Lompat ke konten
Selamat Membaca Kunker Pangdam XXI/Radin Inten ke Way Rarem, Dorong Ketahanan Pangan dan Rencana Brigif TP di Lampung Utara

Kunker Pangdam XXI/Radin Inten ke Way Rarem, Dorong Ketahanan Pangan dan Rencana Brigif TP di Lampung Utara

Lampung Utara – Komandan Korem 043/Garuda Hitam, Sumarlin Marzuki, menyambut kunjungan kerja Pangdam XXI/Radin Inten, Kristomei Sianturi, di Unit Pengelola Irigasi Way Rarem, Selasa (14/4/2026).

Kunjungan tersebut turut dihadiri jajaran pejabat utama Kodam XXI/Radin Inten, Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis, Wakil Bupati, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), serta unsur Forkopimda setempat.

Agenda kunjungan kerja ini difokuskan pada peninjauan sistem irigasi serta penguatan peran strategis Bendungan Way Rarem dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Lampung Utara.

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis menegaskan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) di kawasan Way Rarem.

“Pembangunan Brigif TP merupakan langkah strategis dalam memperkuat pertahanan wilayah sekaligus mendukung ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan Brigif TP diyakini akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan (multiplier effect) bagi daerah, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan TNI.

Sementara itu, Kepala BBWS, Elroy Koyari, memaparkan bahwa sistem irigasi Way Rarem memiliki saluran primer sepanjang 63,50 km dan saluran sekunder sepanjang 158,95 km yang bersumber dari Bendungan Way Rarem.

“Sistem ini dirancang untuk mendukung distribusi air secara optimal, meningkatkan efisiensi pengairan, serta menunjang kebutuhan pertanian dan ketahanan pangan,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa bendungan yang dibangun sejak 1981 tersebut memiliki panjang 1.600 meter dengan daerah tangkapan air mencapai 328 km².

Dalam arahannya, Pangdam XXI/Radin Inten Kristomei Sianturi menekankan pentingnya peran aktif TNI dalam menjaga infrastruktur irigasi serta mendukung sektor pertanian.

“Pastikan distribusi air tepat sasaran, jangan sampai ada lahan pertanian yang kekurangan air. Tingkatkan koordinasi antarinstansi dan TNI harus proaktif membantu masyarakat,” tegasnya.

Usai kegiatan di UPI Way Rarem, rombongan melanjutkan peninjauan ke Bendungan Way Rarem serta lokasi rencana pembangunan Mako Brigif TP 45/SB di wilayah Lampung Utara.

Kunjungan ini diharapkan memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta pembangunan wilayah strategis di Provinsi Lampung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *