METRO | Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Metro memastikan perbaikan infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas utama di tahun 2026.
Guna menyiasati adanya efisiensi anggaran, DPUTR memfokuskan penanganan kerusakan jalan melalui skema pemeliharaan rutin insidensial.
Mewakili Kepala Dinas PUTR Kota Metro, Plt. Kabid Bina Marga, Munandar mengatakan, saat ini pihaknya tengah bergerak di beberapa titik strategis untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap terjaga.
Hingga saat ini, pekerjaan perbaikan infrastruktur baru menyentuh dua titik utama yang berlokasi di Kecamatan Metro Pusat. Hal ini disesuaikan dengan skala prioritas dan kebutuhan mendesak di lapangan.
“Pekerjaan saat ini yang baru ditangani adalah Jalan Diponegoro dan Jalan Sosro Sudarmo di Kecamatan Metro Pusat. Pelaksanaannya difokuskan pada rutin insidensial,” ujar Munandar saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu, (29/4/2026).
Dia menambahkan, langkah ini diambil sebagai bentuk respons cepat dinas dalam menyikapi keterbatasan anggaran.
Dengan sistem rutin insidensial, perbaikan dilakukan tanpa harus menunggu jadwal terencana yang kaku, melainkan berdasarkan urgensi dan arahan pimpinan.
“Artinya insidensial adalah kegiatan yang dilakukan sewaktu-waktu atau tidak terencana secara reguler. Intinya, kita melakukan pemeliharaan sesuai dengan kebutuhan yang mendesak dan arahan pimpinan agar penanganan di lapangan bisa lebih fleksibel dan cepat,” ungkap Munandar.
Diketahui, Rutin Insidensial merupakan kegiatan pemeliharaan infrastruktur yang dilakukan secara tidak tetap.
Berbeda dengan pemeliharaan berkala yang masuk dalam jadwal tahunan, skema ini memungkinkan pemerintah untuk melakukan perbaikan pada kerusakan yang muncul tiba-tiba atau memerlukan penanganan segera demi keselamatan pengguna jalan.
Dengan langkah ini, Pemerintah Kota Metro melalui Dinas PUTR berharap akses jalan tetap laik fungsi meskipun tengah dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran.| (Rio).
