[su_animate duration=”2″ delay=”1″][su_highlight background=”#d6123e” color=”#ffffff”]LAMPUNG7NEWS[/su_highlight][/su_animate]
Bandar Lampung | Untuk melestarikan seni sastra klasik Lampung dan menjadikan sebagai tuan rumah di negeri sendiri, Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Lomba Karya Seni Klasik Bubandung, Pisaan/hahiwang/muayak, di Balai Keratun Kantor Gubernur Provinsi Lampung, Selasa (4/10/2016).
Kabag Humas Heriyansyah dalam keterangannya menyampaikan, melalui lomba ini Pemprov mengharapkan dapat melestarikan dan mengembangkan kebudayaan daerah Lampung,
“Sudah saatnya budaya Lampung menjadi bagian pilar keberhasilan pembangunan daerah ini,” ujar Heriyansyah.
Ditambahkannya, dewan juri terdiri dari budayawan dan praktisi yaitu : H. Nasrun, Entus Alraf, Suttan Darmawan dan Pangeran Kapitan.
Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Theresia Sormin dalam membacakan sambutan tertulis Gubernur, ketika membuka acara mengatakan, masyarakat ulun Lampung memiliki falsafah adi luhung yang tertuang dalam kitab Kuntara Raja Niti.
“Falsafah tersebut, agar selalu diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga dimanapun berada ulun Lampung dapat diterima dengan baik,” ucap Theresia.
Pada lomba tersebut Juara Pertama yaitu peserta dari Kabupaten Pesawaran, Juara II dari Kota Bandar Lampung dan Juara III dimenangkan oleh peserta dari Kabupaten Lampung Barat. Adapun Juara Harapan I dimenangkan Peserta dari Kota Bandar Lampung, Juara Harapan II dari Kabupaten Pringsewu dan Juara Harapan III dari Lampung Timur. (red)
[su_button]Berita lainnya :[/su_button]
[su_posts posts_per_page=”15″ tax_term=”1″ tax_operator=”1″ order=”desc” orderby=”id”][su_posts posts_per_page=”5″ tax_term=”9″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”][button href=”https://lampung7news.co.id/category/lampung/pesawaran/” icon=”” rounded=”btn-box” size=”btn-lg” style=”btn-default” target=”_blank”]Klik Pesawaran[/button][/su_posts][/su_posts]