Polres Lampung Timur Kembali Aktifkan Kampung Tangguh Bebas dari Narkoba di Jabung

LAMPUNG TIMUR – Kasatresnarkoba Polres Lampung Timur, IPTU Hendra Abdurahman, bersama Tim Satgas Analisis dan Kajian Pencegahan Polres Lampung Timur, telah menggelar pengaktifan kembali program Kampung Tangguh Bebas dari Narkoba di Desa Negara Saka, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur. Jum’at (8/11/24).

Acara ini dilaksanakan di Posko Terpadu Kampung Tangguh Bebas dari Narkoba di desa tersebut, sebagai upaya memperkuat peran masyarakat dalam memerangi bahaya narkoba di lingkungannya.

Kapolres Lampung Timur diwakili Kasat Res Narkoba IPTU Hendra Abdurahman menyampaikan bahwa langkah ini diambil karena adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba yang menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Program Kampung Tangguh Bebas dari Narkoba bertujuan menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari peredaran narkoba, serta menggalang partisipasi warga untuk turut serta dalam pengawasan dan pelaporan aktivitas mencurigakan terkait narkoba.

Dalam sambutannya, IPTU Hendra menekankan pentingnya peran serta semua pihak dalam mengatasi permasalahan narkoba yang semakin kompleks. Ia juga menjelaskan bahwa program ini tidak hanya fokus pada pencegahan, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat melalui edukasi dan penyuluhan. “Kampung Tangguh Bebas dari Narkoba adalah wujud dari upaya bersama antara Polres Lampung Timur dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang kondusif,” ujarnya.

Kegiatan ini meliputi penyuluhan kepada warga mengenai dampak buruk narkoba, serta cara-cara sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mencegah peredaran narkoba di lingkungannya. Tim Satgas juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya melaporkan aktivitas yang mencurigakan kepada pihak berwenang sebagai langkah preventif yang efektif.

Selain itu, Posko Terpadu yang diaktifkan kembali ini akan menjadi pusat informasi dan edukasi bagi masyarakat Desa Negara Saka. Warga dapat berkonsultasi dan mendapatkan pengetahuan seputar bahaya narkoba, serta cara-cara melindungi keluarga mereka dari ancaman narkoba. Diharapkan, dengan adanya posko ini, warga akan merasa lebih termotivasi untuk menjaga kampung mereka tetap bersih dari narkoba.

Program ini disambut baik oleh masyarakat, yang berharap program ini dapat berjalan secara berkelanjutan. Warga Desa Negara Saka menunjukkan komitmen untuk bekerjasama dengan Polres Lampung Timur dalam menjaga desa mereka dari ancaman narkoba dan menjadikan kampung mereka sebagai contoh bagi desa lainnya di Kabupaten Lampung Timur.

Melalui Kampung Tangguh Bebas dari Narkoba, IPTU Hendra Abdurahman dan Polres Lampung Timur bertekad memberdayakan masyarakat untuk menciptakan perubahan nyata, dimulai dari lingkungan terdekat mereka.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh BNNK Lamtim, Camat Jabung, Danramil Jabung, Kapolsek Jabung, Kepala Desa Negara Saka Kab Lampung Timur dan Tokoh Masyarakat Jabung. (Susan)

Satresnarkoba Polres Metro Amankan Seorang Pria Asal Lamteng Usai Beli Narkoba

METRO — Satuan Reserse Narkoba Polres Metro telah berhasil mengamankan seorang pria berinisial RJ (44) yang merupakan warga Lampung Tengah, yang diduga terlibat dalam kepemilikan narkotika jenis sabu.

Kapolres Metro AKBP Heri Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.I.K melalui Kasat Narkoba AKP Henur Muhammad, S.H., M.H mengatakan penangkapan tersebut dilakukan oleh Sat Narkoba Polres Metro pada hari Jum’at tanggal 08 November 2024 sekira jam 20:00 Wib di halaman parkir rumah makan Ayam Desa yang berada di Jl. AH Nasution Kel. Yosodadi Kec. Metro Timur Kota Metro.

