Pj Gubernur Lampung Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2024 yang Dibuka Presiden Prabowo Subianto
JAWA BARAT – Penjabat (Pj) Gubernur Lampung Samsudin, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan…
Korem 043/Gatam Distribusikan Paket Kaporlap Dari Kepala Staf Angkatan Darat
LAMPUNG – Usai pelaksanaan apel pagi seluruh prajurit Korem 043/Gatam, menerima Paket Kelengkapan Perorangan Lapangan (Kaporlap) TA. 2024, Kamis (07/11/2024) yang di koordinir Staf Logistik Korem 043/Gatam, bertempat di lapangan upacara Makorem 043/Gatam Jl. Teuku Umar Penengahan Bandar Lampung.
Kegiatan pendistribusian kaporlap kepada seluruh prajurit Korem 043/Gatam juga dihadiri Pasi Bakti TNI Siter Korem 043/Gatam Mayor Inf Solikhul Makruf, Pasi Wanwil Siter Korem 043/Gatam Mayor Caj Rahmat TW, Pasi Anev Korem 043/Gatam Mayor Cku Hendra Siregar, Pasi Renproggar Korem 043/Gatam Mayor Cku Sapriyadi dan Para Kabalak Korem 043/Gatam.
Di kesempatan tersebut Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., dalam sambutannya yang dibacakan Kasilog Kasrem 043/Gatam Kolonel Kav Dwi Desi Joko Wicaksono, Psc., M.Sc., menyampaikan kegiatan ini bukan hanya tentang distribusi barang, tetapi juga sebagai sarana penguatan nilai-nilai keprajuritan, komunikasi positif, serta mengapresiasi hubungan antara pimpinan dengan prajurit.
“Pemberian kaporlap ini sebagai bentuk apresiasi dan perhatian pimpinan kita Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., kepada seluruh prajurit TNI AD di seluruh Indonesia, marilah kita syukuri dan ucapkan terima kasih atas perhatian yang telah diberikan oleh pimpinan TNI AD.”
“Untuk itu, saya berharap kepada seluruh prajurit Korem 043/Gatam untuk memanfaatkan kaporlap ini dengan sebaik-baiknya guna menunjang kerapihan prajurit di lapangan dengan harapan seluruh prajurit dapat berpenampilan rapi dan profesional dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari di tengah masyarakat,“ pungkasnya. (Susan)
Beredar Video Seorang Pemuda Asal Teluk Betung Diduga Meminta Sumbangan di Sendang Asri, Kabupaten Lampung Tengah, Ini Penjelasan Kades
LAMPUNG TENGAH – Beredarnya video di media sosial, seorang laki-laki muda yang diduga meminta sumbangan atau bantuan yang mengatasnamakan kepentingan pribadi di desa sendang asri, Kabupaten Lampung Tengah sempat menjadi sorotan publik.
Seorang lelaki muda tersebut di ketahui berinisial AB (40), salah satu warga Kelurahan Teluk Betung, Kota Bandar Lampung.
Terkait viralnya video tersebut, pihak AB dan keluarga merasa sangat keberatan karena wajah dari AB tidak di blur, sehingga menimbulkan beban sosial bagi AB beserta keluarga. Dan keluarga berharap adanya klarifikasi dari Kepala Desa Sendang Asri.
Dede S. Ardi selaku Kepala Desa menerangkan melalui klarifikasinya pada awak media, rabu 06/11/2024, saat di temui di Kantor Desa Sendang Asri, Kabupaten Lampung Tengah yang secara bersamaan hadir Firmansyah selaku kakak kandung (keluarga) dari AB.
Dede menceritakan kronologi terjadinya peristiwa tersebut, “Pada hari senin siang tanggal 4/11/2024, saya mendapatkan laporan dari warga, bahwa ada seseorang yang meminta-minta. Kemudian saya memerintahkan petugas desa (linmas) untuk membawa orang tersebut ke kantor desa,” ucapnya.*
“Sesampainya di kantor desa, saya menanyakan identitasnya, karena saya selaku kepala desa merasa khawatir tentang keamanan di desa, karena orang ini bukan warga dari daerah kami. Maka saya tidak memperkenankan orang tersebut berada di desa kami, ” urai dede.
Masih kata dede, “Terkait video, saya tidak bermaksud memviralkan, merendahkan, melecehkan AB ataupun keluarga, dan saya pun tidak sama sekali menyebut keluarga dari AB, video tersebut saya buat bertujuan untuk masyarakat saya sendiri agar lebih waspada, ” jelas Dede.
“Dalam hal ini, saya selaku kepala desa sendang asri dan atas nama pribadi memohon maaf apabila perihal terjadinya peristiwa tersebut menimbulkan rasa kurang nyaman untuk AB dan keluarga.” Pungkasnya.
