Apdesi Teluk Pandan, Perlu Di Reorganisasi, Sesuai Harapan Bupati Pesawaran
LAMPUNG7NEWS, Teluk Pandan | Beberapa kepala desa yang ada di Kecamatan Teluk Pandan menghendaki adanya reorganisasi di tubuh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi). Sebab, sejak adanya gejolak politik pemilihan kepala daerah beberapa bulan lalu wadah kepala desa seperti mati suri. Jika saja tidak hidupkan kembali sudah tentu tidak mengindahkan harapan Bupati Pesawaran, H. Dendi Ramadhona K, ST saat Halal Bihalal dengan seluruh kepala desa di rumah dinasnya. Senin (11/07) lalu.
Perlunya reorganisasib di tubuh Apdesi Kecamatan Teluk Pandan ini juga di ungkapkan Kepala Desa Cilimus, A. Yani. Menurutnya, sejak ia menjabat kepala desa wadah ini jarang sekali melakukan pertemuan untuk kemajuan Apdesi.
“Apdesi Teluk Pandan ini perlu di reorganisasi, supaya kita dapat aktif dan sejajar dengan kecamatan lain,” ujar Kades Cilimus ini.
Hal serupa juga di ungkapkan Kepala Desa Hanura, Chodry Cahyadi. Menurutnya, kepengurus Apdesi di Teluk Pandan ini sangatlah perlu di reorganisasi. Sebab, sejak Pilkada lalu wadah ini seperti mati suri dan tidak pernah melakukan rapat ataupun yang lainnya.
“Sejak pilkada lalu, Apdesi ini ada dua kubu. Jadi seperti ada tarik menarik dalam kebijakan. Dan untuk Apdesi Teluk Pandan ini belum memiliki SK yang sah,” tambah Chodri.
Keterangan serupa juga di ungkapkan Kepala Desa Hurun, Aminudin dan Sidodadi, Minan. Kepala Desa Sidodadi ini mengakui jika Apdesi ini seperti mati suri dan tidak pertemuan ada agenda pertemuan.
“Ya kita akui memang Apdesi ini tidak pernah ada pertemuan. Tapi kita akan melakukan pertemuan dulu dan bertemu dengan para kades untuk musyawarah demi kemajuan Apdesi ini,” ungkap Minan.
Sementara, menurut Aminudin dalam waktu dekat akan di adakan arisan bulanan Apdesi Teluk Pandan di kediamannya. Di saat arisan nanti, ia akan membicarakan permasalahan dan kemajuan Apdesi ini.
“Semua Kades saya undang. Di acara arisan nanti, saya akan menerangkan kepada semua anggota Apdesi apakah perlu di adakannya reorganisasi. Nanti juga saya akan bicara, untuk kemajuan Apdesi tidak perlu ada Senior dan Junior, yang penting dia mampu untuk memimpin Apdesi kenapa tidak,” terang Kepala Desa Hurun ini.
Camat Teluk Pandan, Firdaus SH., saat dihubungi mengenai dihidupkannya kembali Apdesi sangat mengapresiasi. Sebab, menurutnya hal ini sesuai harapan Bupati beberapa waktu lalu di rumah dinasnya.
“Pada prinsipnya Apdesi harus turut berpartisipasi dan peran aktif dalam menunjang pembangunan Pesawaran. Kalo memang rekan-rekan kepala desa mau reorganisasi kenapa mesti tidak,” pungkasnya.
Dari pantauan di lapangan, Apdesi Teluk Pandan, hanya ada beberapa kali saja mengadakan pertemuan arisan bulanan. Itupun tidak semua kepala desa hadir dalam acara arisan ini sejak Pilkada Bupati Pesawaran di helat pada 9 Desember tahun lalu.
Bahkan, Bupati Pesawaran sudah berkali-kali menjelaskan,
“Mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Pesawaran ini. Kita lupakan tanggal sembilan desember. Tidak ada lagi bahasa ini orang Dendi atau orang ini orang itu,” ujar Bupati saat Halal Bihala beberapa waktu lalu.
[su_button icon=”icon: send-o”]BERITA LAINNYA :[/su_button]
[su_posts posts_per_page=”6″ tax_term=”253,14″ tax_operator=”1″ order=”desc” orderby=”rand”][su_posts posts_per_page=”5″ tax_term=”9″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”][button href=”https://lampung7news.co.id/category/lampung/pesawaran/” icon=”” rounded=”btn-box” size=”btn-lg” style=”btn-default” target=”_blank”]Klik Pesawaran[/button][/su_posts]