas untuk memperlancar aliran air.Tahun ini kami sudah memulai pengerukan sedimen dan pembersihan sampah di sungai serta drainase,” kata Iwan.

Ia juga menambahkan bahwa Pemkot telah membangun dan meninggikan tanggul di sekitar sungai guna mengantisipasi meluapnya air ke permukiman warga.

Namun, keberhasilan langkah ini memerlukan dukungan masyarakat, salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyumbat aliran air dan memicu banjir.

Di sisi lain, pemerintah sedang gencar memperbanyak lubang biopori untuk meningkatkan daya serap air tanah.

“Target kami adalah membuat 20 ribu lubang biopori, atau seribu titik per kecamatan, agar potensi banjir berkurang,” jelas Iwan.

Ia juga menghimbau masyarakat untuk tidak mendirikan bangunan permanen di badan sungai, karena dapat mempersempit aliran air. Sosialisasi dan edukasi persuasif kepada masyarakat terus dilakukan melalui camat dan lurah agar warga memahami pentingnya menjaga aliran sungai tetap lancar. Dengan upaya terpadu ini, diharapkan risiko banjir di Bandarlampung dapat diminimalkan.

Pemerintah Kota Bandar Lampung Gerakan Kelompok Wanita Tani (KWT) Untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Bandarlampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung memanfaatkan lahan kosong di pekarangan dengan menggerakkan kelompok wanita tani (KWT) guna memperkuat ketahanan pangan.

Kepala Dinas Pertanian Kota Bandarlampung, Erwin, mengatakan bahwa langkah ini bertujuan memaksimalkan potensi lokal dalam produksi pangan.

“Pemanfaatan lahan kosong di berbagai wilayah kota dilakukan untuk mendukung produksi pangan,” ujarnya di Bandarlampung, Minggu.

Erwin menjelaskan bahwa pemerintah kota memberikan dukungan kepada KWT melalui bantuan bibit sayuran dan buah-buahan.

Bibit tersebut dapat ditanam di pekarangan rumah, dengan hasil yang bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari atau dijual guna membantu perekonomian keluarga.

Saat ini, sebanyak 48 KWT aktif berada di bawah pembinaan Dinas Pertanian dan secara rutin menerima penyuluhan serta bantuan bibit.

“Bantuan bibit diberikan setiap tahun, dan tahun depan anggaran untuk program ini telah disiapkan kembali,” tambahnya.

Ia juga memastikan ketersediaan pupuk bagi KWT dan kelompok tani mencukupi, yang dapat dibeli di kios setempat. Pembagian bibit disesuaikan dengan musim tanam, di mana penanaman untuk tahun ini sudah selesai dan akan dilanjutkan pada Desember mendatang.

“Pupuk juga sudah tersedia untuk digunakan saat musim tanam tiba,” tutupnya.

Berakhir Damai, Agen Travel Berangkatkan Mahasiswa Prodi Bahasa Lampung KKL ke Bali

Mahasiswa Prodi Bahasa Lampung Berangkat KKL, Konflik dengan Agen Travel Selesai

Bandar Lampung – Permasalahan hukum terkait perjalanan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) yang melibatkan mahasiswa Program Studi Bahasa Daerah Lampung FKIP Unila dan Biro Jasa Perjalanan Al Saki Tour yang sempat viral selesai dengan damai.

Kasus yang sempat ditangani Polresta Bandar Lampung tersebut dipastikan selesai setelah pihak Biro Perjalanan Al Saki Tour menyelesaikan tanggung jawabnya sesuai kontrak dengan memberangkatkan para mahasiswa Program Studi Bahasa Daerah Lampung FKIP Universitas Lampung untuk melaksanakan KKL dengan tujuan Jakarta, Bali dan Yoyakarta, pada Jumat (15/11/2024).

Berdasar pantauan media ini pada Jumat sore sekitar Pukul 17.30 WIB sebanyak 106 mahasiswa KKL Prodi Bahasa Daerah Lampung diberangkatkan dengan tiga unit bus pariwisata dan dilepas secara resmi dari pelataran GSG Unila oleh Ketua Jurusan Bahasa Dan Seni FKIP Unila Dr. Sumarti, M.Hum. yang didampingi Ketua Program Studi Bahasa Daerah Lampung Drs. Iqbal Hilal, M.Pd. dan empat dosen lainnya.

Dalam pengarahannya, Dr. Sumarti mengingatkan kepada para mahasiswa untuk menjaga diri dan nama baik almamater selama melaksanakan program KKL ini. Dia juga mendoakan perjalanan KKL yang akan berlangsung selama 10 hari ini berlangsung lancar dan tanpa hambatan.

“Hati-hati selama perjalanan KKL ini, jaga diri dan bersikaplah yang baik selama perjalanan. Dan jangan lupa selalu jaga nama baik almamater kita, Universitas Lampung. Saya turut berdoa semoga perjalanan kalian lancar dan tanpa kendala, selamat sampai kembali ke rumah masing-masing,” pesan Dr. Sumarti.

Selain itu, dia juga mengucapkan terima kasih kepada Biro Jasa Perjalanan Al Saki Tour yang telah bertanggung jawab melaksanakan perjalanan yang sempat tertunda. Menurutnya terlaksananya perjalanan ini merupakan bentuk komitmen Al Saki Tour terhadap kontrak yang telah disepakati sekaligus menjadi bukti jika Al Saki Tour memang bertanggung jawab.

