Akibat Kesal Warga Lempari Rumah Asep
[su_animate][su_highlight background=”#d6123e” color=”#ffffff”]LAMPUNG7NEWS[/su_highlight][/su_animate]
Lampung Timur | Sampai dengan sore hari nelayan dan warga Kuala Penet masih berkumpul di Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur. Guna menuntut Kepala Desa Margasari Sunyoto dan Asep agar menghentikan penyedotan pasir. (11/08/16)
Semua warga meminta kepada Kades Margasari untuk keluar rumah dan bersama-sama menghentikan penyedotan pasir.
“Sebenarnya warga sudah meminta baik-baik untuk musyawarah, namun Kades tetap tidak keluar,” ujar Wati salah seorang nelayan setempat.
Akibatnya, warga yang sudah kesal akhirnya melempari rumah Asep dengan batu dan kayu yang ada disekitar lokasi, hingga kaca dan pintu rumah hancur berantakan.
Petugas langsung bertindak cepat untuk menghalau warga agar tidak berbuat lebih anarkis lagi dengan mengamankan Kades Margasari beserta keluarganya ketempat yang lebih aman.
Hingga saat ini belum ada kejelasan tindakan selanjutnya dari tempat kejadian.
[su_qrcode data=”C00269663″ title=”Ikuti berita gratis selengkapnya di Channel/Saluran BBM Lampung7news dan scan barcode ini.” size=”150″]
[su_button]Berita lainnya[/su_button]
[su_posts posts_per_page=”6″ tax_term=”8,53″ tax_operator=”1″ order=”desc” orderby=”rand”][su_posts posts_per_page=”5″ tax_term=”9″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”][button href=”https://lampung7news.co.id/category/lampung/pesawaran/” icon=”” rounded=”btn-box” size=”btn-lg” style=”btn-default” target=”_blank”]Klik Pesawaran[/button][/su_posts]
