Duet Dermawan Wujudkan Pendidikan Di Pesawaran Murah, Berkualitas dan Bermartabat
[espro-slider id=17827]
[su_animate type=”slideInRight” duration=”7″][highlight style=”red”]LAMPUNG7NEWS[/highlight][/su_animate]
Gedongtataan | Sebagai wujud concen Pemerintah Pesawaran dibawah duet kepemimpinan Dendi Ramadhona dan Eriawan (Dermawan) untuk mewujudkan pendidikan yang murah, berkualitas dan bermartabat akan berupaya semaksimal mungkin meningkatkan sarana prasarana pendidikan di kabupaten setempat
“Pendidikan berkualitas dan bermartabat itu memang harus kita galakan. Tinggal bicara bagaimana dunia pendidikan ini murah tapi bermutu serta didukung sarana prasarana penunjang dan subsidi yang digulirkan pemerintah bisa menciptakan pendidikan yang murah berkualitas dan bermartabat,” ujar Dendi.
Tidaknya peningkatan sarana prasarana pendidikan saja, Sumber Daya Manusia (SDM) baik Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) juga akan ditingkatkan. Bahkan, pihaknya telah menginventarisir dan mengidentifikasi GTK yang mempunyai kompetensi dibidangnya masing-masing, yang dalam waktu dekat akan mengikuti pemilihan dan penilaian GTK berprestasi dan berdedikasi baik tingkat Kecamatan, Kabupaten, Provinsi bahkan tingkat Nasional.
“Sudah ada agendanya, dan tempo hari sudah ada peningkatan kompetensi tenaga pendidik untuk mendata dan menginventarisir tenaga pendidik yang selama ini mempunyai inovasi dan dedikasi yang tinggi terhadap dunia pendidikan, dan itu sudah kita identifikasi,” ujarnya.
Tidak hanya itu lanjut Dendi, pemerintah daerah juga akan konsen mewujudkan harapan siswa-siswi berprestasi untuk diberikan beasiswa agar dapat melanjutkan jenjang pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri seperti Universitas Lampung (UNILA). Dan untuk itu, ia berharap agar UNILA dapat memberikan peluang dan kesempatan bagi anak-anak didik di Pesawaran yang sudah lulus SMA untuk dapat masuk UNILA dan disubsidi oleh pemerintah daerah.
“Yang pasti kita berharap agar Universitas Lampung dapat memberikan peluang dan kesempatan kepada anak-anak didik Pesawaran yang lulus sekolah menengah untuk dapat masuk UNILA dan disubsidi pemerintah daerah. Tinggal sekarang kita menghitung berapa besaran angka subsidi dan bagaimana kriteria-kriteria penilaian anak-anak yang mempunyai prestasi tersebut. Sehingga, Pesawaran dapat mengirimkan peserta didik ke univerisitas tetapi juga prestasi mereka selama mengenyam pendidikan dapat terus ditingkatkan dan tidak menurun,” tambahnya.
Lebih jauh ia mengatakan, sebagai tolak ukur agar siswa dapat diberikan bea siswa atau subsidi yakni dari Indeks Prestasi Komulatif (IPK). Sehingga, dalam pemberian bea siswa tersebut benar-benar selektif berdasarkan kriteria yang telah ditentukan
“Maka dari itu, dari awal sudah kita selektif dan tekankan bahwa indeks prestasi kumulatif (IPK) yang menjadi tolak ukur untuk diberikan subsidi oleh pemerintah kabupaten kepada anak-anak didik yang masuk ke jenjang universitas,” ujar Dendi mengakhiri sambutannya.
| Hendri L7
| Baca Juga
Artikel | Kisah | Kesehatan | Pertambangan & Energi
Pertanian & Perikanan | Organisasi | Sosial
Handphone | Komputer | Mesin | Unik Langka
Lalu Lintas | Bola | Sport
| Berita Pilihan
[su_posts posts_per_page=”6″ tax_term=”39,14″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc” orderby=”rand”][su_posts posts_per_page=”5″ tax_term=”9″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”][button href=”https://lampung7news.co.id/category/lampung/pesawaran/” icon=”” rounded=”btn-box” size=”btn-lg” style=”btn-default” target=”_blank”]Klik Pesawaran[/button][/su_posts]