“Pada kesempatan ini, saya juga mengucapkan terima kasih kepada Direktur Al Saki Tour, Ahmad Thohamudin yang telah melaksanakan tanggung jawabnya dengan melaksanakan perjalanan sesuai dengan komitmen dan kontrak yang telah disepakati. Kita semua patut bersyukur sebab perjalanan KKL yang sebelumnya sempat tertunda hari ini bisa kita laksanakan. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih,” ungkapnya.

Terkait berita yang viral di media massa bahwa perjalanan KKL yang seharusnya dilaksanakan pada 29 Oktober 2014 batal karena pihak Biro Perjalanan menggelapkan sejumlah dana, sehingga dilaporkan ke polisi bahkan sampai konferensi pers, salah satu dosen pendamping, Marzius Insani, S.Pd., M.Pd. secara tegas mengatakan bahwa informasi tersebut tidak benar.

Kepada media ini dia menjelaskan sejak awal (jadwal keberangkatan awal, 29 Oktober, red) pihak Al Saki Tour sudah menunjukkan tanggung jawabnya untuk melaksanakan perjalanan. Hal tersebut, ucapnya dibuktikan pada malam 29 Oktober Al Saki Tour ada tiga bus standby di FKIP Unila dan siap berangkat. Namun karena ada beberapa kendala, keberangkatan tidak bisa dilaksanakan.

“Beberapa waktu lalu media-media memberitakan Direktur Al Saki Tour Pak Ahmad ini menggelapkan sejumlah uang, padahal sejak awal Pak Ahmad ini bertanggung jawab atas perjalanan ini. Sampai jelang keberangkatan pada malam 29 Oktober, Pak Ahmad ini sudah mengupayakan tiga mobil stay di FKIP pada waktu itu. Namun, karena beberapa hal ini tidak terlaksana (pemberangkatan, red) sehingga terjadi pemberitaan yang simpang siur,” beber Marzius.

“Intinya sejak awal sampai hari ini, Pak Ahmad ini bertanggung jawab,” ucapnya.

Dia juga mengungkapkan perjalanan KKL ini dilaksanakan selama 10 hari dengan tujuan Jakarta, Bali, Bromo, Yogyakarta dan Bandung lalu kembali ke Lampung.

Koordinator KKL dari pihak mahasiswa, Dira Saputra mengungkapkan sebelumnya perjalanan ini dijadwalkan pada 29 Oktober 2024, tapi karena terkendala dari pihak Biro, sehingga terpaksa ditunda. Namun, ucap Dira, saat ini pihak Biro telah melaksanakan semua kewajiban dan telah memenuhi hak-hak mahasiswa.

“Sore ini kami akan berangkat ke Bali yang sebelumnya sempat tertunda, karena terkendala dari pihak Biro. Alhamdulillah pihak Biro sudah memberikan semua hak-hak kami sehingga sore ini kami akan berangkat,” ujar Dira.

“Terkait pemberitaan adanya penggelapan dan penipuan oleh pihak Biro itu tidak ada, yang ada adalah beberapa kendala yang dialami pihak Biro sehingga perjalanan terpaksa di tunda sampai 15 November hari ini. Sore ini kami berangkat ke Bali dan kembali ke Lampung 24 November, jadi tidak ada lagi permasalahan atau kasus, semua sudah selesai,” ujar mahasiswa Prodi Bahasa Lampung Angkatan Tahun 2022 ini gamblang.

Sementara itu, di lokasi yang sama Direktur PT Al Saki Tour Ahmad Thohamudin mengakui perjalanan ini sempat tertunda dari jadwal yang direncanakan sebelumnya karena terkendala beberapa hal. Dia mengaku bersyukur perjalanan ini bisa dilaksanakan.

“Perjalanan ini memang sempat tertunda karena terkendala beberapa hal. Tentu saja kami sangat menyesalkan sampai terjadi penundaan, tapi kami menganggap hal tersebut sebagai sebuah pembelajaran bagi kami untuk lebih berhati-hati dan selalu waspada,” ungkap Ahmad. (Red)

Pj. Gubernur Lampung Buka MTQ Ke-51 Tingkat Provinsi, Dorong Penguatan Ukhuwah dan Kebersamaan Jelang Pilkada 2024

Bandar Lampung – Pj. Gubernur Lampung, Samsudin, membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-51 Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2024, di Lapangan Korpri Kantor Gubernur, Selasa (12/11/2024).

Pj. Gubernur Samsudin mengatakan bahwa Musabaqah Tilawatil Qur’an yang rutin dilaksanakan merupakan salah satu instrumen penting dalam pengembangan syiar Islam dan ikhtiar untuk mengagungkan kalam Ilahi, meneguhkan kesucian-Nya, memperkuat keimanan, dan memperluas fungsi pembelajaran bagi umat Islam. Kehadiran MTQ diharapkan dapat menjadi momentum umat Islam menambah kecintaannya pada Al-Qur’an.

Sebagai sebuah kompetisi, Pj. Gubernur berharap, MTQ ke-51 tingkat Provinsi Lampung ini dapat menjadi ajang untuk berlomba-lomba dalam kebaikan dan menjadi momen pembinaan kafilah, khususnya qori/qoriah, hafiz/hafizah serta peserta MTQ di berbagai cabang yang berasal dari 15 Kabupaten/Kota.

Pj. Gubernur selanjutnya mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat ukhuwah, baik ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama umat Islam), ukhuwah Wathaniyah (persaudaraan kebangsaan), maupun ukhuwah Basyariyah (persaudaraan kemanusiaan).

“Ini sangat penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan, khususnya di tengah-tengah keberagaman yang ada di Provinsi Lampung,” ujar Pj. Gubernur.