Di tempat yang sama Firmansyah selaku keluarga dari AB menerima permohonan maaf dari Dede (Kades). Demikian pula Firmansyah menyampaikan, “Saya juga menyampaikan permohonan maaf apabila peristiwa ini sudah menimbulkan kegaduhan, khususnya di desa sendang asri,” Tutup Firman. (asep)
Pj. Gubernur Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2024
BOGOR — Pj. Gubernur Lampung Samsudin menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah…
Unila Raih Ulasan Positif pada Akreditasi Internasional FIBAA untuk FH dan FISIP
BANDAR LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) kembali mencetak prestasi dengan menerima ulasan positif dalam closing meeting…
DLH Gelar FGD, Susun Dokumen Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
LAMSEL, Kalianda – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampung Selatan mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dalam…
Mengajar Dosen Tamu: Integrasi Artificial Intelligence dalam Pendidikan Kimia
BANDAR LAMPUNG – Pada hari Selasa, 5 November 2024, Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan kegiatan “Mengajar Dosen Tamu” dengan tema “Integrasi Artificial Intelligence dalam Pendidikan Kimia”. Acara ini menghadirkan narasumber ahli, Dr. Munzil, S.Pd., M.Si., dari Jurusan Kimia Universitas Negeri Malang, yang berbagi wawasan mengenai peran dan penerapan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pembelajaran kimia.
Acara ini dibuka oleh Ketua Jurusan PMIPA FKIP Unila yang diwakili oleh Sekretaris Jurusan, Dr. Dina Maulina, M.Si. Dalam sambutannya, Dr. Dina menyampaikan harapan bahwa kehadiran Dr. Munzil dapat memberikan wawasan baru dan menginspirasi dosen serta mahasiswa untuk lebih mengoptimalkan teknologi dalam proses pembelajaran. Menurutnya, pemanfaatan AI akan semakin penting dalam dunia pendidikan, khususnya dalam bidang kimia, untuk memudahkan pemahaman dan mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif.
Ketua Program Studi S1 Pendidikan Kimia, Dr. M. Setyarini, M.Si., juga memberikan sambutan yang hangat. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan menyambut baik kegiatan seperti ini yang melibatkan ahli dari universitas lain. Menurutnya, kolaborasi akademis ini diharapkan dapat memperkaya perspektif dan keterampilan baik bagi dosen maupun mahasiswa dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.
Acara ini dilaksanakan secara hybrid, baik daring melalui Zoom Meeting maupun secara luring di kampus FKIP Unila, dengan diikuti oleh seluruh dosen dan mahasiswa FKIP Unila, serta terbuka untuk umum. Moderator acara, Dr. Bayu Saputra, S.Pd., M.Pd., Dosen Pendidikan Kimia Jurusan PMIPA FKIP Unila, mengarahkan jalannya diskusi dan memastikan peserta mendapatkan pemahaman mendalam tentang materi yang disampaikan.
Acara “Mengajar Dosen Tamu” ini juga menyoroti berbagai aplikasi AI yang relevan dalam pembelajaran kimia. Dr. Munzil menjelaskan bagaimana teknologi AI dapat digunakan untuk menganalisis data eksperimen secara lebih efisien, mendukung visualisasi konsep kimia kompleks, serta menyediakan umpan balik otomatis pada latihan atau kuis yang diberikan kepada mahasiswa.
Lebih jauh lagi, dalam diskusi tersebut, Dr. Munzil membahas tantangan serta etika penggunaan AI dalam pendidikan. Meskipun AI menawarkan berbagai manfaat, penggunaannya dalam pendidikan harus tetap mempertimbangkan aspek etika dan kualitas interaksi manusia. Teknologi tidak sepenuhnya menggantikan peran pendidik, namun berfungsi sebagai alat pendukung yang memperkaya pengalaman belajar.
Dalam sesi tanya jawab, beberapa mahasiswa dan dosen tertarik mendiskusikan potensi AI untuk mengurangi beban administrasi dan membantu dosen dalam menilai hasil belajar. Dr. Munzil menjelaskan bahwa AI dapat digunakan untuk mengoreksi tugas atau kuis berbasis pilihan ganda dan menyediakan umpan balik otomatis. Dosen juga dapat memanfaatkan sistem AI untuk menganalisis tingkat pemahaman kelas terhadap materi, sehingga materi yang kurang dipahami dapat dibahas lebih mendalam.
Kegiatan ini berjalan lancar dan interaktif, di mana peserta aktif berpartisipasi dalam sesi tanya jawab dengan Dr. Munzil. Melalui diskusi ini, peserta mendapatkan wawasan baru mengenai bagaimana AI dapat diintegrasikan dalam pembelajaran kimia untuk meningkatkan efektivitas pengajaran dan pembelajaran serta wawasan bahwa AI bukan hanya alat tambahan, tetapi juga sebagai rekan dalam pengajaran, yang memperkaya proses pembelajaran.
Melalui acara ini, diharapkan para dosen dan mahasiswa dapat lebih siap mengintegrasikan teknologi AI secara bijak dalam pembelajaran kimia, menciptakan proses pengajaran yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan generasi muda di era digital.
Unila Dukung Baksos Korps Marinir, Rektor Terima Penghargaan
BANDAR LAMPUNG – Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng.,…