Dirinya juga mengatakan bahwa penangkapan tersebut dilakukan setelah personil Sat Narkoba melakukan serangkaian penyelidikan.

“saat kami melakukan penggeledahan terhadap badan atau pakaian dan tempat sekitar terlapor ditemukan barang berupa 1 (satu) lembar plastik klip bening berukuran kecil berisi butiran kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,20 gram,” ucapnya.

Atas tindakannya, RJ (44) dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polres Metro untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

Dengan penangkapan ini, Kapolres Metro mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan dari peredaran narkoba serta segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitarnya. (Susan)

Sambut Hari Pahlawan: PLN Lampung Dorong Pengarusutamaan Gender melalui Workshop Srikandi PLN Berdaya dan Berkarya Untuk Negeri

Bandar Lampung, 07 November 2024 – PT PLN (Persero) terus mendorong keterlibatan perempuan dalam pengembangan perusahaan, PLN pun terus membuka kesempatan bagi perempuan untuk mengembangkan potensi dan karirnya dan berkomitmen penuh untuk meningkatkan kapasitas sekaligus menciptakan ruang pengembangan diri untuk seluruh pegawai perempuan PLN di seluruh Indonesia melalui wadah tim gugus tugas Srikandi yang di bentuk sejak tahun 2021.

Srikandi PLN UID Lampung mengambil momentum Hari Pahlawan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri agar semakin berdaya melalui workshop Srikandi Berdaya dan Berkarya untuk Negeri pada hari kamis, 07/11 lalu.

Turut didukung oleh General Manager UID Lampung Muhammad Joharifin, program ini bertujuan untuk menginspirasi karyawati PLN agar lebih berprestasi dan berperan aktif dalam pembangunan bangsa khususnya di sektor distribusi kelistrikan di Provinsi Lampung.

“Kami sangat mendukung pengarusutamaan gender, dengan memberikan kesempatan karir yang sama bagi para karyawan maupun karyawati, juga memberikan iklim kerja yang kondusif bagi semua dalam upaya kami melayani pelanggan dan menyediakan pelayanan Listrik yang handal kepada masyarakat” Papar Joharifin.

Forum Konsultasi Publik: MPR RI dan Universitas Lampung Gelar Sarasehan Kehumasan Evaluasi Layanan Publik

Bandar Lampung, 8 November 2024 – MPR RI bekerja sama dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) mengadakan kegiatan Forum Konsultasi Publik: Sarasehan Kehumasan dengan tema “Evaluasi Terhadap Efektivitas Layanan Penerimaan Delegasi dan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) sebagai Aspek Pelayanan terhadap Publik di Lingkungan Sekretariat Jenderal MPR RI”.

Acara yang dihadiri oleh 100 mahasiswa FKIP Unila ini berlangsung di Ballroom Radisson Hotel, Bandar Lampung, dengan tujuan untuk mengevaluasi efektivitas layanan publik serta meningkatkan pemahaman mahasiswa dalam pelayanan informasi dan dokumentasi.

Kegiatan dimulai pukul 08.45 WIB dengan sambutan dari Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FKIP Unila, Hermi Yanzi, S.Pd., M.Pd., yang menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan pemerintahan. Hermi menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami dinamika pelayanan publik dan informasi di Indonesia.

“Melalui acara ini, mahasiswa dapat memperoleh wawasan langsung mengenai tantangan dan strategi peningkatan layanan publik,” ungkapnya.

Sambutan dilanjutkan oleh Plt. Sekjen MPR RI, Siti Fauziah, SE., MM., yang sekaligus membuka acara secara resmi. Dalam sambutannya, Siti Fauziah menegaskan komitmen MPR RI dalam mewujudkan pelayanan publik yang transparan, cepat, dan responsif.