Jelang Pilkada pada tanggal 27 November 2024 mendatang, Pj. Gubernur mengajak masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan persaudaraan, meskipun memiliki pilihan politik yang berbeda.

“Mari kita wujudkan suasana yang harmonis dan produktif di tengah masyarakat, sehingga kita dapat menciptakan Pilkada yang aman, damai, dan penuh semangat demokrasi,” pungkas Pj. Gubernur.

Plt. Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Lampung, M. Firsada, melaporkan bahwa MTQ ke-51 tingkat Provinsi Lampung ini berlangsung pada 11-18 November 2024,diikuti oleh 606 peserta serta 140 Dewan Pengawas dan Dewan Hakim.

M. Firsada mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah berupaya secara maksimal mensukseskan pelaksanaan MTQ ke-51 tingkat Provinsi Lampung

“Terimakasih atas koordinasi, sinkronisasi, kolaborasi serta kerja kerasnya. Semoga MTQ ke-51 berjalan dengan sukses dan kita semua mendapatkan pahala yang setimpal,” ucap M. Firsada. (ADV)

Pemerintah Kota Bandarlampung Akan Terapkan Sekolah Ramah Sampah

Bandarlampung – Pemerintah Kota Bandarlampung berkomitmen untuk segera menerapkan konsep sekolah ramah sampah di lingkungan pendidikan kota ini, dengan mengusung prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R).

Pelaksana Tugas Asisten III Pemkot Bandarlampung, Ahmad Husna, menyatakan bahwa sekolah ramah sampah dapat menjadi langkah nyata dari lingkungan pendidikan yang dapat ditularkan ke keluarga siswa.

“Diharapkan, para siswa dapat membawa kesadaran tentang pentingnya pengelolaan sampah ke rumah mereka dan berbagi informasi kepada keluarga,” katanya pada Jumat di Bandarlampung.

Ahmad Husna menambahkan, pemilahan sampah dengan metode 3R di sekolah diharapkan dapat mengurangi limbah hingga 45 persen. “Dengan memilah sampah menjadi organik dan nonorganik, sekolah dapat mengelola sampah dengan cara yang lebih ramah lingkungan.

Sampah organik dapat diolah menjadi pupuk, sedangkan sampah nonorganik dapat didaur ulang,” ujar Husna.

Ia juga menekankan pentingnya kesepakatan bersama dalam pengelolaan sampah di sekolah agar siswa turut serta dalam menjaga lingkungan sekitar.

Pemkot Bandarlampung bekerja sama dengan Dinas Pendidikan yang telah menunjukkan komitmennya untuk melakukan pemilahan dan pengelolaan sampah di masing-masing sekolah.

“Budaya memilah sampah harus ditanamkan sejak dini, dengan berbagai kegiatan yang mendukung program sekolah ramah sampah. Ini penting agar siswa memahami peran mereka dalam menjaga kebersihan lingkungan,” jelas Husna.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa Kota Bandarlampung, sebagai kota besar, menghasilkan sampah yang mencapai 800 hingga 1.000 ton per hari.

Dengan adanya program Sekolah Ramah Sampah, diharapkan dapat membantu mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) Bakung.

“Kami berharap program ini dapat mendukung upaya mengurangi limbah di kota ini dan membentuk kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang lebih baik,” tutupnya.

Pemkot Bandar Lampung Raih Penghargaan Kepatuhan Pelayanan Publik Tertinggi

BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Kota Bandar Lampung berhasil meraih predikat kepatuhan tertinggi dalam penyelenggaraan layanan publik.…

FKIP Unila Gelar Sertifikasi Kompetensi Skema Desainer Multimedia Muda 11 November 2024

Bandar Lampung, FKIP Unila – Dalam upaya meningkatkan kompetensi dosen FKIP Unila menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi yang ditujukan kepada dosen muda (11/11). Turut hadir dalam acara, jajaran pimpinan, direktur Utama PT Kharisma Lumbung Ilmu dan para peserta yang merupakan dosen muda di Lingkungan FKIP Unila. Acara berlangsung secara daring pada tanggal 11-12 November 2024 dan diikuti oleh dosen muda FKIP Unila yang belum memiliki sertifikat kompetensi/profesi. Kegiatan ini merupakan aktualisasi kerjasama antara FKIP Unila dengan PT Kharisma Lumbung Ilmu (Kalungi).

Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Dr. Albet Maydiantoro, menekankan pentingnya kegiatan ini dalam membangun sumber daya manusia yang kompeten dan dapat berkontribusi meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. “Selain menjalankan kewajiban tri dharma, dosen juga dihimbau untuk memiliki kompetensi tambahan dibuktikan dengan adanya sertifikasi yang diakui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)”, jelasnya (11/11).

Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi pada kesempatan ini mengusung Skema Desainer Multimedia Muda. Pemilihan skema ini didasarkan atas tantangan perubahan dan kebutuhan terhadap multimedia yang terus meningkat seiring dengan perkembangan teknologi dan transformasi digital. Sehingga, dosen dapat produktif dengan berbagai media dan teknologi untuk mewujudkan konsep dan ide yang mendukung dalam kegiatan pengajaran, penelitian, maupun pengabdian masyarakat.

Pelatihan dan sertifikasi kompetensi Skema Desainer Multimedia Muda bukan hanya kebutuhan, tetapi kewajiban dalam meningkatkan mutu pendidikan. Langkah ini mendukung pengembangan profesional dosen, institusi, dan keberhasilan mahasiswa belajar.

