BANDAR LAMPUNG – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung sukses menggelar kuliah umum bertema “Telaah Isu-Isu Umum Global dan Kawasan” di Aula D 3.1 FISIP Unila, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang akademik bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan internasional sekaligus memahami dinamika geopolitik, ekonomi global, dan kebijakan luar negeri Indonesia di tengah era globalisasi yang terus berkembang.
Kuliah umum dibuka Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama FISIP Unila, Noverman Duadji. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa isu global kini menjadi perhatian seluruh masyarakat dunia dan tidak lagi terbatas pada negara atau kota besar tertentu.
Menurutnya, mahasiswa perlu memahami berbagai persoalan internasional karena keterhubungan antarnegara saat ini membuat dinamika global ikut memengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat.
“Mahasiswa harus memiliki wawasan internasional dan memahami dinamika geopolitik global agar mampu menghadapi tantangan dunia yang terus berkembang,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FISIP Unila Roby Cahyadi Kurniawan, moderator Khairunissa Simbolon, serta jajaran dosen dan mahasiswa FISIP Unila.
Dalam sesi utama, FISIP Unila menghadirkan Kepala Pusat Strategis Kebijakan Kawasan Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Vahd Nabyl Achmad Mulachela sebagai narasumber.
Ia memaparkan berbagai perkembangan geopolitik dan ekonomi global, termasuk dinamika kawasan Asia Pasifik dan Afrika yang kini menjadi perhatian penting dalam kebijakan luar negeri Indonesia.
Selain itu, pembahasan juga mencakup perkembangan teknologi, rantai pasok global, risiko finansial internasional, hingga transformasi diplomasi Indonesia di tengah perubahan dunia yang semakin kompleks.
Menurut Vahd, mahasiswa khususnya dari program studi Hubungan Internasional perlu aktif mengikuti perkembangan isu global karena hal tersebut menjadi bagian penting dari kehidupan akademik dan profesional di masa depan.
“Sebagai mahasiswa Hubungan Internasional, isu-isu global dan kebijakan luar negeri seperti ini sangat dekat dengan kehidupan akademik sehari-hari sehingga penting untuk terus memahami perkembangan dunia internasional,” katanya.
Melalui kegiatan ini, FISIP Unila berharap mahasiswa semakin memahami tantangan dan peluang hubungan internasional sekaligus mampu meningkatkan kepedulian terhadap isu-isu global yang berkembang di berbagai kawasan dunia.
