Polisi: Korban Penganiayaan Ada Dua Pegawai DAMRI

Lampung – Polisi telah menetapkan JU sebagai tersangka dalam kasus penusukan terhadap pegawai DAMRI di Bandar Lampung. Hasil penyelidikan terbaru mengungkap bahwa korban penganiayaan tidak hanya satu, tetapi dua orang.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, mengonfirmasi identitas kedua korban, yaitu AR dan A.

“Dari hasil penyelidikan, ternyata ada korban lain selain AR. Korban pertama, inisial A, merupakan sopir DAMRI. Ia sempat dipukul oleh tersangka sebelum akhirnya korban lainnya datang dan mengalami penusukan,” ujar Yuni pada Kamis (13/2/2025).

*Cekcok Berujung Penusukan*

Insiden bermula dari perselisihan di SPBU Rajabasa setelah terjadi senggolan mobil. Saat itu, JU dan korban pertama turun dari kendaraan masing-masing dan terlibat cekcok.

“Usai senggolan, korban pertama dan tersangka turun dari mobil. Mereka terlibat adu mulut, lalu korban pertama dipukul oleh tersangka. Setelah itu, korban menghubungi rekannya, yang kemudian berujung pada penusukan terhadap korban kedua,” jelas Yuni.

Setelah kejadian tersebut, JU langsung meninggalkan lokasi menggunakan Toyota Fortuner putih dengan nomor polisi BE 733 VIN dan pulang ke rumahnya di Lampung Tengah.

“Dalam perjalanan, tersangka membuang pisau yang digunakan untuk menusuk korban sebelum akhirnya diamankan polisi pada Senin lalu,” tambahnya.

*Tersangka Terancam 5 Tahun Penjara*

Kini, JU ditahan di Mapolsek Kedaton dan dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan korban terluka. Ia terancam hukuman maksimal 5 tahun penjara. (Susan)

Penganiayaan di SPBU Raja Basa Bandar Lampung, Pelaku Ditangkap Polisi

Bandar Lampung – Seorang pria bernama Arief Rahman (28), yang berprofesi sebagai kondektur Damri, menjadi korban penganiayaan dengan senjata tajam di sebuah SPBU di Jalan ZA Pagar Alam, Kelurahan Rajabasa, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung, pada Minggu (9/2/2025) sekitar pukul 16.00 WIB.

Pelaku yang diketahui berinisial J (56), seorang wiraswasta asal Desa Negara Ratu, Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah, telah ditangkap oleh kepolisian tak lama setelah kejadian.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari membenarkan peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa pihak kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti kasus ini.

“Kami telah melakukan pengecekan langsung ke Polresta Bandar Lampung, dan benar bahwa peristiwa penganiayaan dengan senjata tajam ini terjadi. Pelaku sudah kami amankan dan saat ini dalam proses penyidikan lebih lanjut,” ujar Yuni pada Selasa (11/2/2025).

Menurut Yuni, akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka sobek di jari tengah tangan kanan serta luka tusuk di bagian atas dada sebelah kiri

“Korban sudah mendapatkan perawatan medis, dan kami pastikan kasus ini ditangani sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tambahnya.

Berdasarkan laporan polisi dengan nomor LP/B/21/II/2025/KDT/Resta Balam/Polda LPG, peristiwa ini terjadi di tengah situasi yang belum diketahui pemicunya secara pasti.

Namun, kepolisian telah mengamankan barang bukti berupa rekaman video kejadian, sementara senjata tajam yang digunakan pelaku masih dalam proses pencarian.

“Barang bukti berupa rekaman video kejadian sudah kami amankan. Sementara untuk senjata tajam yang digunakan, masih dalam daftar pencarian barang (DPB). Tim penyidik akan terus mendalami motif dan kronologi kejadian secara detail,” jelas Yuni.

Saat ini, pelaku J telah ditahan dan menjalani pemeriksaan intensif di Polresta Bandar Lampung. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi untuk memperjelas insiden ini.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Percayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian,” tegas Yuni.

Polda Lampung memastikan akan menangani kasus ini secara profesional dan transparan.

“Kami berkomitmen untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Setiap tindak kejahatan, termasuk penganiayaan, akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tutupnya.

