Peristiwa Traffic Light, Driver Maxim Car VS Driver Gojek
LAMPUNG7 | Aksi pemukulan terhadap Alex Samudra (36) driver Gojek di jalan Sultan Agung kec. Way Halim kota Bandar Lampung oleh driver Maxim Car terjadi pada pukul 09.30 WIB Senin (26/7/2021).
Peristiwa tersebut terjadi berawal dari lampu merah yang ada di jl. Sultan Agung mati total. Sehingga menyebabkan kemacetan, dan terjadilah laka lantas.
[su_note note_color=”#e9e9e9″ text_color=”#ed5a00″]Baca Juga | 162 Siswa Papua Menjalani Diktuba di SPN Kemiling Polda Lampung TA. 2021[/su_note]
Keterangan tersebut diceritakan oleh Indra yang merupakan pemakai jalan yang sedang melintas dijalan tersebut, pada saat terjadi kemacetan yang diakibatkan oleh padamnya rambu lalu lintas dan berujung kecelakaan.
“Pada saat saya lewat, disimpang empat lampu merah Way Halim terjadi macet karena lampu merahnya mati, dan ditengah jalan ada yang serempetan antara mobil dan motor,” ujar Indra.
[su_note note_color=”#e9e9e9″ text_color=”#ed5a00″]Baca Juga | Pimred jelajahperkara.com Disiram Air Keras, Hingga Mengalami Luka serius di Wajah[/su_note]
Masih menurut Indra, “Kecelakaan tersebut berujung dengan keributan, si pengendara mobil keluar dari mobilnya dengan mengeluarkan badik lalu terjadi pemukulan pengendara motor yang menggunakana atribut gojek,” kata Indra.
Alex Samudra (36) selaku korban pemukulan menerangkan kronologis kejadian tersebut bermula saat dia sedang mengendarai sepeda motornya untuk mengantar gofood dalam layanan pesanan aplikasi Gojek.
[su_note note_color=”#e9e9e9″ text_color=”#ed5a00″]Baca Juga | LaNyalla: Terima Kasih Eko, Selalu Bawa Pulang Medali di Empat Olimpiade[/su_note]
“Saat saya sedang akan mengantar gofood, ditengah jalan karena rambu-rambu lalu lintasnya mati dan jalanan macet. Sehingga semua kendaraan menerobos lampu merah, dan motor saya diserempet oleh mobil yang ada stiker maximnya. Lantas karena kesal saya tendang mobilnya, karena tidak terima mobilnya saya tendang lalu pengendara mobil itu keluar dari mobilnya dan mengacungkan senjata tajam pada saya, lalu saya dipukul oleh orang itu”, jelas Alex.
Diduga pengendara mobil tersebut adalah driver Maxim Car, karena ada stiker Maxim di body mobil.
Saat dikonfirmasi kepada pihak Maxim, Anggi selaku pimpinan PT. Maxim Lampung membenarkan bahwa ada peristiwa keributan yang disebabkan oleh mitra drivernya. Data diambil dari nomer plat polisi kendaraan, dan ditemukan identitas mitra Maxim dengan nama Putra.
[su_note note_color=”#e9e9e9″ text_color=”#ed5a00″]Baca Juga | Anggap Covid-19 Penyakit Biasa, Mahfud MD Ajak Masyarakat Tidak Panik[/su_note]
Dan pimpinan Maxim Lampung meminta waktu 1×24 jam untuk menghadirkan mitranya guna memediasi atas keributan yang terjadi
“Saya minta waktu 1×24 jam untuk menghadirkan mitra kami guna jalur mediasi” kata Anggi selaku pimpinan Maxim Lampung. | pin/sry