Polisi Diminta Usut Tuntas Pelaku Pembunuh Angesti
[su_animate type=”bounce” delay=”2″][highlight style=”red”]LAMPUNG7NEWS[/highlight][/su_animate]
Lampung Timur | Aliansi Anti Kekerasan Anak dan Perempuan (AAKAP) Lampung Timur kunjungi kediaman orang tua korban pembunuhan seorang gadis bernama Angesti (20). Di Dusun Pulo Meranti, Desa Pelindung Jaya, Kecamatan Gunung Pelindung, Lampung Timur.
Angesti Adalah warga Lampung Timur yang ditemukan tewas terbunuh dirumah neneknya di Sukabumi Jawa Barat, dengan kondisi tanpa busana dan memar di sekujur tubuhnya pada sabtu 11 Juni 2016.
Menurut Sakwadi, keluarga korban, menceritakan kronologis kejadiannya, sekitar delapan hari Angesti berangkat ke Sukabumi dengan tujuan bekerja dengan neneknya di Sukabumi.
Lalu pada hari sabtu kemarin, lanjut sakwadi,
“Kami di kabari neneknya bahwa Angesti sudah meninggal dunia, kami sekeluarga langsung shock mendengar kabar itu,” katanya (12/06)
Dilanjutkan Sakwadi, Cerita dari neneknya di Sukabumi mengatakan, sekitar Pukul 04.00 WIB, Angesti diminta untuk jaga warung, ketika sang nenek bekerja sebagai buruh pabrik. Sepulangnya dari pabrik sekitar Pukul 15.30 WIB, nenek menemukan Angesti dalam keadaan tergeletak tanpa busana dan luka memar di sekujur tubuhnya, dengan kondisi sudah tak bernyawa.
Atas kejadian tersebut, pihak keluarga berharap kasus ini dapat segera terungkap dan pelakunya dapat segera di tangkap.
“Sebagai orang tua, kami sangat berharap pihak Kepolisian dapat segera mengungkap peristiwa pembunuhan ini, dan pelakunya bisa cepat tertangkap serta diberi hukuman yang setimpal,“ harap Sakwadi.
Di tempat yang sama, Kepala Desa Pelindung Jaya, Wahab Raden Dapek Mangku Desa meminta dan berharap agar Pihak kepolisian Polres Sukabumi dapat bergerak cepat untuk menangkap pelaku pembunuhan warganya itu.
Wahab juga berharap kepada Aliansi Anti Kekerasan Anak dan Perempuan untuk dapat membantu dan mendampingi proses penegakan hukum.
Sementara itu Ketua Aliansi Anti Kekerasan Anak dan Perempuan, Edi Arsadad di dampingi bagian investigasi lapangan Fauzi Iskandar mengatakan, siap mendampingi keluarga korban.
“Kami Aliansi Anti Kekerasan Anak dan Perempuan Lampung Timur siap mendampingi keluarga korban apabila ada kendala atau kesulitan pihak keluarga dalam proses kasus pembunuhan yang menimpa Angesti ini.” Ujarnya.
[su_posts posts_per_page=”6″ tax_term=”8,53″ tax_operator=”1″ order=”desc” orderby=”rand”][su_posts posts_per_page=”5″ tax_term=”9″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”][button href=”https://lampung7news.co.id/category/lampung/pesawaran/” icon=”” rounded=”btn-box” size=”btn-lg” style=”btn-default” target=”_blank”]Klik Pesawaran[/button][/su_posts]