Pemkot Bandar Lampung Sosialisasi Agar Warga Tidak Bangun di Bantaran Sungai

Bandarlampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus melakukan langkah-langkah persuasif guna mencegah terjadinya banjir dengan mengedukasi warga tentang pentingnya menjaga kawasan bantaran sungai. Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan, menyampaikan bahwa permasalahan banjir terjadi karena volume air yang masuk ke kota lebih besar dibandingkan dengan kapasitas saluran drainase untuk mengalirkannya. Oleh karena itu, normalisasi sungai menjadi prioritas utama untuk memperbaiki aliran air keluar dari kota.

Pemkot juga secara konsisten mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, yang dapat menghambat saluran air dan berpotensi memicu banjir. Sosialisasi tersebut juga mencakup ajakan untuk membuat sumur resapan dan lubang biopori di lingkungan permukiman. Menurut Iwan, targetnya adalah membangun 20 ribu lubang biopori atau sekitar seribu titik per kecamatan untuk meningkatkan serapan air tanah, sehingga potensi banjir dapat berkurang.

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemkot Bandar Lampung juga turut melakukan perbaikan rutin terhadap saluran drainase, termasuk memperlebar dan meninggikan saluran drainase di titik-titik rawan banjir. Untuk itu, sosialisasi dilakukan melalui camat dan lurah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak membangun di bantaran sungai yang dapat menghambat aliran air. “Kami mengedukasi secara persuasif warga yang sudah terlanjur membangun di bantaran sungai agar bersedia merenovasi bangunannya tanpa menghalangi aliran air,” tegas Iwan.

Namun, tantangan besar tetap dihadapi Pemkot dan pihak terkait, seperti Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, yang mengakui adanya kesulitan dalam melakukan normalisasi sungai karena banyaknya permukiman yang telah berdiri di sepanjang bantaran sungai. Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Roy Panagom Pardede, menjelaskan bahwa normalisasi sungai di beberapa wilayah, seperti Sukamaju, Keteguhan, dan Way Kandis, telah dilakukan, namun proses tersebut terhambat oleh adanya permukiman yang sulit diakses dengan alat berat.

Roy juga menambahkan bahwa di wilayah Keteguhan, lebar saluran sungai yang seharusnya mencapai 4 hingga 5 meter kini menyempit menjadi kurang dari 1 meter, sehingga memperburuk kondisi aliran air dan menjadi kendala besar bagi upaya normalisasi. Meski demikian, Pemkot Bandar Lampung tetap berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan berbagai kebijakan persuasif, dan jika tidak berhasil, kebijakan yang lebih tegas akan diterapkan demi kebaikan masyarakat luas.

Pemerintah Kota Bandarlampung Lakukan Perbaikan Trotoar Melalui Dinas PU

Bandarlampung – Pemerintah Kota Bandarlampung tengah melakukan perbaikan trotoar di dua ruas jalan protokol dengan tujuan utama menciptakan infrastruktur yang ramah bagi penyandang disabilitas. “Kami sedang memperbaiki trotoar di Jalan Diponegoro, Kecamatan Teluk Betung Utara, dan Jalan Ikan Hiu, Teluk Betung Selatan,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bandarlampung, Dedi Sutiyoso, Kamis lalu.

Perbaikan ini dimaksudkan untuk menggantikan trotoar yang telah rusak serta menyediakan fasilitas yang lebih aman dan nyaman. “Trotoar di dua lokasi tersebut sudah banyak yang rusak, terutama keramiknya. Karena itu, perbaikan ini memang sudah sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur,” lanjut Dedi.

Lebih lanjut, Dedi menjelaskan bahwa peremajaan trotoar ini akan mengutamakan kenyamanan bagi pejalan kaki, termasuk penyandang disabilitas. Trotoar yang diperbaiki akan dibangun menggunakan bahan khusus yang memiliki ketebalan hampir 2 cm dan dirancang agar tidak licin. “Lebar trotoar yang direnovasi antara 1,5 hingga 1,6 meter dengan ketebalan keramik hampir 2 cm, sehingga aman untuk pejalan kaki,” ujarnya.

Selain itu, untuk mempermudah penyandang tunanetra, trotoar baru ini juga akan dilengkapi dengan guiding block atau ubin pemandu berwarna kuning. Ubin pemandu ini memiliki tekstur khusus yang bisa dirasakan melalui sentuhan kaki atau tongkat, sehingga memudahkan tunanetra untuk berjalan dengan menggunakan alat bantu. “Guiding block ini akan sangat membantu tunanetra agar dapat berjalan dengan lebih aman dan lancar,” tambahnya.

Dedi juga mengungkapkan bahwa anggaran yang dialokasikan untuk perbaikan trotoar di kedua ruas jalan tersebut mencapai Rp5 miliar. “Selain itu, pemerintah juga berencana untuk memperbaiki trotoar lainnya yang sudah mulai rusak di Bandarlampung secara bertahap. Salah satunya adalah trotoar di Jalan Ikan Bawal, Kecamatan Teluk Betung Selatan, yang belum memiliki trotoar,” jelasnya.

Pemerintah Kota Bandar Lampung Identifikasi Beberapa Kelurahan Yang Rentan Ketahanan Pangan

Bandarlampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, melalui Dinas Pangan, telah merampungkan penyusunan, pemutakhiran, dan analisis Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (FSVA) untuk tahun 2024. Berdasarkan hasil tersebut, tercatat ada delapan kelurahan yang masuk kategori rentan terhadap ketahanan pangan.

