970 Siswa-Siswi Rayon 6 Ikuti Ujian Nasional
[espro-slider id=18139]
[su_animate type=”flipInY” duration=”7″][highlight style=”red”]LAMPUNG7NEWS[/highlight][/su_animate]
Teluk Pandan | Ujian Nasional (UN) Sekolah Menengah Pertama dan Madrasyah Ibtidayah di Rayon 6 Pesawaran berjalan lancar dan aman. Hal ini terlihat para siswa dan siswi SMPN 2 Pesawaran ini dengan serius dan tekun mengerjakan soal demi soal yang ada yang di sajikan di hari pertama dengan bidang studi Bahasa Indonesia. Ujian Nasional ini dilaksanakan selama 4 hari dengan mata pelajaran, Matematika, Bahasa Inggris dan IPA. Sekolah yang berada di bawah Rayon 6 ini, yakni SMPN 2, 4, 10, 14, 23, 25, 4 Satap, 2 Perguruan, yakni YPP Padang Cermin dan Dhrama Asih Way Ratai.
Dari data yang di himpun, siswa dan siswi yang mengikuti berjumlah 241 murid, SMPN 4 di ikuti 212 siswa. SMPN 10 diikuti 51 siswa, SMPN 14 di ikuti 180 siswa. SMPN 23 di ikuti 107 siswa dan SMPN 25 di ikuti 72 siswa. Sementara 4 Satap di ikuti 34 siswa, Perguruan Dharma Asih 29 siswa dan YPP Padang Cermin di ikuti oleh 44 murid. Ujian Nasional secara manual ini tidak mempengaruhi tingkat kelulusan siswa. Sebab, yang menentukan kelulusan siswa adalah pihak sekolah. Sistem pengawasan pun dilakukan secara silang. Seperti guru-guru yang berasal dari SMPN 2 Pesawaran mendapat tugas mengawasi Ujian Nasional di SMPN 25 Pesawaran, begitu sebaliknya guru-guru SMPN 25.
Ketua Rayon 6, Hasbiyul Furqon M.Ag menyampaikan, materi Ujian Nasional yang akan dilaksanakan selama 4 hari dengan mata pelajaran, Matematika, Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
“Siswa dan siswi yang mengikuti UN dari SMPN 2 Pesawaran berjumlah 241 siswa, SMPN 4 di ikuti 212 siswa, SMPN 10 diikuti 51 siswa, SMPN 14 di ikuti 180 siswa, SMPN 23 di ikuti 107 siswa dan SMPN 25 di ikuti 72 siswa. Sementara SMP 4 Satap di ikuti oleh 34 siswa, SMP Dharma Asih diikuti 29 siswa dan SMP YPP Padang Cermin di ikuti oleh 44 murid,” ungkap Hasbi.
Dikatakannya, Ujian Nasional secara manual ini tidak mempengaruhi tingkat kelulusan siswa. Sebab, yang menentukan kelulusan siswa adalah pihak sekolah.
“Sistem pengawasannya dilakukan secara silang, contohnya guru-guru yang berasal dari SMPN 2 Pesawaran mendapat tugas mengawasi Ujian Nasional di SMPN 25 Pesawaran, begitu sebaliknya.” Tandasnya.
| Editor Je | Hendri L7
| Baca Juga
Artikel | Kisah | Kesehatan | Pertambangan & Energi | Pertanian & Perikanan | Organisasi | Sosial | Handphone | Komputer | Mesin | Unik Langka | Lalu Lintas | Bola | Sport
| Berita Pilihan
[su_posts posts_per_page=”6″ tax_term=”39,14″ tax_operator=”1″ order=”desc” orderby=”rand”][su_posts posts_per_page=”5″ tax_term=”9″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”][button href=”https://lampung7news.co.id/category/lampung/pesawaran/” icon=”” rounded=”btn-box” size=”btn-lg” style=”btn-default” target=”_blank”]Klik Pesawaran[/button][/su_posts]