Lompat ke konten
Selamat Membaca Penyandang Disabilitas Harus Diberikan Kesempatan Untuk Berkembang dan Mengembangkan Diri

Penyandang Disabilitas Harus Diberikan Kesempatan Untuk Berkembang dan Mengembangkan Diri

[su_animate duration=”2″ delay=”1″][su_highlight background=”#d6123e” color=”#ffffff”]LAMPUNG7NEWS[/su_highlight][/su_animate]

Bandar Lampung | Tuhan menciptakan menusia sebagai makhluk yang paling sempurna diantara makhluk di dunia. Namun demikian ada beberapa yang harus menyandang kecacatan baik tubuh maupun mental. Hak dan kewajiban, semua sama di hadapan Sang Meha Pencipta.

Dari fakta ini maka tidak ada alasan bagi lingkungan Penyandang Disabilitas (PD) untuk tidak membantu membangkitkan semangat dan memberikan kesempatan para PD untuk mengembangkan diri dan mencapai cita-cita.

Demikian diungkapkan Sutikno, kepala seksi Rehabilitas Penyandang Cacat, Dinas Sosial Provinsi Lampung, pada sesi wawancara Bincang Pagi di radio ASN Kominfo Provinsi Lampung, Senin (3/10/2016).

Sutikno mengatakan bahwa dalam upaya memberikan pelayanan kepada PD di provinsi Lampung, memang ada keterbatasan waktu dan biaya, namun semua dijalankan dengan maksimal.

“Kami berjalan secara tim untuk melakukan deteksi dini penyandang disabilitas,” ucap Sutikno.

Pada acara deteksi dini dalam program Unit Pelayanan Social Keliling (UPSK) baru baru ini, di Teluk Pandan Pesawaran memang ditemukan beberapa persoalan tentang disabilitas.

“Yang masih sulit adalah memberikan pengertian kepada keluarga, terutama orang tua PD untuk secara terbuka memberikan informasi keberadaan anaknya itu. Memang, sementara ini keluarga merasa malu memberitahukan jika ada salah satu anggota keluarga yang cacat. Namun jika mereka terus menyimpan ini sebagai rahasia, maka itu artinya mereka justru menutup akses dan kesempatan PD itu sendiri,” ungkapnya.

Dalam siklus kehidupan, orang tua akan terus semakin tua dan anak penyandang disabilitas juga akan terus tumbuh dewasa.

“Jika tidak diberikan kesempatan untuk berkembang dan mengembangkan diri, maka kelak akan terus membebani orang lain. Maka seyogyanya PD diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk berkarya,” ujar Sutikno.

Dinas Sosial bekerjasama dengan beberapa instansi lain melakukan deteksi dini, dan memberikan rekomendasi kepada Dinas terkait atas penemuan para PD di daerah, untuk ditindaklanjuti ke sekolah, ke dunia pelatihan dan dunia kerja. Dan tidak jarang para PD memiliki kelebihan yang mengagumkan ketimbang yang normal.

“Kita harus yakin bahwa Allah memberikan kekurangan pada seseorang, sekaligus memberikan kelebihannya. Maka kelebihan itulah yang akan memberikan jalan hidup untuk para PD, dan masyarakat harus memberikan dukungannya, serta diimbau agar masyarakat memberikan keterbukaan atas seperti ini. Itu adalah wujud rasa sayang kepada anak atau keluarga yang menyandang cacat” ujar Sutikno.

Jika PD terus dirahasiakan dan disimpan dalam ruang-ruang yang tidak ada akses informasi atau kadang malah dipasung. Ini akan memberikan efek negative yang justru merugikan PD. Bahkan kemungkinan akan timbul cacat ganda, yakni bertambah cacat pada sisi mentalnya. Bukankah ini kesalahan kita sendiri.

Oleh karenanya diimbau agar keluarga memberikan solusi dan kesempatan PD untuk menunjukkan kelebihannya dan melihat dunia luar seperti orang lain pada umumnya.

“Saya rasa banyak contoh PD yang berhasil dalam karirnya. Banyak diperlukan perusahaan swasta dan punya pekerjaan bagus. Maka dari itu, keluarga harus memberikan kesempatan itu,” pungkas Sutikno.  (red)

[su_button]Berita lainnya :[/su_button]

[su_posts posts_per_page=”15″ tax_term=”51″ tax_operator=”1″ order=”desc” orderby=”id”][su_posts posts_per_page=”5″ tax_term=”9″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”][button href=”https://lampung7news.co.id/category/lampung/pesawaran/” icon=”” rounded=”btn-box” size=”btn-lg” style=”btn-default” target=”_blank”]Klik Pesawaran[/button][/su_posts][/su_posts]