“Melalui evaluasi terhadap PPID, kami berupaya meningkatkan aksesibilitas informasi publik agar dapat dinikmati oleh masyarakat luas, sekaligus mendukung penguatan kapasitas kelembagaan dan layanan yang prima,” ujar Siti Fauziah.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber kompeten dari MPR RI, yaitu Yenita Revi, S.E., Kepala Subbagian Hubungan antar Lembaga, dan Djarot Widiarto, S.H., Kepala Subbagian Pembaritaan dan Layanan Informasi. Dari pihak Universitas Lampung, hadir Dr. Yunisca Nurmalisa, M.Pd., Ketua Program Studi PPKn FKIP Unila, yang memberikan perspektif akademis mengenai pentingnya pengelolaan informasi dan dokumentasi dalam lingkup pemerintahan.

Para narasumber menyampaikan materi tentang peran PPID dalam mendukung layanan informasi yang baik kepada masyarakat, prosedur pengelolaan informasi publik, serta tantangan yang dihadapi dalam implementasi layanan ini. Dr. Yunisca menyampaikan bahwa keterbukaan informasi dan kemudahan akses merupakan bagian penting dari prinsip demokrasi yang perlu diwujudkan dalam setiap lembaga pemerintah.

Kegiatan evaluasi ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana layanan PPID dan penerimaan delegasi di Sekretariat Jenderal MPR RI berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip pelayanan publik yang baik.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam proses layanan agar dapat ditingkatkan di masa depan.
Hasil evaluasi menunjukkan berbagai pencapaian positif, seperti peningkatan kecepatan proses layanan delegasi dan peningkatan aksesibilitas informasi publik melalui penggunaan saluran digital yang lebih mudah diakses oleh masyarakat.

Hal ini diharapkan dapat memperkuat kelembagaan di lingkungan Sekretariat Jenderal MPR RI dan Unila, yang secara konsisten berupaya meningkatkan kualitas pelayanan informasi dan dokumentasi.
Acara ini diakhiri dengan diskusi interaktif antara narasumber dan peserta yang turut menggali lebih dalam peran PPID dalam memberikan pelayanan informasi secara efektif. Para mahasiswa FKIP Unila yang hadir juga diajak untuk mengembangkan soft skill dan integritas mereka dalam menghadapi tantangan di dunia kerja, terutama dalam pengelolaan layanan informasi.

Siti Fauziah menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mendukung pelayanan publik yang lebih baik di masa mendatang.

“Semoga sinergi ini dapat berlanjut dan memberikan manfaat yang besar, tidak hanya bagi MPR RI dan Unila, tetapi juga bagi masyarakat secara luas,” tutup Siti Fauziah. *

LPPM Gelar Seminar Mental Health Tingkatkan Kualitas Kerja

BANDAR LAMPUNG – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Lampung (Unila) menggelar seminar mental…

PJ Gubernur Sumut Lakukan Rotasi, Akademisi: Langkah Tepat Pembaruan Birokrasi dan Tingkatkan Kinerja

MEDAN – PJ Gubernur Sumatera Utara, Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si melakukan rotasi dan pengisian jabatan yang kosong dilingkungan Pemerintah Porivinsi Sumatera Utara. Pelantikan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Ir. Arief S Trinugroho M.T, Jum’at (8/11/2024).

Kebijakan dan pelantikan ini mendapat apresiasi dari akademisi yang melihat langkah tersebut sebagai upaya pembaruan dalam tubuh birokrasi provinsi. Rotasi ini diharapkan mampu mempercepat peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat Sumut.

Menurut Dekan Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara Dr. Hatta Ridho MSP, langkah ini merupakan strategi yang tidak hanya menjaga keseimbangan birokrasi tetapi juga memberikan penyegaran kepada pejabat terkait. “Pak Fatoni memahami betul bahwa untuk mencapai tujuan pembangunan yang optimal, dibutuhkan tim yang solid dan siap bekerja dengan inovasi. Rotasi ini adalah langkah cerdas untuk mendorong efektivitas kinerja,” kata Ridho.

