Seorang Pemuda Diduga ODGJ Ini Menjadi Momok Menakutkan Bagi Warga Kelurahan Sukarame 2

BANDAR LAMPUNG – Beberapa hari terakhir ini, warga Lingkungan I dan II, Kelurahan Sukarame 2, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung diresahkan dengan adanya seorang pemuda yang diduga ODGJ [Orang Dengan Gangguan Jiwa] menenteng [membawa] 2 kantong plastik besar berisi barang-barang bekas yang masyarakat pun tidak mengetahui darimana asal-usul pemuda tersebut. Jumat [6/8/24].

Keberadaan pemuda yang mengenakan kopiah [peci] putih dan dress koko krem diduga ODGJ tersebut terlihat sesekali berteriak-teriak dan menjadi bulan-bulanan candaan anak-anak sekitar, tentu ada kekhawatiran bagi warga jika si pemuda yang terlihat sering bertingkah aneh itu mengeluarkan amarahnya.

Salah satu warga yang merasa takut terhadap gelagat pemuda tersebut, SA [27] mengatakan ia sangat ketakutan ketika si pemuda memaksa masuk kedalam rumahnya.

“Entah orang itu darimana, tiba-tiba datang dan dia [ODGJ] minta sesuatu trus maksa untuk masuk ke dalam rumah. Walau sudah saya kunci, tapi dia tetep memaksa masuk, dan duduk di teras depan, ya saya jadi takut!,” tuturnya.

Warga lainnya SE [52] berharap kepada instansi terkait, dalam hal ini Dinas Sosial Kota Bandar Lampung dapat mengatasi dan mengevakuasi pemuda yang mengaku dari kampung Kebon Sawo tersebut dari bullying anak-anak, serta dirawat dan ditempatkan ditempat yang layak. [Je]

Wali Kota Bandarlampung Sampaikan Perang UMKM Sangat Penting Di Bandarlampung

Bandarlampung – Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, menekankan pentingnya peran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam mendukung perekonomian di kota ini.

Menurut Eva, UMKM berkontribusi besar dalam menyerap tenaga kerja sehingga mampu menurunkan angka pengangguran.

“Peranan UMKM ini sangat penting dalam kegiatan ekonomi di Bandarlampung, karena mampu menyerap tenaga kerja sehingga angka pengangguran berkurang di kota ini,” ujar Eva Dwiana pada Jumat (5/9) di Bandarlampung.

Sebagai upaya mendukung keberlanjutan UMKM, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung terus berkomitmen memberikan perhatian khusus agar pelaku usaha kecil dapat mandiri dan meningkatkan kualitas produk mereka.

Eva berharap produk-produk UMKM di Bandarlampung dapat bersaing tidak hanya di pasar lokal tetapi juga di pasar internasional.

Pemerintah Kota juga telah meluncurkan sejumlah program untuk memberdayakan UMKM. Di antaranya, fasilitas pinjaman modal tanpa bunga, pelatihan khusus bagi pelaku usaha kecil, serta penyediaan lokasi usaha dan tempat pengemasan produk.

“Kami sudah ada program pinjaman modal tanpa bunga, dan memberikan pelatihan kepada pelaku usaha kecil menengah. Pemkot juga menyediakan tempat kemasan dan menyediakan lokasi berjualan bagi pelaku UMKM,” kata Eva.

Sebagai apresiasi atas upaya Pemkot Bandarlampung dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan UMKM, Eva Dwiana menerima penghargaan Satyalancana Wira Karya dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM).

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki pada puncak peringatan Hari UMKM Nasional di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (5/9).

“Saya ucapkan terima kasih kepada Kementerian Koperasi dan UKM yang telah memberikan penghargaan ini. Capaian ini saya persembahkan bagi seluruh masyarakat Kota Bandarlampung, yang telah peduli kepada UMKM,” ungkap Eva.

Penghargaan Satyalancana Wira Karya merupakan tanda kehormatan dari Pemerintah Republik Indonesia bagi individu yang memberikan darma bakti besar kepada negara dan menjadi teladan bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Bandarlampung Berikan Rp. 1,2 Miliar Untuk Rumah Ibadah

Bandarlampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung menunjukkan perhatian besar terhadap kerukunan umat beragama dengan memberikan bantuan senilai Rp1,2 miliar kepada 22 rumah ibadah di kota tersebut.

Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, menjelaskan bahwa bantuan ini mencakup masjid, mushola, gereja, dan vihara yang telah terdata sebelumnya, terutama saat kunjungan wisata rohani pada Bulan Ramadhan.

“Bantuan ini adalah wujud perhatian kami kepada semua agama di kota ini,” ujar Eva Dwiana di Bandarlampung, Kamis. Ia menegaskan bahwa sebagai ibu kota Provinsi Lampung, Bandarlampung memiliki tanggung jawab untuk mengayomi seluruh keberagaman suku dan agama warganya. Salah satu upaya menjaga harmoni itu diwujudkan dengan mendukung rumah-rumah ibadah demi meningkatkan kerukunan umat.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat digunakan dengan sebaik-baiknya oleh pengurus rumah ibadah untuk kepentingan umat. Menurutnya, langkah ini tidak hanya mendukung kebutuhan fisik rumah ibadah, tetapi juga menguatkan rasa toleransi antarumat beragama. “Kami ingin memastikan tidak ada lagi gesekan-gesekan antarumat di kota ini,” kata dia.

Eva juga mengajak masyarakat untuk membuktikan bahwa Bandarlampung, sebagai pusat provinsi, mampu menjadi contoh toleransi yang kuat. Kerukunan antarumat beragama, menurutnya, menjadi fondasi penting dalam menciptakan suasana harmonis di tengah keberagaman kota ini.

Dengan semangat ini, Pemkot Bandarlampung berharap kerukunan umat terus terjaga dan tercipta hubungan yang saling menghormati di antara komunitas agama. Eva menambahkan, “Mari kita tunjukkan bahwa toleransi di kota ini berjalan dengan baik dan kerukunan agama dapat menjadi kebanggaan kita bersama.”

Pemkot Bandar Lampung Lantik 7 Kepala OPD, Berikut Nama-Namanya

Bandarlampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung resmi melantik 26 pejabat, yang terdiri dari pimpinan tinggi pratama, administrator, hingga pengawas di lingkungan pemerintah setempat. Pelantikan tersebut berlangsung pada Selasa, 3 September 2024, di Gedung Semergou.

Pelantikan ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan, yang bertindak mewakili Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana. Dalam sambutannya, Iwan Gunawan mengingatkan para pejabat yang baru dilantik untuk menjunjung tinggi profesionalisme, tanggung jawab, serta kedisiplinan dalam melaksanakan tugas. Ia juga meminta mereka segera menyesuaikan diri dengan tugas baru dan memahami tugas pokok serta fungsi masing-masing.

Dari 26 pejabat yang dilantik, tujuh di antaranya menjabat sebagai Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Berikut adalah nama-nama Kepala OPD yang baru dilantik:

1. Desti Mega Putri sebagai Kepala Dinas Pendapatan Daerah.

2. Desi Sutioso sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum.

3. Rizki Agung Arisanto sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

4. Rikardo sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan.

5. Muhaimin sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga.

6. Dedeh Ernawati sebagai Kepala Dinas Perindustrian.

7. Ikhwan Aji Wibowo sebagai Kepala Dinas Pangan.

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bandar Lampung, Lelawati, menjelaskan bahwa pelantikan ini merupakan hasil seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) yang sudah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Menurut Lelawati, semua pejabat yang dilantik telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Iwan Gunawan menekankan bahwa pelantikan ini diharapkan mampu memperkuat kinerja pemerintah Kota Bandar Lampung dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Jadikan ini sebagai momen untuk berkontribusi lebih baik lagi kepada Kota Bandar Lampung,” ujar Iwan dalam sambutannya.

Rotasi Jabatan Pemkot Bandar Lampung, Dedi Sutioso Kadis PU, Muhaimin Jabat Kadispora

BANDAR LAMPUNG – Pemerintahan Kota Bandar Lampung mengalami perubahan hal ini ialah hasil dari open bidingg.…

Dinasker Kota Bandarlampung Mengusulkan Pembangunan Budi Latihan Kerja (BLK)

Bandarlampung – Pemerintah Kota Bandarlampung melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) telah mengusulkan pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) pada tahun 2025 untuk mengurangi angka pengangguran di kota ini. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Disnaker Kota Bandarlampung, Bahril, pada Selasa (3/12).

“Kami telah mengajukan usulan pembangunan BLK guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) agar mereka siap diterima di dunia kerja atau bahkan mampu membuka usaha sendiri,” ungkap Bahril.

Ia menjelaskan, BLK yang direncanakan tersebut akan menyediakan berbagai macam pelatihan seperti otomotif, tata rias, komputer, hingga menjahit. Selain itu, peralatan pelatihan telah tersedia, dan kini pihaknya hanya menunggu tempat untuk pelaksanaan pelatihan tersebut.

“Semua perlengkapan sudah lengkap. Kami hanya membutuhkan tempat yang sesuai untuk mendukung pelaksanaan pelatihan ini,” katanya.

Bahril juga menambahkan, program BLK ini nantinya akan terafiliasi dengan berbagai perusahaan, terutama di sektor jasa seperti perhotelan, sehingga diharapkan para peserta pelatihan dapat lebih mudah mendapatkan pekerjaan setelah lulus dari pelatihan tersebut.

“Kami berharap pembangunan BLK dapat terealisasi pada tahun 2025, tetapi tentu saja ini bergantung pada ketersediaan anggaran. Kami sudah mengajukannya kepada pimpinan,” tambahnya.

Selain mengusulkan BLK, Disnaker juga berupaya mengurangi angka pencari kerja melalui laman Siap Kerja. Platform tersebut memfasilitasi pertemuan antara perusahaan dengan pencari kerja. “Kami terus mensosialisasikan dan mempermudah proses rekrutmen melalui website Siap Kerja,” ujar Bahril.

Berdasarkan data Disnaker Kota Bandarlampung hingga Agustus 2024, tercatat sebanyak 2.731 orang terdaftar sebagai pencari kerja. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari lulusan sekolah atau perguruan tinggi hingga mereka yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Dengan berbagai upaya ini, kami optimis dapat menekan angka pengangguran di Bandarlampung,” tutupnya.

Polisi Identifikasi Penemuan Mayat di Lahan Kosong Belakang SPBU Kemiling

Bandar Lampung – Polsek Kemiling dan Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Bandar Lampung mendatangi penemuan jasad seorang laki laki di sebuah lahan kosong di belakang SPBU, Jalan Cik Ditiro, Kelurahan Beringin Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung.

Hasil identifikasi, diketahui Korban bernama Rimin (87), warga Kelurahan Beringin Raya, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung.

Kapolsek Kemiling Iptu Sutomo membenarkan perihal penemuan mayat di lahan kosong tersebut.

“Setelah mendapatkan infomasi dari masyarakat, kami langsung mendatangi lokasi tersebut” Kata Kapolsek Kemiling Iptu Sutomo, Selasa (13/8/2024).

Saat di TKP, Petugas mendapati tali melingkar di leher korban.

“Dugaan sementara korban ini bunuh diri, namun masih kita dalami” ucap Sutomo.

Pihak keluarga sendiri pernah mendengar jika korban berencana untuk bunuh diri.

“Pihak keluarga terakhir kali bertemu dengan korban, pada Minggu (11/6/2024)” Jelas Sutomo.

Peristiwa penemuan mayat ini pertama kali diketahui oleh Edi (35), yang saat itu sedang mencari rumput di lokasi tersebut, pada Selasa (13/8/2024) sekira pukul 15.30 Wib, kemudian Edi (35) memberitahu Sarmidi (50) dan Sugeng (27), pegawai sebuah SPBU yang dekat dengan lokasi ditemukannya korban.

“Saksi Edi saat itu melihat jasad korban dalam posisi tidur terlentang, berada di bawah pohon, dengan tali tambang dilehernya” Kata Sutomo.

Setelah petugas melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), kemudian korban Rimin (87) dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Lampung.(*)

Perkumpulan PJT Siap Menangkan Bung Iqbal Ardiansyah di Pilwalkot Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG – Dukungan kepada bakal calon walikota Bandar Lampung terus mengalir. Kali ini giliran Perkumpulan Perantau Jawa Tengah (PJT) siap menangkan Bung Iqbal Ardiansyah di pilwalkot Bandar Lampung 27 November mendatang.

Hal itu disampaikan ketua PJT Bandar Lampung, Eko Yunita, pada Selasa, (13/8/2024).

“Kami PPJT Balam di bawah kepemimpinan saya siap menangkan Bung Iqbal Walikota Bandar Lampung,” ujar dia.

Ia menyatakan, bahwa pihaknya siap mensosialisasikan Bung Iqbal kepada masyarakat di seluruh penjuruh Kota Tapis Berseri itu.