Menurut Ichwan, dari delapan kelurahan tersebut, tujuh di antaranya berada pada prioritas ketiga atau rentan sedang, sementara satu kelurahan lainnya berada di prioritas kedua atau agak rentan. Kelurahan yang masuk dalam daftar ini meliputi Sukarame II, Panjang Selatan, Karang Maritim, Way Lunik, Bumi Kedamaian, Kedaung, Sukamenanti Baru, Way Gubak (prioritas kedua), serta Way Laga.

Ichwan menyebutkan, jumlah kelurahan yang rentan tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menjelaskan bahwa hal tersebut dipengaruhi oleh perubahan indikator dalam proses penilaian. “Indikator ketersediaan pangan tidak selalu berhubungan langsung dengan batas administrasi wilayah. Sebagai contoh, Kedaung tergolong agak rentan karena minimnya jumlah warung di wilayah tersebut. Meski demikian, akses ke warung di kelurahan terdekat tetap mudah dijangkau,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ichwan mengungkapkan rencana untuk mengusulkan kepada pemerintah pusat agar indikator ketersediaan pangan tidak hanya mengacu pada batas administrasi wilayah. Hal ini dinilai penting terutama di wilayah perkotaan seperti Bandar Lampung, yang memiliki jarak antar-kelurahan relatif dekat. Ia menekankan perlunya penyesuaian indikator agar lebih relevan dengan kondisi nyata di lapangan.

Analisis FSVA ini menjadi landasan penting bagi Pemkot Bandar Lampung dalam merumuskan kebijakan dan langkah strategis untuk meningkatkan ketahanan pangan di wilayah-wilayah prioritas. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memantau dan mengupayakan perbaikan di kelurahan yang termasuk dalam kategori rentan.

Pjs. Walikota Bandar Lampung Budhi Darmawan Gelar Upacara Hari Pahlawan 2024

BANDAR LAMPUNG — Pjs. Walikota Bandar Lampung Budhi Darmawan, ST, MT, mengelar upacara hari pahlawan nasional,…

Memperingati Hari Pahlawan, Dr. Ryzal Perdana: Perjuangan Kita Belum Berakhir, Kompak Bersatu

BANDAR LAMPUNG – Memperingati hari pahlawan 2024 yang jatuh tanggal 10 November setiap tahunnya, menjadikan di tanggal ini menjadi momentum refleksi diri agar kedepannya menjadi lebih baik dan bermanfaat untuk Indonesia, hal itu disampaikan oleh Dr. Ryzal Perdana selaku Ketua Dewan Pengurus YP Unila.

Dr Ryzal mengatakan bahwa di momentum tanggal 10 November ini, merupakan momentum bersejarah untuk Bangsa Indonesia, dikarenakan di tanggal 10 ini, adalah hari Pahlawan, yang mana kita mengenang jasa-jasa pahlawan yang telah berjuang untuk negara Indonesia melawan penjajah.

“Teladani pahlawanmu, cintai negerimu, Indonesia dan generasi bangsa harus bangga terhadap budaya, produk dan kebhinekaan negara Indonesia, ini adalah aset kita yang harus dipertahankan,” kata Dr Ryzal.

Lanjut kata Dr Ryzal, dahulu para pahlawan Indonesia melawan penjajah, namun untuk saat ini, perjuangan kita masih panjang dan bahkan lebih berat, karena di era modern saat ini, musuh kita adalah bangsa kita sendiri, teknologi dan budaya asing yang terus datang ke Indonesia.

“Perjuangan kita belum berakhir, mari kita kompakan barisab agar kita bersatu dan tidak terkontaminasi dari budaya asing dan cintailah produk dan budaya Indonesia, sebagai bentuk perjuangan kita untuk Indonesia,” papar dia.

Sebagaimana informasi Tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan secara serentak sejak tahun 1959 yang tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 dan ditandatangani oleh Presiden Soekarno. (Red)

Siswi MAN 2 Bandar Lampung Raih Gelar Puteri Ekowisata Intelegensi Indonesia

Bandar Lampung – Siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bandar Lampung, Tourine Shabira Amira, siswi kelas…

Muhammad Iqbal Keluarkan Single Terbarunya Berjudul ‘Katakan Saja’

BANDAR LAMPUNG — Musisi dan penulis lagu Muhammad Iqbal kembali hadir dengan karya terbaru. Setelah beberapa bulan vakum berkarya di musik, kali ini M. Iqbal merilis sebuah single berjudul ‘Katakan Saja’, yang siap menyapa penggemar musik Tanah Air.

Single ini dirilis pada awal bulan November 2024, mengusung tema tentang kejujuran dalam hubungan. Dalam judul ‘Katakan Saja’, Iqbal atau yang biasa dikenal Iqbal Melayu mengajak pendengarnya untuk tidak ragu mengungkapkan perasaan yang selama ini terpendam. Lirik yang lugas dan emosional dipadu dengan melodi yang menenangkan, membuat lagu ini terasa begitu menyentuh hati.

M. Iqbal, yang dikenal dengan vokalnya yang khas dan kemampuannya menulis lagu-lagu yang mudah diterima pendengar, menjelaskan bahwa, ‘Katakan Saja’ adalah hasil refleksi pribadi tentang pentingnya komunikasi yang terbuka dalam suatu hubungan. Lagu ini, menurutnya, juga ingin mengingatkan orang-orang untuk tidak takut jujur, baik dalam cinta maupun kehidupan sehari-hari.

“Lagu ini sangat personal bagi saya. Saya berharap bisa berbicara kepada mereka yang mungkin merasa sulit untuk mengungkapkan perasaan atau menyatakan apa yang ada di hati,” ujar M. Iqbal dihadapan wartawan pada hari Sabtu (9/11/24).