Hari Ke-2 Operasi Keselamatan Krakatau Berjalan, Tindakan Tegas Bagi Pelanggar Yang Menyebabkan Potensi Kecelakaan

Lampung – Operasi Keselamatan Krakatau 2025 Dit Lantas Polda Lampung berkomitmen serius terhadap operasi keselamatan untuk menciptakan lalu lintas yang aman tertib dan lancar. Selasa(11/2/2025)

Operasi Keselamatan ini terdiri dari 5 satgas yaitu Satgas Deteksi, Preemtif , Preventif , Gakkum dan Banops yang ada di dalamnya.

AKBP Azizal Fikri selaku WakaOpsDa memimpin jalannya Operasi Keselamatan Krakatau 2025 dalam arahan nya, “Operasi ini serius dilakukan dan kepada pelanggar harus betul di cek silahkan lakukan tindakan tegas seperti tilang bagi pelanggar yang dapat menyebabkan potensi kecelakaan”, tegasnya

Kali ini Operasi Keselamatan dilaksanakan di wilayah seputaran tugu Radin Intan dan di bawah fly over pramuka Bandar Lampung

“Kepada personel operasi keselamatan diharapkan untuk bersikap profesionalitas dan jangan lakukan pelanggaran saat bertugas dilapangan, berikan teguran yang humanis dan mengedukasi bagi pengguna lalu lintas untuk menciptakan lalu lintas yang aman tertib dan nyaman”, tutup Akbp Fikri. (Susan)

Pasca Pengrusakan PT Prima Alumga, Polres Gelar Patroli dan Rapat Bahas Keamanan

LAMPUNG – Pasca kejadian pengrusakan di PT Prima Alumga, pihak kepolisian mengambil langkah strategis untuk memastikan situasi tetap kondusif.

Polres setempat menggelar rapat pembahasan bersama jajaran PJU Polres dan manajemen PT Prima Alumga guna membahas beberapa aspek krusial, termasuk situasi perusahaan pasca kejadian, sistem keamanan, serta pola kemitraan yang telah diberikan perusahaan kepada masyarakat Desa Sungai Cambai.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menegaskan bahwa kepolisian terus berupaya menjaga keamanan dan mencegah potensi gangguan susulan.

“Kami memastikan bahwa langkah-langkah pengamanan telah dioptimalkan. Selain itu, koordinasi dengan pihak perusahaan dan pemerintah daerah akan terus dilakukan guna mencari solusi terbaik bagi semua pihak,” ujarnya, Sabtu (8/2/2025).

Selain itu, patroli dialogis juga digelar pada Sabtu dan Minggu ini untuk mendeteksi kemungkinan adanya permasalahan baru pasca kejadian tersebut.

Patroli ini dipimpin langsung oleh Kabag Ops bersama jajaran PJU Polres dan Kapolsek setempat. Langkah ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi konflik serta memberikan rasa aman kepada masyarakat sekitar.

Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menambahkan bahwa kepolisian juga akan meningkatkan patroli di area perusahaan.

“Keamanan perusahaan menjadi prioritas kami, termasuk dengan melakukan observasi terhadap akses masuk yang mungkin digunakan oleh pelaku kejahatan. Ini penting untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali,” jelasnya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Polres juga berencana mengadakan pelayanan kesehatan gratis bagi warga Sungai Cambai.

Layanan ini meliputi pemeriksaan tensi darah dan cek gula darah, yang diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menjaga kesehatannya.

“Kehadiran kepolisian tidak hanya dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa situasi tetap kondusif dan masyarakat mendapatkan perhatian yang layak,” tambah Yuyun.

Polda Lampung juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas wilayah dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Jika ada potensi gangguan, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,” pungkas Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat menciptakan situasi yang lebih stabil, baik bagi pihak perusahaan maupun masyarakat sekitar, sehingga hubungan kemitraan yang harmonis dapat terus terjalin. (Susan)

Kapolda Minta Orang Tua Mengontrol Penggunaan Gadget Pada Anak

LAMPUNG – Kapolda Lampung Irjen pol Helmy Santika Berharap agar para orang tua dapat selalu mengantisipasi serta mengawasi berbagai konten media social yang dapat merusak pola pikir serta untuk menjaga tumbuh kembang anak. Salah satunya dengan rajin mengecek handphone/gadget anaknya secara berkala untuk mencegah terjerumus ke dalam permainan judi online (judol).Sabtu (08/02/2025)

“Selaku orang tua kita harus memiliki kepekaan serta pengawasan,mau tidak mau, kita harus rajin cek handphonenya anak-anak kita. Untuk kemudian bisa mengetahui, karena kalau tidak begitu tentunya ini pelan-pelan generasi muda kita akan mengalami kerusakan,” Ungkap Helmy Santika.

Sebagai contoh judi online, kini sudah masuk hampir ke semua kalangan dengan berbagai macam pola dan modus yang dilakukan pada platfon-platfon media social.

“Berbagai macam pola dan modus mereka lakukan dengan mengubah permainan-permainannya, sehingga anak-anak di bawah umur tertarik kemudian untuk ikut,” tambahnya.

Anak-anak akan kecanduan secara serius untuk menggunakan gadget secara berlebihan apa lagi jika melihat adegan yang tidak pantas untuk di tonton dan kecanduan saat bermain judi online.

“Begitu mereka sudah ikut masuk kecenderungannya akan terjadi addict atau kecanduan permainan tersebut karena sulit untuk diawasi, dan dikontrol, terlebih permainan judi Online, ini lebih privasi, ,” tegas Helmy.

Fenomena ini pun menjadi pekerjaan rumah bagi semua pihak. Judi online, pornografi, perundungan, hingga kekerasan seksual makin mengancam anak-anak Indonesia di ruang digital. Tanpa perlindungan yang kuat, mereka makin rentan menjadi korban eksploitasi dan kejahatan daring. Bagaimana cara pencegahan penggunaan handphone/gadget anak agar dapat terus di kontrol.

“Tentunya harus kita cegah dengan cara mulai dari hal yang bersifat preventif atau pencegahan. Tentunya harus kita sampaikan kepada anak-anak kita, kepada keluarga kita tentang bahaya yang ada dalam lingkungan digital yang penuh dengan ancaman. Kita tidak bisa membiarkan anak-anak tumbuh dalam hal yang merusak tersebut.,” Tutupnya. (Susan)

Direktorat Samapta Polda Lampung Gelar Patroli Antisipasi Bencana

Lampung – Dalam upaya mengantisipasi potensi bencana, Direktorat Samapta Polda Lampung melalui Unit Pengamanan dan Penyelamatan (PAMMAT) melaksanakan patroli mitigasi di daerah rawan bencana pada Jumat malam (7/2/2025).

Patroli yang dimulai pukul 22.15 WIB ini bertujuan untuk memastikan keamanan masyarakat serta mengurangi risiko dampak bencana. Dalam giat tersebut, petugas melakukan beberapa langkah antisipatif, di antaranya:

1. Melaksanakan patroli di wilayah yang berpotensi mengalami bencana.

2. Memberikan imbauan kepada masyarakat untuk selalu waspada dan siap menghadapi situasi darurat.

3. Melakukan tindakan langsung dengan memangkas ranting pohon tumbang di sekitar Masjid Al-Furqon, yang dikhawatirkan dapat membahayakan warga karena menimpa kabel listrik yang terhubung ke pemukiman.

Tindakan cepat yang dilakukan petugas mendapat apresiasi dari warga setempat. Mereka mengaku merasa lebih tenang dengan adanya patroli dan mitigasi yang dilakukan oleh kepolisian.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak kepolisian yang cepat tanggap dalam mengantisipasi bahaya, terutama yang bisa berdampak pada keselamatan masyarakat,” ujar salah satu warga yang menyaksikan proses pemangkasan pohon tumbang.

Kegiatan patroli dan mitigasi ini merupakan bagian dari upaya preventif Dit Samapta Polda Lampung dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat, khususnya saat cuaca ekstrem.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni mengatakan, “Hal ini adalah upaya preventif dari Polri untuk mencegah dan menjaga keselamatan masyarakat mengingat saat ini cuaca sedang esktream, dan kepada masyarakat kami imbau agar tetap waspada terhadap situasi dan kondisi di lingkungan nya”, ucap Kabid Humas

“Polri akan terus melakukan pengamanan dan penyelamatan kepada masyarakat demi terciptanya situasi yang aman dan nyaman sehingga masyarakat dapat melakukan aktivitas dengan normal”, tutupnya. (Susan)

Baku Tembak Polisi dan Pelaku Curanmor di Bandar Lampung, Satu Pelaku Berhasil Diamankan

LAMPUNG – Insiden baku tembak antara polisi dan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di Kota Bandar Lampung. Dalam kejadian yang berlangsung pada Kamis (30/1/2025) siang di Jalan Putri Balau, Kelurahan Kedamaian, Kecamatan Kedamaian, satu pelaku berhasil diamankan pihak kepolisian.

