Bandar Lampung – Dalam momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) melalui PLN UID Lampung kembali menghadirkan program sosial Light Up The Dream (LUTD) dengan menyalakan sambungan listrik gratis bagi masyarakat prasejahtera.
Secara nasional, program ini menyalakan listrik untuk 2.150 keluarga prasejahtera, sementara di Provinsi Lampung sebanyak 34 keluarga menerima sambungan listrik gratis.
Kegiatan penyalaan simbolis dilaksanakan di rumah salah satu penerima manfaat di Kelurahan Sawah Brebes, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Kota Bandar Lampung, Rabu (4/3/2026).
Program Light Up The Dream (LUTD) merupakan bentuk kepedulian PLN untuk menghadirkan akses listrik bagi masyarakat prasejahtera melalui kolaborasi dengan Yayasan Baitul Maal PLN.
General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, mengatakan bahwa program ini tidak sekadar menghadirkan listrik, tetapi juga membawa harapan bagi masyarakat.
Menurutnya, sambungan listrik yang diberikan merupakan amanah dari para pegawai PLN yang disalurkan melalui YBM PLN.
“Bagi penerima manfaat, listrik bukan sekadar penerangan, tetapi menjadi penggerak aktivitas ibadah, pendukung pendidikan anak-anak, hingga mendorong tumbuhnya usaha kecil keluarga,” ujar Rizky.
Ia menambahkan bahwa selama lima tahun terakhir PLN telah menyalakan listrik gratis bagi lebih dari 750 keluarga prasejahtera di Lampung.
Selain 34 keluarga penerima manfaat utama, PLN juga membuka peluang tambahan hingga 70 penerima manfaat baru dari hasil program sosial Pasar Murah Terang Berkah Ramadan yang sebelumnya digelar.
Melalui sinergi berbagai program sosial tersebut, PLN berharap semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati akses listrik secara mandiri.
Program ini juga sejalan dengan tema Ramadan PLN tahun ini, yaitu “Nyalakan Energi Baru untuk Semangat Ramadan Penuh Keberkahan.”
Wakil Gubernur Lampung Apresiasi Program PLN
Kegiatan penyalaan listrik gratis ini turut dihadiri Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, yang memberikan apresiasi atas kontribusi PLN dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurut Jihan, capaian rasio elektrifikasi di Lampung saat ini telah mencapai 99,85 persen, dengan sekitar 2,6 juta pelanggan telah terlayani listrik.
“Ini merupakan capaian yang patut kita syukuri bersama. Namun, upaya pemerataan akses listrik harus terus dilanjutkan agar seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat energi secara adil dan merata,” ujarnya.
Ia juga menilai momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai kepedulian sosial dan gotong royong.
“Melalui program sambungan listrik gratis ini, kami berharap kualitas hidup masyarakat semakin meningkat dan dari rumah-rumah yang kini terang akan lahir generasi Lampung yang cerdas dan berdaya saing,” tambahnya.
Salah satu penerima manfaat, Ridho Jaya Umbara, yang bekerja sebagai pengemudi ojek daring, mengaku sangat bersyukur atas bantuan sambungan listrik gratis tersebut.
Selama hampir 10 tahun, Ridho dan keluarganya harus menyalur listrik dari rumah tetangga karena keterbatasan ekonomi.
Kini, melalui program Light Up The Dream, keluarganya dapat menikmati sambungan listrik sendiri.
“Alhamdulillah sekarang saya sudah dibantu PLN sehingga bisa memiliki listrik sendiri secara gratis. Anak-anak bisa belajar lebih nyaman dan istri saya berharap bisa memulai usaha kecil dari rumah,” ungkap Ridho.
PLN Berkomitmen Hadirkan Listrik Hingga Pelosok Lampung
Melalui program Light Up The Dream Berkah Ramadan 1447 H, PT PLN (Persero) berkomitmen terus menghadirkan listrik hingga ke pelosok daerah di Provinsi Lampung.
PLN menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur, tetapi juga tentang menghadirkan harapan, kesempatan, dan keadilan bagi seluruh masyarakat.
Dari rumah yang kini mulai terang, PLN berharap akan lahir masa depan yang lebih baik bagi generasi Lampung.
Baca Artikel Lainnya di Google News
#PLN #PLNUIDLampung #LightUpTheDream #ListrikGratis #RamadanBerkah #EnergiUntukNegeri #Lampung #BandarLampung #PLNPeduli #BeritaLampung