‘Katakan Saja’ dipadukan dengan aransemennya yang sederhana namun elegan, menonjolkan kekuatan lirik dan vokal. Lagu ini juga sudah mendapat sambutan positif dari penggemar yang telah lama menantikan karya terbaru dari M. Iqbal.

Selain itu, Ia juga berencana untuk ikut tampil dibeberapa konser kecil di Kota Bandar Lampung sebagai bagian dari promo lagu terbarunya.

Dengan perilisan single ini, M. Iqbal kembali membuktikan bahwa meskipun jarang muncul di panggung musik, kualitas dan dedikasinya terhadap musik tidak pernah luntur. ‘Katakan Saja’ menjadi bukti, bahwa meskipun sudah lama absen, ia masih memiliki daya tarik yang kuat di dunia musik Tanah Air. [Je]

Pemerintah Kota Bandar Lampung Menghimbau Kepada Masyarakat Dalam Rangka Hari Pahlawan 10 November 2024

BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Kota Bandar Lampung menghimbau kepada masyarakat Kota Bandar Lampung, dalam rangka memperingati…

Mengajar Dosen Tamu: Integrasi Artificial Intelligence dalam Pendidikan Kimia

BANDAR LAMPUNG – Selasa, 5 November 2024, Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan kegiatan “Mengajar Dosen Tamu” dengan tema “Integrasi Artificial Intelligence dalam Pendidikan Kimia”. Acara ini menghadirkan narasumber ahli, Dr. Munzil, S.Pd., M.Si., dari Jurusan Kimia Universitas Negeri Malang, yang berbagi wawasan mengenai peran dan penerapan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pembelajaran kimia.

Acara ini dibuka oleh Ketua Jurusan PMIPA FKIP Unila yang diwakili oleh Sekretaris Jurusan, Dr. Dina Maulina, M.Si. Dalam sambutannya, Dr. Dina menyampaikan harapan bahwa kehadiran Dr. Munzil dapat memberikan wawasan baru dan menginspirasi dosen serta mahasiswa untuk lebih mengoptimalkan teknologi dalam proses pembelajaran. Menurutnya, pemanfaatan AI akan semakin penting dalam dunia pendidikan, khususnya dalam bidang kimia, untuk memudahkan pemahaman dan mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif.

Ketua Program Studi S1 Pendidikan Kimia, Dr. M. Setyarini, M.Si., juga memberikan sambutan yang hangat. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan menyambut baik kegiatan seperti ini yang melibatkan ahli dari universitas lain. Menurutnya, kolaborasi akademis ini diharapkan dapat memperkaya perspektif dan keterampilan baik bagi dosen maupun mahasiswa dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.

Acara ini dilaksanakan secara hybrid, baik daring melalui Zoom Meeting maupun secara luring di kampus FKIP Unila, dengan diikuti oleh seluruh dosen dan mahasiswa FKIP Unila, serta terbuka untuk umum. Moderator acara, Dr. Bayu Saputra, S.Pd., M.Pd., Dosen Pendidikan Kimia Jurusan PMIPA FKIP Unila, mengarahkan jalannya diskusi dan memastikan peserta mendapatkan pemahaman mendalam tentang materi yang disampaikan.

Acara “Mengajar Dosen Tamu” ini juga menyoroti berbagai aplikasi AI yang relevan dalam pembelajaran kimia. Dr. Munzil menjelaskan bagaimana teknologi AI dapat digunakan untuk menganalisis data eksperimen secara lebih efisien, mendukung visualisasi konsep kimia kompleks, serta menyediakan umpan balik otomatis pada latihan atau kuis yang diberikan kepada mahasiswa.

Lebih jauh lagi, dalam diskusi tersebut, Dr. Munzil membahas tantangan serta etika penggunaan AI dalam pendidikan. Meskipun AI menawarkan berbagai manfaat, penggunaannya dalam pendidikan harus tetap mempertimbangkan aspek etika dan kualitas interaksi manusia. Teknologi tidak sepenuhnya menggantikan peran pendidik, namun berfungsi sebagai alat pendukung yang memperkaya pengalaman belajar.

Dalam sesi tanya jawab, beberapa mahasiswa dan dosen tertarik mendiskusikan potensi AI untuk mengurangi beban administrasi dan membantu dosen dalam menilai hasil belajar. Dr. Munzil menjelaskan bahwa AI dapat digunakan untuk mengoreksi tugas atau kuis berbasis pilihan ganda dan menyediakan umpan balik otomatis. Dosen juga dapat memanfaatkan sistem AI untuk menganalisis tingkat pemahaman kelas terhadap materi, sehingga materi yang kurang dipahami dapat dibahas lebih mendalam.

Kegiatan ini berjalan lancar dan interaktif, di mana peserta aktif berpartisipasi dalam sesi tanya jawab dengan Dr. Munzil. Melalui diskusi ini, peserta mendapatkan wawasan baru mengenai bagaimana AI dapat diintegrasikan dalam pembelajaran kimia untuk meningkatkan efektivitas pengajaran dan pembelajaran serta wawasan bahwa AI bukan hanya alat tambahan, tetapi juga sebagai rekan dalam pengajaran, yang memperkaya proses pembelajaran.

Melalui acara ini, diharapkan para dosen dan mahasiswa dapat lebih siap mengintegrasikan teknologi AI secara bijak dalam pembelajaran kimia, menciptakan proses pengajaran yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan generasi muda di era digital.*

Pemerintah Kota Bandarlampung Akan Bahas Anggaran Program Makan Bergizi Gratis

Bandarlampung – Pemkot Bandar Lampung mulai merencanakan anggaran untuk program makan bergizi gratis yang digagas oleh pemerintah pusat.