*Perkuat Struktur untuk Hadapi Tantangan*

Lebih lanjut, Dr. Hatta Ridho menambahkan bahwa rotasi dan pelantikan tersebut sangat relevan, terutama dalam menjawab tantangan pemerintahan yang semakin kompleks dan tuntutan masyarakat yang makin tinggi.

“Seorang pemimpin tidak bisa hanya mengandalkan strategi lama. Dengan adanya rotasi, birokrasi menjadi lebih dinamis dan siap menjawab berbagai masalah dengan solusi yang inovatif dan adaptif,” ujarnya.

Dilain kesempatan Drs. Heri Kusmanto MA, Ph.D juga mengapresiasi langkah tersebut selain sebagai upaya penyegaran dalam tubuh birokrasi provinsi. Langkah ini bukanlah sekadar mutasi, tetapi sebuah penyegaran yang diperlukan bagi semua lini pemerintahan. Ia menegaskan bahwa langkah ini harus dilihat sebagai upaya konstruktif untuk menjaga stabilitas dan efisiensi pemerintahan di Sumatera Utara. “Bagi pejabat yang beradaptasi di posisi baru, ini adalah kesempatan untuk membuktikan kemampuan dan komitmen mereka kepada masyarakat,” tambahnya.

**Langkah Ini Memiliki Dampak Jangka Panjang**

Sekretaris Doktoral Studi Pembangunan Universitas Sumatera Utara juga menyoroti pentingnya langkah Pj Gubernur Sumatera Utara Agus Fatoni untuk menjaga kredibilitas pemerintah provinsi. Menurutnya, upaya ini akan memberikan dampak jangka panjang bagi pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

“Rotasi bukan sekadar memindahkan jabatan, tetapi membangun kepercayaan publik bahwa pemerintahan terus berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat. Fatoni telah menunjukkan keberanian dan komitmen untuk melakukan pembaruan, meski terkadang tidak semua pihak akan merasa senang dengan keputusan ini,” tuturnya.

Langkah rotasi ini diharapkan menjadi pondasi yang kuat bagi pemerintahan Sumatera Utara untuk berkembang lebih baik lagi. Pandangan Drs. Heri Kusmanto MA, PhD sebagai akademisi yang independen, menjadi sebuah pengingat bahwa kepemimpinan yang efektif tidak takut membuat keputusan yang berani demi masa depan yang lebih baik.

Dengan adanya berbagai tantangan yang mengiringi kebijakan ini, publik diharapkan dapat melihat keputusan ini sebagai langkah positif dan bukti nyata untuk meningkatkan inovasi dan kinerja organisasi, dalam membawa perubahan untuk Sumatera Utara. (Susan)

FKIP Universitas Lampung Adakan Pelatihan Motivasi dan Budaya Kerja untuk Tenaga Kependidikan Lampung

BANDAR LAMPUNG, 4 November 2024 – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan pelatihan motivasi dan budaya kerja bagi tenaga kependidikan di Kyriad M2 Hotel, Lampung. Pelatihan ini dihadiri oleh Sub Koordinator Bagian Kepegawaian FKIP, Astiti Handayani, S.Si., serta para tenaga kependidikan FKIP Unila. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan motivasi sekaligus memperkuat budaya kerja positif di lingkungan FKIP.

Dalam sambutan pembuka, Astiti Handayani, S.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dan mengingatkan pentingnya budaya kerja yang produktif dan motivasi yang tinggi dalam menjalankan tugas di FKIP. Ia menegaskan bahwa budaya kerja yang baik akan berpengaruh langsung pada kualitas layanan dan pencapaian institusi secara keseluruhan.

Setelah pembukaan, sesi pelatihan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber Tika Febriyani, M.Pd., seorang pakar motivasi dan budaya kerja dari UIN Raden Intan Lampung.

Dalam paparannya, Tika menjelaskan pentingnya tenaga kependidikan memahami peran penting mereka sebagai bagian dari lembaga pendidikan. Ia juga menekankan bahwa motivasi yang kuat dan budaya kerja yang positif adalah kunci keberhasilan untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan harmonis.

