PENGGUNA NARKOBA, LAMPUNG PERINGKAT 10 NASIONAL
[espro-slider id=17074]
[su_animate type=”lightSpeedIn” delay=”2″][highlight style=”red”]LAMPUNG7NEWS[/highlight][/su_animate]
Metro | Wakil Walikota Metro Djohan selaku Ketua Badan Nasional Narkotika Kota (BNNK) Metro, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Penyuluhan Pencegahan Peredaran/Penggunaan Minuman Keras dan Narkoba Di Gedung Centrum Sinode GKSBS Kota Metro, Selasa (19/4/2016).
Turut hadir Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Metro Deddy Fryady Ramli, perwakilan dari Polres Kota Metro, Perwakilan Dinas Kesehatan Kota Metro, Camat dan Lurah se Kota Metro, Satker Terkait, Ketua FPLA Kota Metro, Kepsek SMA/SMK dan guru pendamping se-Kota Metro serta peserta penyuluhan.
Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Metro Deddy Fryady Ramli selaku Ketua Pelaksana Kegiatan dalam laporannya mengatakan Tema dari kegiatan ini adalah ‘Peran Serta Masyarakat dan Pelajar Kota Metro Dalam Gerakan Bersama Menyelamatkan Generasi Muda Kota Metro Dari Bahaya Miras dan Narkoba Untuk Menyongsong Indonesia Emas 2045’. Maksud dan tujuan dari penyuluhan ini yakni untuk mencegah terjadinya peredaran/penggunaan miras dan narkoba, meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat khususnya generasi muda tentang dampak dan resiko bahaya miras dan narkoba, dan meningkatkan peran serta masyarakat dan pelajar untuk ikut mengawasi dan memerangi penggunaan/peredaran miras dan narkoba di wilayah Kota Metro.
“Penyuluhan ini diikuti oleh 250 peserta yang terdiri dari aparatur Kecamatan, Kelurahan, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama, pengurus FPLA Kota Metro, dan perwakilan pelajar SMA & SMK Negeri/Swasta se-Kota Metro. Dari 19-20 April 2016, dengan narasumber terdiri dari unsur Kapolres Kota Metro, Kadis Kesehatan Kota Metro, BNK Kota Metro, Kepala Kantor Kesbangpol Kota Metro,” ucap Deddy Ramli.
Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN), jumlah pengguna narkoba di Indonesia tiap tahun terus meningkat. Tercatat pada tahun 2007 sebanyak 81.702 pelajar di lingkungan SD, SMP, dan SMA menggunakan narkoba. Di Lampung sendiri tercatat peringkat 10 besar pengguna narkoba tingkat nasional, dan berada di peringkat 3 untuk pulau Sumatera.
Dalam sambutannya Djohan menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan harapan dapat menambah wawasan bahayanya penyalahgunaan narkoba serta menumbuhkembangkan kesadaran dan menyamakan persepsi mengenai pentingnya upaya-upaya yang komprehensif untuk menanggulangi dan memberantas peredaran Miras dan Narkoba khususnya di Kota Metro.
“Saya minta kepada seluruh peserta penyuluhan untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya dan kedepan mampu berperan lebih baik dalam membantu pemerintah dan aparat keamanan, dalam menanggulangi serta memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kota Metro demi mewujudkan visi Kota Metro sebagai Kota Pendidikan dan Wisata Keluarga Berbasis Ekonomi Kerakyatan Berlandaskan Pembangunan Partisipatif,” ujar Djohan.
Kemudian dilanjutkan dengan Ekspose dari Djohan selaku Ketua BNNK Metro terkait mengenai Kedudukan, Tugas dan Fungsi, dan Struktur Kepengurusan BNNK Metro, serta mengenai pengetahuan dari jenis narkoba dan dampak/gejala dari bahaya penyalahgunaan narkoba dan miras.
| Baca Juga
Artikel | Kisah | Kesehatan | Pertambangan & Energi
Pertanian & Perikanan | Organisasi | Sosial
Handphone | Komputer | Mesin | Unik Langka
Lalu Lintas | Bola | Sport
| Berita Pilihan
[su_posts posts_per_page=”5″ tax_term=”10″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”][su_posts posts_per_page=”5″ tax_term=”9″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”][button href=”https://lampung7news.co.id/category/lampung/pesawaran/” icon=”” rounded=”btn-box” size=”btn-lg” style=”btn-default” target=”_blank”]Klik Pesawaran[/button][/su_posts]