Pj Wali Kota Bandar Lampung, Budhi Darmawan, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan pembahasan dengan DPRD terkait alokasi anggaran untuk program tersebut.

“Saat ini, Pemkot Bandar Lampung bersama DPRD tengah membahas APBD untuk tahun 2025, termasuk program makan bergizi gratis bagi anak-anak sekolah,” ujar Budhi pada Jumat (8/11/2024).

Ia menambahkan, program ini akan mulai berjalan secara bertahap dengan harapan dapat terlaksana dengan baik di Bandar Lampung.

Program makan bergizi gratis ini merupakan bagian dari inisiatif pemerintah pusat untuk mendukung tumbuh kembang pelajar dan meningkatkan konsentrasi belajar mereka.

Beberapa daerah di Indonesia sudah mulai mengimplementasikan program ini, dan Pemkot Bandar Lampung berencana untuk melaksanakannya pada tahun depan.

Budhi Darmawan menegaskan bahwa makanan yang disediakan akan memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.

“Kami akan memastikan makanan yang disediakan sesuai dengan standar yang ada,” katanya.

Pembahasan anggaran program ini diperkirakan akan selesai dalam waktu dekat, dengan kesepakatan antara Pemkot dan DPRD mengenai jumlah anggaran yang diperlukan.

“Setelah kesepakatan anggaran tercapai, kami berharap program ini dapat diterapkan pada tahun 2025,” tambah Budhi.

Selain tujuan meningkatkan kesehatan dan kecerdasan generasi muda, program ini juga bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada pangan impor dengan memaksimalkan potensi pertanian lokal.

Budhi berharap program makan bergizi gratis ini bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah di Bandar Lampung.

Beredar Video Seorang Pemuda Asal Teluk Betung Diduga Meminta Sumbangan di Sendang Asri, Kabupaten Lampung Tengah, Ini Penjelasan Kades

LAMPUNG TENGAH – Beredarnya video di media sosial, seorang laki-laki muda yang diduga meminta sumbangan atau bantuan yang mengatasnamakan kepentingan pribadi di desa sendang asri, Kabupaten Lampung Tengah sempat menjadi sorotan publik.

Seorang lelaki muda tersebut di ketahui berinisial AB (40), salah satu warga Kelurahan Teluk Betung, Kota Bandar Lampung.

Terkait viralnya video tersebut, pihak AB dan keluarga merasa sangat keberatan karena wajah dari AB tidak di blur, sehingga menimbulkan beban sosial bagi AB beserta keluarga. Dan keluarga berharap adanya klarifikasi dari Kepala Desa Sendang Asri.

Dede S. Ardi selaku Kepala Desa menerangkan melalui klarifikasinya pada awak media, rabu 06/11/2024, saat di temui di Kantor Desa Sendang Asri, Kabupaten Lampung Tengah yang secara bersamaan hadir Firmansyah selaku kakak kandung (keluarga) dari AB.

Dede menceritakan kronologi terjadinya peristiwa tersebut, “Pada hari senin siang tanggal 4/11/2024, saya mendapatkan laporan dari warga, bahwa ada seseorang yang meminta-minta. Kemudian saya memerintahkan petugas desa (linmas) untuk membawa orang tersebut ke kantor desa,” ucapnya.*

“Sesampainya di kantor desa, saya menanyakan identitasnya, karena saya selaku kepala desa merasa khawatir tentang keamanan di desa, karena orang ini bukan warga dari daerah kami. Maka saya tidak memperkenankan orang tersebut berada di desa kami, ” urai dede.

Masih kata dede, “Terkait video, saya tidak bermaksud memviralkan, merendahkan, melecehkan AB ataupun keluarga, dan saya pun tidak sama sekali menyebut keluarga dari AB, video tersebut saya buat bertujuan untuk masyarakat saya sendiri agar lebih waspada, ” jelas Dede.

“Dalam hal ini, saya selaku kepala desa sendang asri dan atas nama pribadi memohon maaf apabila perihal terjadinya peristiwa tersebut menimbulkan rasa kurang nyaman untuk AB dan keluarga.” Pungkasnya.

Di tempat yang sama Firmansyah selaku keluarga dari AB menerima permohonan maaf dari Dede (Kades). Demikian pula Firmansyah menyampaikan, “Saya juga menyampaikan permohonan maaf apabila peristiwa ini sudah menimbulkan kegaduhan, khususnya di desa sendang asri,” Tutup Firman. (asep)

Mengajar Dosen Tamu: Integrasi Artificial Intelligence dalam Pendidikan Kimia

BANDAR LAMPUNG – Pada hari Selasa, 5 November 2024, Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan kegiatan “Mengajar Dosen Tamu” dengan tema “Integrasi Artificial Intelligence dalam Pendidikan Kimia”. Acara ini menghadirkan narasumber ahli, Dr. Munzil, S.Pd., M.Si., dari Jurusan Kimia Universitas Negeri Malang, yang berbagi wawasan mengenai peran dan penerapan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pembelajaran kimia.

Acara ini dibuka oleh Ketua Jurusan PMIPA FKIP Unila yang diwakili oleh Sekretaris Jurusan, Dr. Dina Maulina, M.Si. Dalam sambutannya, Dr. Dina menyampaikan harapan bahwa kehadiran Dr. Munzil dapat memberikan wawasan baru dan menginspirasi dosen serta mahasiswa untuk lebih mengoptimalkan teknologi dalam proses pembelajaran. Menurutnya, pemanfaatan AI akan semakin penting dalam dunia pendidikan, khususnya dalam bidang kimia, untuk memudahkan pemahaman dan mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif.