Pelatihan ini juga menyediakan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana para tenaga kependidikan FKIP dapat mengajukan pertanyaan terkait tantangan kerja yang mereka hadapi sehari-hari. Tika mengajak para peserta untuk terus meningkatkan kualitas diri, termasuk membangun sikap positif dan komitmen tinggi dalam bekerja.
Prof. Dr. Sunyono, M.Si., Dekan FKIP Unila, memberikan tanggapan positif terhadap pelatihan ini. Ia menyatakan harapannya agar pelatihan ini mampu memberikan dampak yang nyata dalam peningkatan kinerja tenaga kependidikan FKIP.

Menurut Prof. Sunyono, tenaga kependidikan memainkan peran vital dalam mendukung kegiatan akademik dan operasional di FKIP. “Semoga pelatihan ini tidak hanya menambah motivasi, tetapi juga memperkuat budaya kerja yang profesional dan responsif di FKIP Unila,” ungkapnya.

Pelatihan motivasi dan budaya kerja ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi para tenaga kependidikan FKIP Unila, terutama dalam mendukung visi dan misi FKIP dalam memberikan layanan yang berkualitas dan profesional. Kegiatan ini mencerminkan komitmen FKIP untuk terus mengembangkan kualitas sumber daya manusia yang dimiliki, dengan harapan dapat memberikan dampak positif pada pelayanan pendidikan di Universitas Lampung. *

Pj. Sekdaprov Lampung Dorong ASN dan Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Berzakat Melalui Baznas

BANDAR LAMPUNG – Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fredy menghadiri Rapat Koordinasi Daerah dan Rencana Kerja…

Ikuti Penguatan Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi, Kalapas Narkotika Bandar Lampung: Tingkatkan Kapasitas Untuk Berikan Layanan Optimal

BANDAR LAMPUNG – Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung mengikuti program Penguatan Kapasitas Pelaksanaan Fungsi Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung Ade Kusmanto mengatakan keikutsertaannya dalam kegiatan yang berlangsung di Hotel Truntum Bali ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas dalam melaksanakan fungsi perawatan kesehatan dan rehabilitasi di lingkungan pemasyarakatan.

“Perawatan kesehatan dan rehabilitasi bukan hanya tentang memberikan pengobatan, tetapi juga mendukung proses pemulihan fisik dan mental para narapidana agar mereka dapat kembali reintegrasi dengan masyarakat secara sehat. Kami berharap dengan adanya program ini, seluruh jajaran dapat meningkatkan layanan kesehatan di lembaga pemasyarakatan,”ungkap Kalapas yang hadir langsung dalam acara tersebut, Jumat (08/11)

Dengan meningkatnya kemampuan petugas dalam menangani masalah kesehatan dan rehabilitasi, diharapkan akan tercipta Lapas yang tidak hanya menjalankan fungsi hukum dan pembinaan, tetapi juga memberikan ruang bagi narapidana untuk memperbaiki kondisi kesehatan mereka, baik secara fisik maupun psikologis.

“Melalui upaya ini, kita berharap sistem perawatan kesehatan dan rehabilitasi di Lapas/Rutan seluruh Indonesia akan semakin optimal, khususnya Lapas Narkotika Bandar Lampung yang selalu berkomitmen mendukung tercapainya tujuan pembinaan yang lebih efektif, serta menciptakan narapidana yang sehat dan siap kembali berkontribusi pada masyarakat,”jelasnya.

Diketahui, kegiatan ini berlangsung selama tiga hari mulai dari tanggal 7 November 2024 – 9 November 2024 dengan diikuti oleh 17 Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan dari 14 Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM se-Indonesia. (Humas Lapas Narkotika Bandar Lampung)

Pemprov Lampung dan BPOM Keluarkan Himbauan Terkait Peredaran Produk Obat dan Makanan

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung bekerja sama dengan Balai Besar POM di Bandar Lampung mengeluarkan…