Lompat ke konten
Selamat Membaca Kondisi MTs YMPI Pekon Putih Doh Kecamatan Cukuh Balak Tanggamus Memprihatinkan dan Rusak Parah

Kondisi MTs YMPI Pekon Putih Doh Kecamatan Cukuh Balak Tanggamus Memprihatinkan dan Rusak Parah

[su_animate duration=”2″ delay=”1″][su_highlight background=”#d6123e” color=”#ffffff”]LAMPUNG7NEWS[/su_highlight][/su_animate]

Tanggamus | Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tanggamus menyatakan, bahwa pembangunan ruang kelas Madrasah Tsanawiyah Yayasan Majelis Pelajar Islam (MTs YMPI) Pekon Putih Doh, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus, masih dalam proses pencairan anggaran dana dari Pusat ke rekening MTs tersebut.

Menurut Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Masrur Hamid didampingi Operator Kemenag Tanggamus Abdul Rozak, mengatakan bahwa kerusakan MTs YMPI Putih Doh Cukuh Balak ini terjadi, akibat fenomena alam, berupa angin puting beliung di tahun 2014 lalu. Dimana saat itu terjadi kerusakan cukup parah, sehingga beberapa lokal kelas tidak bisa lagi dipergunakan untuk aktifitas belajar mengajar di MTs tersebut.

“Setelah mendapat laporan dari dewan guru paska kejadian, tim Kemenag Tanggamus langsung meninjau, kemudian melalui operator kami, kejadian tersebut dilaporkan ke pusat yaitu kementerian agama republik indonesia secara online. Karena mekanismenya begitu di Kemenag ini, untuk pembangunan semuanya melalui pusat bukan di daerah, baik rehab gedung maupun pembangunan baru,” ucap Masrur, Selasa (4/10/2016), mewakili Kepala Kemenag Muhammad Yusuf.

Sementara itu Abdul Rozak menerangkan, bahwa laporan serta usulan rehab MTs YMPI barulah mendapatkan respon Pusat di tahun 2016 ini, yang mana pusat telah meminta lebih detail profil MTs YMPI yang rusak berikut foto-foto kerusakan yang terjadi.

“Nah semua data telah kami kirimkan secara online ke pusat, terakhir info dari pusat yang menyatakan MTs YMPI Putih Doh ini, akan mendapatkan bantuan pembangunan dua unit ruang kelas baru, dan saat ini dalam proses pencairan dana, yang akan diransfer langsung dari pusat ke rekening MTs YMPI, dan selanjutnya pembangunan akan dilaksanakan secara swakelola oleh pihak MTs,”terang Abdul Rozak.

Diketahui MTs YMPI berdiri sejak tahun 1985 lalu, saat itu memiliki 6 lokal kelas, kemudian karena usia bangunan yang cukup tua dan diperparah adanya musibah bencana alam yang menerpa dan merusak sekolah tersebut di tahun 2014, maka tersisalah sampai saat ini 3 lokal kelas, itupun kondisinya cukup memperihatinkan.

Karena tak kunjung ada bantuan dari Kemenag sendiri, maupun pihak Pemerintah Kabupaten Tanggamus, walaupun proposal telah dilayangkan oleh dewan guru dan masyarakat setempat, akhirnya dewan guru dan masyarakat berinisiatif memperbaiki bangunan yang rusak secara bergotong royong, namun hasilnya tetap saja kurang layak untuk aktifitas belajar murid.

“Dulu MTs YMPI ini cukup ramai muridnya, namun karena kondisi sekolah yang rusak ini, akhirnya yang tersisa saat ini hanya 105 murid saja, ya harapan kami semoga bantuan dari Kemenag dan Pemkab turun, sehingga proses belajar mengajar kembali normal, dan murid kami kembali ramai,”harap Maulana Kepala MTs YMPI. (bwm)

[su_button]Berita lainnya :[/su_button]

[su_posts posts_per_page=”15″ tax_term=”66″ tax_operator=”1″ order=”desc” orderby=”id”][su_posts posts_per_page=”5″ tax_term=”9″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”][button href=”https://lampung7news.co.id/category/lampung/pesawaran/” icon=”” rounded=”btn-box” size=”btn-lg” style=”btn-default” target=”_blank”]Klik Pesawaran[/button][/su_posts][/su_posts]