Ketua Program Studi S1 Pendidikan Kimia, Dr. M. Setyarini, M.Si., juga memberikan sambutan yang hangat. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan menyambut baik kegiatan seperti ini yang melibatkan ahli dari universitas lain. Menurutnya, kolaborasi akademis ini diharapkan dapat memperkaya perspektif dan keterampilan baik bagi dosen maupun mahasiswa dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.

Acara ini dilaksanakan secara hybrid, baik daring melalui Zoom Meeting maupun secara luring di kampus FKIP Unila, dengan diikuti oleh seluruh dosen dan mahasiswa FKIP Unila, serta terbuka untuk umum. Moderator acara, Dr. Bayu Saputra, S.Pd., M.Pd., Dosen Pendidikan Kimia Jurusan PMIPA FKIP Unila, mengarahkan jalannya diskusi dan memastikan peserta mendapatkan pemahaman mendalam tentang materi yang disampaikan.

Acara “Mengajar Dosen Tamu” ini juga menyoroti berbagai aplikasi AI yang relevan dalam pembelajaran kimia. Dr. Munzil menjelaskan bagaimana teknologi AI dapat digunakan untuk menganalisis data eksperimen secara lebih efisien, mendukung visualisasi konsep kimia kompleks, serta menyediakan umpan balik otomatis pada latihan atau kuis yang diberikan kepada mahasiswa.

Lebih jauh lagi, dalam diskusi tersebut, Dr. Munzil membahas tantangan serta etika penggunaan AI dalam pendidikan. Meskipun AI menawarkan berbagai manfaat, penggunaannya dalam pendidikan harus tetap mempertimbangkan aspek etika dan kualitas interaksi manusia. Teknologi tidak sepenuhnya menggantikan peran pendidik, namun berfungsi sebagai alat pendukung yang memperkaya pengalaman belajar.

Dalam sesi tanya jawab, beberapa mahasiswa dan dosen tertarik mendiskusikan potensi AI untuk mengurangi beban administrasi dan membantu dosen dalam menilai hasil belajar. Dr. Munzil menjelaskan bahwa AI dapat digunakan untuk mengoreksi tugas atau kuis berbasis pilihan ganda dan menyediakan umpan balik otomatis. Dosen juga dapat memanfaatkan sistem AI untuk menganalisis tingkat pemahaman kelas terhadap materi, sehingga materi yang kurang dipahami dapat dibahas lebih mendalam.

Kegiatan ini berjalan lancar dan interaktif, di mana peserta aktif berpartisipasi dalam sesi tanya jawab dengan Dr. Munzil. Melalui diskusi ini, peserta mendapatkan wawasan baru mengenai bagaimana AI dapat diintegrasikan dalam pembelajaran kimia untuk meningkatkan efektivitas pengajaran dan pembelajaran serta wawasan bahwa AI bukan hanya alat tambahan, tetapi juga sebagai rekan dalam pengajaran, yang memperkaya proses pembelajaran.

Melalui acara ini, diharapkan para dosen dan mahasiswa dapat lebih siap mengintegrasikan teknologi AI secara bijak dalam pembelajaran kimia, menciptakan proses pengajaran yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan generasi muda di era digital.

PJ Wali Kota Bandarlampung Himbau Para Orang Tua Agar Lebih Aktif Memantau Anak-Anaknya

Bandarlampung – Penjabat Sementara (Pj) Wali Kota Bandarlampung, Budhi Darmawan, mengajak para orang tua untuk lebih aktif memantau pergerakan anak-anak mereka guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.”Peran orang tua sangat penting agar anak-anak kitaterlindungi, seperti dari kasus pencabulan.Orang tua harus selalu memperhatikan gerak-gerik anak-anak,” ujar Budhi saat ditemui di Bandarlampung.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung, lanjut Budhi, berupaya mencegah kasus pencabulan di lingkungan pendidikan dengan meningkatkan pengawasan terhadap para siswa. Ia menegaskan telah meminta Dinas Pendidikan untuk memastikan para guru lebih memperhatikan murid-murid mereka.

“Kami juga akan membentuk tim untuk memberikan sosialisasi guna mencegah tindakan tidak senonoh oleh oknum yang tidak bertanggung jawab di ranah pendidikan,” jelas Budhi.

Ia menambahkan, pengawasan akan diperketat dengan melibatkan Inspektorat dan Dinas Pendidikan agar kejadian serupa dapat dicegah di sekolah.

Terkait kasus pencabulan yang melibatkan seorang guru agama berinisial F (27) terhadap anak di bawah umur, Budhi menyampaikan bahwa Pemkot Bandarlampung akan berkoordinasi dengan kepolisian serta memberikan pendampingan kepada korban melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Dinas PPA).

“Kami akan mendampingi korban agar merasa terlindungi, dan berharap kejadian seperti ini tidak lagi terjadi di lingkungan pendidikan di kota ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik, mengungkapkan bahwa tersangka yang merupakan seorang guru sekolah dasar swasta di Bandarlampung telah resmi ditahan di Mapolresta Bandarlampung.

Kasus pencabulan yang dilakukan oleh F kepada muridnya diketahui telah terjadi sebanyak tiga kali, dengan insiden pertama pada 20 September 2024.

Budhi menekankan pentingnya peran semua pihak, termasuk pemerintah, guru, dan orang tua, untuk menjaga lingkungan pendidikan tetap aman dan kondusif bagi para siswa.

“Semoga langkah-langkah pencegahan ini dapat menciptakan rasa aman bagi anak-anak kita,” tutupnya.