Berdasarkan video yang beredar, tampak para pelaku mencoba melarikan diri dari kejaran warga. Seorang anggota polisi yang keluar dari mobil kemudian mengejar mereka sambil melepaskan tembakan peringatan. Dalam rekaman video, terdengar suara perekam yang mengatakan, “Pistol itu pistol, maling itu maling.”

Polisi berhasil menangkap satu pelaku yang saat digeledah ditemukan membawa senjata api rakitan jenis revolver di saku celananya.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, sudah diamankan satu di Polsek TKT. Saat ini masih dalam tahap pengembangan, kami masih mendalami peristiwa ini. Anggota sudah melakukan penyelidikan lebih lanjut, nanti setelah lengkap akan kami klarifikasi,” ujarnya.

Yuni juga mengonfirmasi bahwa ada anggota kepolisian yang melepaskan tembakan ke arah pelaku.

“Ya, anggota kami memang langsung merespons kejadian secara spontan, dibantu masyarakat di lokasi,” tambahnya.

Hingga kini, polisi masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap jaringan pelaku curanmor yang terlibat dalam insiden ini.

Waspada! Polda Lampung Imbau Masyarakat Tidak Sembarangan Meminjamkan Kendaraan

LAMPUNG – Polda Lampung mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam meminjamkan kendaraan kepada orang lain menyusul kasus dugaan tindak pidana penggelapan sepeda motor di Kecamatan Natar, Lampung Selatan.

Kasus ini terungkap setelah korban melaporkan kehilangan kendaraannya yang dipinjam oleh pelaku dengan alasan menjemput saudaranya.

Hasil konfirmasi dengan Kapolres Lampung Selatan membenarkan bahwa kejadian ini telah dilaporkan dan tengah ditangani oleh pihak kepolisian.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menegaskan bahwa masyarakat harus lebih waspada dalam mempercayakan kendaraan kepada orang lain, termasuk orang yang baru dikenal.

“Kasus penggelapan kendaraan seperti ini sering terjadi karena kelalaian pemilik yang mudah percaya. Kami mengingatkan agar selalu memastikan identitas peminjam dan tujuan peminjaman,” ujarnya, Kamis (30/1/2025).

Peristiwa ini bermula pada Rabu, 29 Januari 2025, di Perum Sentral Sitara, Desa Krawangsari, Natar.

Korban, Komari, meminjamkan sepeda motor Yamaha Jupiter Z miliknya kepada seseorang yang mengaku akan menjemput saudaranya di tempat pencucian mobil.

Namun, setelah beberapa saat, pelaku tidak kembali, dan korban mendapati bahwa pelaku hanya tinggal semalam di rumah kontrakan tersebut sebelum menghilang.

Korban bersama saksi kemudian melakukan pengejaran hingga ke daerah Karang Anyar, Jati Agung.

Pelaku akhirnya diamankan oleh warga dan diserahkan ke Polsek Jati Agung sebelum dijemput oleh tim Reskrim Polsek Natar untuk penyelidikan lebih lanjut.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor, dua buah handphone, dan satu unit mobil Toyota Vios.

Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menambahkan bahwa kepolisian akan terus mengusut kasus ini dan menindak tegas pelaku kejahatan.

“Kami mengapresiasi respons cepat warga dalam membantu mengamankan pelaku. Namun, kami juga mengimbau agar masyarakat tetap mengedepankan jalur hukum dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat lebih selektif dalam meminjamkan kendaraan, terutama kepada orang yang baru dikenal.

“Jika memungkinkan, buat kesepakatan tertulis atau sertakan jaminan saat meminjamkan kendaraan untuk menghindari kejadian serupa,” tambahnya.

Saat ini, pelaku masih dalam pemeriksaan di Polsek Natar, dan pihak kepolisian tengah mendalami kemungkinan adanya jaringan kejahatan serupa.

“Kami akan terus mengembangkan kasus ini untuk memastikan apakah ada keterlibatan pihak lain,” pungkas Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun.

Polda Lampung mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam menjaga barang berharga, termasuk kendaraan pribadi, agar tidak menjadi korban kejahatan serupa.