“Kami memiliki ribuan anggota, yang tersebar di seluruh kecamatan di kota Bandar Lampung, kami siap turun kelapisan masyarakat untuk kemenangan bung Iqbal,” ujarnya.

Karena menurutnya, Bung Iqbal sosok pemimpin masa depan, visioner, anak muda yang berenergi, dan berwawasan luas. Serta, beliau juga seorang ketua KNPI Lampung, itulah yang menjadi pertimbangan PJT mendukungnya.

“Kami bukan hanya mendukung, tetapi juga menyerap tujuan dari bung Iqbal mencalonkan diri menjadi walikota Bandar Lampung, dan kami menyetujui visi misinya terhadap Bandar Lampung kedepannya,” jelas dia.

Eko juga menyebutkan bahwa, pihaknya sudah membuat agenda, untuk mensosialisasikan Bung Iqbal dilapisan masyarakat.

“Setiap minggu kita selalu bertemu, dan menyusun strategi dan memberikan edukasi kepada seluruh anggota di kecamatan untuk turun ke lapisan masyarakat ditempatnya masing-masing untuk kemenangan Bung Iqbal,” bebernya.

Pada kesempatan itu, Eko juga mengharapkan calon walikota Bandar Lampung bung Iqbal Ardiansyah dapat menyelesaikan permasalah yang ada di Bandar Lampung

“Itu harapan yang baik. Memiliki pemimpin yang fokus pada solusi untuk masalah lokal sangat penting untuk kemajuan kota,” kata dia.

Menurut Eko, Bung Iqbal memiliki tujuan yang sangat positif. Mensejahterakan masyarakat diberbagai aspek, seperti peningkatan ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik.

“Semoga calon walikota Bung Iqbal dapat merumuskan kebijakan yang efektif untuk mencapai tujuan tersebut.Memang, meningkatkan kesejahteraan masyarakat adalah tantangan besar, terutama jika banyak warga yang masih belum merasakan manfaat dari pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.

“Fokus pada pengembangan UMKM, pendidikan, dan akses kesehatan bisa menjadi langkah awal yang baik. Semoga kepemimpinan yang baru dapat membawa perubahan positif dan membantu memperbaiki kondisi di Bandar Lampung,” tutupnya.

Atas dasar itu, ia pun mengajak parpol secara objektif dapat memberikan dukungan dan mengusung Iqbal Ardiansyah sebagai calon walikota untuk memenangkan kontestasi Pilkada 2024 di ibukota Provinsi Lampung. (Red)

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana Buka Porcam Kecamatan Way Halim Harapkan Atlet Baru Juara 

BANDAR LAMPUNG — Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana membuka Pekan Olahraga Kecamatan (Porcam) dan sekaligus…

Relawan Desak Parpol Usung Iqbal Ardiansyah di Pilwakot Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG – Dukungan kepada bakal calon walikota Bandar Lampung Iqbal Ardiansyah terus mengalir dari para relawan. Sekitar 15 hari menjelang pendaftaran pasangan calon kepala daerah di KPU justru membuat para relawan semakin gencar memberikan dukungan agar Bung Iqbal Ardiansyah mendapat rekomendasi partai untuk berlayar pada Pilwakot Bandar Lampung 2024.

Sekelompok relawan satu persatu merapatkan barisan untuk memenangkan Iqbal Ardiansyah, Sabtu, 10 Agustus 2024. Mereka mengunjungi posko pemenangan bakal calon walikota Bandar Lampung di Kelurahan Korpri Raya.

Mereka menegaskan dukungan dan kesiapannya untuk membantu kemenangan. Mereka berharap partai memberikan dukungan agar Bung Iqbal dapat mengikuti kontestasi. Pasalnya, mereka yakin Bung Iqbal dapat memenangkan kontestasi lantaran dapat memberikan perubahan.

“Kita yakin bung Iqbal dapat memenangkan kontestasi Pilwakot Bandar Lampung. Kita berharap Iqbal dapat diusung partai dan sosok ini yang diharapkan masyarakat Bandar Lampung,” tegas perwakilan relawan.

Dalam sambutannya, Bung Iqbal menyampaikan terima kasih atas kunjungan para relawan.

Dalam pertemuan ini terjadi diskusi dan bincang santai untuk mengawal dan memenangkan pemilihan calon walikota Bandar Lampung untuk Bung Iqbal. (Red)