Jika menemukan indikasi kejahatan, segera laporkan ke kepolisian terdekat untuk tindakan lebih lanjut.

Polda Lampung Perketat Pengamanan Pembagian Angpau di Teluk Betung

BANDAR LAMPUNG – Ratusan warga Teluk Betung berbondong-bondong mendatangi area sekitar Vihara Amurwa Bhumi Graha di Jalan Ikan Bawal, Kelurahan Pesawahan, Teluk Betung Selatan, Rabu (29/1/2025)

Mereka antusias menantikan pembagian angpau yang telah menjadi tradisi tahunan dalam perayaan Tahun Baru Imlek.

Sejak pukul 05.30 WIB, warga mulai berkumpul dan memadati badan jalan untuk mendapatkan angpau. Menyikapi antusiasme tinggi masyarakat, Polda Lampung menurunkan personel guna memastikan keamanan dan kelancaran jalannya acara.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Yuni Isawandari Yuyun menegaskan bahwa pengamanan ini dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat mengikuti kegiatan dengan aman.

“Kami telah menempatkan personel di berbagai titik strategis guna mengatur arus massa dan lalu lintas. Pengamanan ini bertujuan untuk mencegah potensi gangguan dan memastikan kegiatan berlangsung lancar,” ujarnya.

Selain itu, kepolisian juga berkoordinasi dengan panitia dan tokoh masyarakat setempat.

“Kami mengimbau kepada warga agar tetap tertib dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama kami,” tambahnya.

Kombes Yuni juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban.

“Kami mengingatkan agar tidak berdesakan atau berebut angpau, karena keselamatan bersama jauh lebih penting. Personel kami siap siaga untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan,” katanya.

Ia juga mengapresiasi kerja sama panitia dalam penyelenggaraan acara ini.

“Tradisi berbagi angpau ini merupakan bentuk kepedulian yang sangat positif. Kami berharap dengan adanya pengamanan ini, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan penuh kebahagiaan,” tutupnya.

Dengan pengamanan ketat dari Polda Lampung, perayaan Tahun Baru Imlek di Teluk Betung berlangsung meriah dan kondusif. (Susan)

Pesan Imlek 2025 dari Kapolda Lampung: Jaga Kerukunan Antarumat Beragama

BANDAR LAMPUNG – Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika menyerukan pesan kerukunan antarumat beragama bertepatan perayaan tahun baru Imlek 2025/2576 Kongzili.

Menurut Helmy, momentum tahun baru Imlek di tahun ini harus dimaknai masyarakat, untuk terus memupuk sekaligus membina persatuan dan kesatuan.

“Masyarakat kita adalah masyarakat yang majemuk dengan bangsa yang beragam, mari kita sama-sama menjaga kerukunan umat beragama,” ujarnya dimintai keterangan usai meninjau sterilisasi vihara di Bandar Lampung, Selasa (28/1/2025).

Lanjut Helmy, keberagaman suku, agama, dan budaya sepatutnya menjadi modal awal menuju dan menyongsong Indonesia Emas 2024.

“Indonesia bisa lebih baik lagi dan Provinsi Lampung harus bisa menjadi bagian dari Indonesia Emas,” katanya.

Helmy turut mengharapkan, perayaan Imlek di tahun ini dapat menjadikan situasi dan kondusifitas Kamtibmas, khususnya di wilayah hukum Polda Lampung dapat tetap terjaga.

“Tak lupa saya ucapkan selamat merayakan Hari Raya Imlek bagi semua warga Tionghoa di Lampung. Semoga di tahun 2025 ini, semua cita-cita dan harapan masyarakat Lampung dapat terwujud,” imbuhnya.

Tak lupa, Helmy juga mengimbau masyarakat dan wisatawan agar tetap mewaspadai potensi cuaca ekstrem saat berwisata dan menghabiskan waktu berlibur.

Sebab, sebagaimana informasi prakiraan cuaca BMKM, kondisi cuaca di Provinsi Lampung saat ini sedang tidak menentu dan cenderung mengalami cuaca ekstrem yang berpotensi menghadirkan bencana hidrometeorologi.

“Kami minta tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan di lokasi destinasi wisatawan, ini harus diprioritaskan, dimanapun dan kapanpun,” tegas jenderal bintang dua tersebut.